- Mulai makan dari 2 hingga 3 sendok
- Kenaikan porsi makannya bertahap, Ma. Targetnya adalah 125 ml di usia 9 bulan
- Ikuti sinyal lapar dan kenyang dari bayi. Dan biasa jaraknya 2 hingga 3 jam setelah minum susu
- Jangan dipaksa bila si Kecil sudah menutup mulutnya.
Anak GTM di Awal MPASI? Bisa Jadi karena Salah Porsi Makan

- GTM pada bayi ditandai dengan menolak makan, bisa menyebabkan berat badan tidak naik dan gangguan tumbuh kembang jika dibiarkan.
- dr. Adhytio Yasashii menjelaskan salah porsi MPASI sering jadi penyebab GTM, sehingga penting mengatur jumlah dan frekuensi makan sesuai usia bayi.
- Selain porsi yang keliru, GTM juga dapat dipicu oleh tumbuh gigi, gangguan pencernaan, infeksi, emosi bayi, konsumsi manis berlebih, atau suasana makan yang monoton.
Sebagian Mama mungkin sedang mengalami bayi GTM di awal ia mengonsumsi MPASI. GTM ini membuat Mama pusing, pasalnya, kebutuhan nutrisi harian si Kecil harus terpenuhi untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Tentu saja, segala upaya dilakukan. Mulai dari mencari penyebabnya hingga menyediakan menu MPASI yang bervariasi.
Menurut dr. Adhytio Yasashii, Sp.A dalam unggahannya di laman Instagram pribadinya @drtio.pediatrics, penyebab anak GTM di awal MPASI itu bisa jadi salah porsi.
Bila Mama mengalami masalah ini, penjelasannya sudah Popmama rangkum pada ulasan berikut ini.
Apa Itu GTM?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), GTM ditandai dengan perilaku si Kecil yang menutup rapat mulut, hingga menyemburkan atau melepehkan kembali makanan yang telah sebelumnya ia masukkan ke mulut.
Perilaku ini mungkin terdengar sepele bagi yang tidak mengalaminya. Namun, GTM dapat menyebabkan berat badan bayi tak kunjung naik, bahkan bisa menyebabkan kekurangan gizi. Kondisi tersebut akan berujung pada gangguan tumbuh kembang pada si Kecil.
Penyebab Anak GTM di Awal MPASI, Bisa Jadi karena Salah Porsi

Si Kecil mengalami GTM bukanlah hal yang langka. Ini kerap dialami oleh sebagian Mama. Bila ini terjadi pada si Kecil di rumah, Mama pasti pusing.
Menurut dr. Tio, GTM bisa disebabkan oleh porsi MPASI tidak sesuai. Supaya si Kecil tidak GTM, Mama bisa mengatur porsi MPASI dengan cara berikut ini:
Penyebab Lain Bayi Mengalami GTM

Sebagai upaya untuk mengatasi GTM pada bayi, Mama tentunya harus memahami macam-macam penyebab GTM.
Menurut IDAI, secara keseluruhan penyebab tersering GTM pada bayi adalah inappropriate feeding practice. Kondisi ini dikenal dengan perilaku makan yang tidak benar atau pemberian makan yang tidak sesuai dengan usia bayi.
Selain itu, GTM juga bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:
- Tumbuh gigi,
- Mengalami gangguan pencernaan,
- Bayi mengalami infeksi saluran kencing,
- Bayi mengalami fase perkembangan emosional,
- Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis,
- Suasana makan yang membosankan.
Cara Mencegah GTM pada Bayi

Melihat efek negatif yang ditimbulkan oleh GTM pada bayi, wajar jika orangtua merasa khawatir. Sebab kondisi ini dapat menyebabkan bayi mengalami kekurangan gizi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya, berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh orangtua:
- Biarkan si Kecil memilih makanannya sendiri, hal ini akan memberikan bayi rasa kontrol dan kemandirian dalam memilih makanannya. Namun, Mama dan Papa harus memastikan untuk memberikan pilihan makanan yang sehat dan bergizi.
- Buat jadwal waktu makan, jadwal makan yang konsisten akan membuat si Kecil cenderung lebih mudah makan karena rasa laparnya akan datang di waktu yang tepat.
- Hias makanan menjadi lebih menarik, agar bayi tidak bosan, Mama dapat menghias makanan dengan berbagai cara yang menarik, seperti memotongnya dengan menarik, memberikan hiasan pada makanan, dan lainnya.
- Ajak si Kecil dalam proses persiapan makan, dengan mengajaknya mempersiapkan makanan, bayi akan memiliki kecenderungan untuk mencicipi makanan yang mereka buat bersama Mama.
- Jangan paksa bayi, hindari memaksakan si Kecil untuk makan karena hal tersebut akan memunculkan stigma negatif bayi terhadap makanan.
Nah, jadi penyebab anak mengalami GTM di awal MPASI. Semoga informasi ini bisa membantu mengatasi masalah GTM si Kecil.













-39ca65d181aa525476d97b2fc2ef5324.jpg)




