Tanpa Disadari 4 Hal Ini Bikin Bayi Jadi Lebih Mudah Kembung

Meskipun tubuhnya kecil, gas dalam tubuh bayi bisa setara orang dewasa

7 Januari 2021

Tanpa Disadari 4 Hal Ini Bikin Bayi Jadi Lebih Mudah Kembung
Pexels/John Finkelstein

Semua bayi pasti pernah mengalami kembung. Ini adalah hal yang wajar. Tetapi, tiap bayi punya kadar kembungnya masing-masing. Sebagian bayi tampak tidak terganggu karenanya, sementara yang lain tampak menderita setiap habis makan, menggeliat dan menangis dengan perut yang dipenuhi gas. 

Mengapa ada bayi yang mudah kembung? Ternyata ada hal-hal yang tidak disadari orangtua yang berkontribusi dalam membuat bayi jadi lebih mudah kembung. Berikut Popmama.com merangkum beberapa faktor penyebab yang membuat bayi mudah kembung, dilansir dari Bundoo:

Kembung dan Cara Kerja Pencernaan Bayi

Kembung Cara Kerja Pencernaan Bayi
Freepik/A3pfamily

Di tiga bulan pertama awal kehidupannya, bayi menghabiskan banyak waktunya untuk makan (dalam hal ini minum susu) dan mencerna daripada waktu lainnya dalam hidup mereka. Bayi baru lahir seringkali makan setiap dua jam sekali selama beberapa minggu pertama. 

Bagi kita orang dewasa, makan dan mencerna mungkin adalah proses yang biasa saja dan tidak begitu terasa. Tetapi, bagi bayi, ini adalah proses dinamis yang membutuhkan energi dan gerakan usus yang terkoordinasi. Bisa dibilang, proses ini adalah kerja keras tubuhnya. Dari proses ini akan menghasilkan gas. 

Tak heran jika bayi bisa mengeluarkan gas kapan saja, bahkan 13-21 kali per hari. Meskipun tubuhnya kecil, gas yang mereka keluarkan bisa sangat kuat dan sekencang orang dewasa. Dan bagi beberapa bayi ini membuatnya kesakitan dan terasa terganggu.

Ada beberapa hal yang membuat bayi jadi lebih kembung dan menghasilkan gas lebih banyak, antara lain:

1. Kurang bersendawa

1. Kurang bersendawa
Freepik/Cookie Studio

Gas yang dihasilkan dari proses pencernaan bayi perlu dikeluarkan. Salah satu caranya adalah lewat bersendawa. The Nemours Foundation merekomendasikan bayi bersendawa setelah minum sekitar 2-3 ons susu formula, atau ketika beralih ke payudara lain. Hal ini perlu dilakukan, terutama bagi bayi yang cenderung sering kembung.

Editors' Picks

2. Bayi tidak mampu mencerna dengan baik

2. Bayi tidak mampu mencerna baik
Freepik/comzeal

Bayi yang sering kembung atau menghasilkan gas mungkin sistem pencernaannya tidak mampu mencerna sesuatu dengan baik. Jika ia minum ASI, kemungkinan makanan yang Mama makan, yang mengalir melalui ASI, tidak dapat dicerna oleh pencernaan bayi. Jika ia minum susu formula, bisa jadi ia tidak cocok dengan kandungannya. Bicarakan dengan dokter anak untuk menentukan apakah diet eliminasi perlu dilakukan untuk menentukan penyebabnya.

3. Terlalu banyak porsi makan dalam satu waktu

3. Terlalu banyak porsi makan dalam satu waktu
Freepik/Jonathan Borba

Bayi mama makan dalam volume banyak dalam satu waktu. Semakin banyak makanan di perut yang harus dicerna sama dengan jumlah gas yang lebih besar yang lebih sulit untuk dibuang. Cobalah untuk memberi makan bayi dalam jumlah sedikit tetapi sering untuk membantu mengurangi produksi gas dalam sistem pencernaannya.

4. Bayi Mama mengalami kolik

4. Bayi Mama mengalami kolik
Freepik/sergei_stock1977

Bayi mama mengalami sakit perut. Kolik sering terjadi pada bayi berusia kurang dari empat bulan. Meskipun gas tidak menyebabkan kolik, si kecil mungkin menghirup lebih banyak udara saat menangis, sehingga menyebabkan peningkatan jumlah gas.

Bagaimana Mengatasi Bayi yang Mudah Kembung dan Banyak Menghasilkan Gas?

Bagaimana Mengatasi Bayi Mudah Kembung Banyak Menghasilkan Gas
Pexels/Kristina Paukhstite

Kembung dan gas berlebih pada pencernaan bayi dapat diredakan dengan membuatnya lebih banyak bergerak. Misalnya dengan menggerakkan kakinya seolah-olah seperti bersepeda, lebih sering bersendawa, dan menyesuaikan porsi serta waktu makan.

Ingatlah untuk memberi makan ketika bayi menunjukkan tanda-tanda awal lapar, dan jangan menunggu sampai mereka kesal karena hal itu juga dapat meningkatkan produksi gas dalam pencernaannya. 

Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, kelebihan gas dapat menunjukkan adanya masalah dengan saluran pencernaan bayi. Jika tinja bayi mengandung darah, Mama perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

Nah itulah beberapa penyebab bayi mudah kembung. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.