Catat, Ini 11 Perlengkapan MPASI Pertama yang Mama Wajib Punya

Alat-alat ini akan memudahkan Mama mengolah hingga menyajikan MPASI

5 Mei 2021

Catat, Ini 11 Perlengkapan MPASI Pertama Mama Wajib Punya
Freepik

Selamat ulang bulan yang ke-enam! Kini si Kecil telah menginjak milestone baru dalam hidupnya yaitu makan makanan padat pertamanya atau MPASI. Ini adalah momen yang dinanti-nantikan orangtua dan tentu saja tak sabar disambut dengan berbagai persiapan yang matang. Mulai dari mempelajari soal kebutuhan gizi hingga berbagai perlengkapan untuk mendukung MPASI.

Untuk Mama yang baru pertama kali menyambut milestone ini, mungkin sudah tak sabar membeli berbagai perlengkapan MPASI. Tetapi, apa saja ya perlengkapan MPASI pertama yang harus dimiliki? Berikut ini Popmama.com punya daftar yang bisa menjadi inspirasi Mama dalam berbelanja perlengkapan MPASI:

1. Alat makan bayi

1. Alat makan bayi
Freepik/zilvergolf

Perlengkapan MPASI bayi paling dasar dan penting adalah alat makan bayi yang terdiri dari piring, mangkuk kecil, sendok dan garpu. Alat makan khusus untuk bayi ini pada umumnya telah didesain khusus menyesuaikan kebutuhan. Pilih alat makan bayi dengan bahan yang ringan, tidak mudah pecah, bebas BPA, dan sudah food grade. Ukuran alat makan bayi pun lebih kecil karena menyesuaikan dengan porsi makan dan kemampuan bayi dalam memegang alat makannya sendiri.

2. Alat minum

2. Alat minum
Freepik

Selain alat makan berupa piring, mangkuk, sendok, dan garpu, gelas serta botol minum adalah perlengkapan pertama yang wajib dimiliki untuk MPASI bayi. Di usia enam bulan, alat minum yang digunakan bayi sebaiknya adalah sippy atau training cup untuk melatih bayi minum dengan cara diteguk.

Di usia enam bulan, bayi sudah bisa mengisap dengan lebih baik. Tetapi jika terus diberi botol dot, ia mengisap lebih kencang tetapi cairan yang keluar sangat sedikit. Oleh karenanya, alat minumnya pun harus menyesuaikan.

3. Bib atau celemek

3. Bib atau celemek
Freepik/cookie_studio

Di awal MPASI ini, jangan berekspektasi bayi makan dengan tertata dan rapi, Ma. Mama akan menghadapi episode-episode di mana makanan berantakan di mana-mana, baju yang terkena percikan makanan, sampai tumpahan makanan di sekujur tubuh bayi. Untuk itu, Mama membutuhkan bib atau celemek untuk menjaga kebersihan saat makan dan menghindari pakaian yang belepotan karena makanan. 

4. High chair

4. High chair
Freepik/senivpetro

High chair atau kursi makan bayi diperlukan untuk menjaga postur tubuh bayi saat makan. Selain itu, bayi perlu dibiasakan makan di kursinya sendiri untuk mengajarinya posisi dan cara makan yang benar agar tidak tersedak saat makan. Ada berbagai kursi makan bayi yang beredar di pasaran, dengan fitur, harga, dan kualitas yang dapat disesuaikan dengan anggaran biaya mama.

Editors' Picks

5. Pisau dan talenan

5. Pisau talenan
Freepik/Natali_ploskaya

Selain alat makan untuk bayi, perlengkapan memasak pun harus dipersiapan karena inilah senjata 'perang' mama. Pilih pisau yang berkualitas tinggi dan tajam untuk memotong bahan makanan yang keras, seperti wortel dan ubi, seefisien dan senyaman mungkin. 

Tak lupa juga memiliki talenan yang digunakan sesuai fungsinya. Sebaiknya bedakan antara talenan untuk memotong sayur, buah, atau pun daging-dagingan dan tidak mencampurkan penggunaannya untuk menghindari cross-contamination.

6. Kukusan

6. Kukusan
Pixabay/Republica

Makanan bayi umumnya harus dibuat empuk sebelum dihaluskan menjadi konsistensi yang dapat dicerna bayi. Kukusan adalah alat yang dapat membantu Mama mengempukkan berbagai bahan makanan dengan cara yang aman. 

Pilih kukusan yang terbuat dari baja tahan karat dan berkualitas tinggi. Mama akan menggunakan kukusan ini setiap hari dalam waktu yang lama. Jadi tak ada salahnya sedikit berinvestasi pada peralatan dapur yang satu ini.

7. Blender

7. Blender
Freepik

Peralatan dapur yang satu ini adalah must have items yang tak boleh ketinggalan. Blender berguna untuk menghaluskan MPASI yang masih berwujud utuh, menjadi bubur dengan konsistensi tertentu. 

Hampir sama dengan prinsip talenan, sebaiknya Mama membedakan blender yang dipakai untuk membuat MPASI dengan blender sehari-hari yang digunakan untuk menghaluskan bahan makanan lain. Di pasaran kini juga tersedia food processor yang praktis. 

8. Saringan kawat

8. Saringan kawat
Tokopedia/babys-stuff

Di masa-masa awal MPASI, bayi akan belajar makan dari tekstur yang paling halus terlebih dahulu. Setelah bubur diblender sampai halus, bubur perlu disaring sekali lagi untuk menghindari bulir-bulir kasar dari makanan yang mungkin belum hancur sepenuhnya dan bisa membuat bayi tersedak. Di saat inilah Mama akan membutuhkan saringan kawat untuk membuat bubur saring. 

9. Slow cooker

9. Slow cooker
Tokopedia.com

Untuk Mama yang sibuk, slow cooker akan sangat membantu Mama dalam menyiapkan MPASI secara efektif dan efisien. Pilih slow cooker yang dapat memanaskan bahan-bahan MPASI secara menyeluruh, bukan hanya di dasar panci agar matang merata. Slow cooker dengan tutup kaca juga direkomendasikan karena Mama dapat menengok langsung proses pemasakan sehingga tak perlu terus-menerus membuka slow cooker yang dapat mengurangi kualitas MPASI yang dimasak.

10. Perasan jeruk

10. Perasan jeruk
Pixabay/Gate74

Buah jeruk memiliki nilai gizi yang tinggi sebagai salah satu bahan MPASI. Biasanya jeruk untuk MPASI disajikan dalam bentuk jus. Nah, untuk menghasilkan sari jeruk yang banyak, Mama membutuhkan perasan jeruk untuk menyaring sari jeruk dari bulir-bulir seratnya. 

11. Kotak penyimpan makanan

11. Kotak penyimpan makanan
Freepik

Demi kepraktisan, beberapa jenis MPASI dapat dimasak sekaligus kemudian tinggal dihangatkan saat akan disajikan. Oleh karenanya dibutuhkan kotak penyimpan makanan agar mudah disimpan di dalam kulkas atau freezer. Prinsipnya adalah pilih tempat penyimpanan yang bebas BPA dan aman untuk makanan bayi saat disimpan di dalam lemari es. 

Itu dia perlengkapan MPASI pertama yang penting dimiliki dan akan mempermudah Mama dalam mempersiapkan makanan untuk si Kecil.

Semoga daftar ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.