5 Tanda Bayi Kelelahan dan Kurang Tidur, Jangan Diabaikan ya Ma

Bayi kelelahan dan kurang tidur bisa terdampak serius terhadap kesehatannya

10 Juni 2021

5 Tanda Bayi Kelelahan Kurang Tidur, Jangan Diabaikan ya Ma
Pixabay/publicdomainpictures-14

Di masa-masa awal kehidupannya, bayi membutuhkan waktu tidur yang cukup sebagai bagian dari tumbuh kembangnya. Seiring dengan pertumbuhannya, bayi mama mungkin akan lebih sering terjaga. Tak hanya di siang hari, tetapi juga di malam hari. 

Meskipun pola dan durasi tidur bayi berbeda-beda, satu hal yang pasti adalah semua bayi yang tidak cukup tidur akan mengalami masalah kesehatan. Oleh karena itu, pertama-tama orangtua perlu tahu jika bayi kurang tidur. Berikut ini Popmama.com merangkum tanda-tanda bayi kurang tidur, dilansir dari Firstcry:

1. Lebih rewel dari biasanya

1. Lebih rewel dari biasanya
Pixabay/joffi

Secara naluriah, setiap mama tahu sesering apa bayinya rewel dan menangis. Para mama pun menyesuaikan diri dengan kebiasaan alami bawaan bayinya. Jika bayi mama tampak rewel, menangis, dan sulit ditenangkan dengan cara apapun lebih dari biasanya dan tanpa alasan yang jelas, hal itu bisa menjadi tanda bayi kurang tidur.

Editors' Picks

2. Memalingkan wajah

2. Memalingkan wajah
Freepik/sorapop

Bayi yang kurang tidur akan mencoba berpaling dari hal-hal yang membuatnya tetap terjaga. Ini terjadi secara otomatis karena ia sedang berupaya menidurkan dirinya sendiri. Meskipun hal ini umum terjadi pada waktu tidur siang dan malam, jika bayi melakukannya di waktu lain atau jam-jam normal aktivitasnya, bisa jadi penyebabnya karena ia sangat lelah dan ingin tidur. 
 

3. Menggosok wajahnya

3. Menggosok wajahnya
Freepik/sergei_stock1977

Menjelang waktu tidur, bayi cenderung punya kebiasaan menggosok mata, hidung, memegang rambut, atau membelai wajahnya sendiri. Apabila kebiasaan ini dilakukannya terus-menerus, ini merupakan pertanda bahwa bayi mama kelelahan dan kurang tidur.

4. Bermasalah dengan nafsu makan

4. Bermasalah nafsu makan
Freepik/cookie_studio

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tauman dan tim menemukan fakta yang menarik. Dari 600 bayi di Amerika yang menjadi sampel penelitian, ditemukan bahwa bayi yang rewel dalam hal makan, biasanya tertidur lebih lambat dari bayi pada umumnya. Mereka pun lebih sering terbangun di malam hari sehingga pola tidurnya terganggu. Jadi, jika si Kecil termasuk picky eaters atau cenderung rewel dalam hal makan, kemungkin ia juga kurang beristirahat.

5. Sulit dibangunkan

5. Sulit dibangunkan
Pexels/Georgia Maciel

Bayi yang cukup istirahat akan lebih mudah bangun secara alami. Bahkan dengan rangsangan kecil, seperti dipanggil atau terkena paparan cahaya. Kebalikannya, bayi yang kurang tidur sangat sulit dibangunkan. Mama mungkin harus berusaha dua kali lipat lebih keras untuk membangunkan si Kecil dari tidurnya. Bahkan setelah dibangunkan, bayi mama mungkin tidak sepenuhnya terjaga. 

Itulah beberapa tanda bayi kurang tidur. Kurang tidur pada bayi telah dikaitkan dengan berbagai masalah perilaku di kemudian hari, seperti ADHD, masalah tidur kronis, dan masalah fisik. Oleh karena itu, penting memastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup setiap waktu. Apabila Mama menemui masalah terkait masalah tidur bayi, segera periksakan bayi ke dokter agar mendapatkan perawatan sedini mungkin.

Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.