Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Benarkah Tidur di Atas Jam 9 Malam Bisa Menyebabkan Anak GTM?

Pinterest.com/Mom Junction
Pinterest.com/Mom Junction
Intinya sih...
  • Jam tidur anak dapat memengaruhi pola makannya, terutama jika tidur di atas jam 9 malam. Anak cenderung bangun lelah dan rewel, sehingga nafsu makan menurun.
  • Hormon melatonin sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Diproduksi optimal saat tidur lebih awal, berpengaruh pada pertumbuhan tinggi badan dan keseimbangan hormon lapar dan kenyang.
  • Atur waktu tidur anak untuk mendukung tumbuh kembang optimal. Tidur terlalu larut bisa menyebabkan kelelahan, rewel, sulit fokus, menolak makan, dan gangguan mood serta energi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Apakah Mama pernah menyadari kalau si Kecil jadi lebih susah makan saat jam tidurnya makin larut? Banyak orangtua bertanya-tanya, apakah kebiasaan tidur di atas jam 9 malam bisa menjadi salah satu penyebab anak mengalami GTM.

Pasalnya, pola tidur yang kurang teratur kerap dikaitkan dengan perubahan mood anak. Anak yang tidur terlalu malam cenderung bangun dalam kondisi lelah dan rewel.

Lantas, benarkah tidur di atas jam 9 malam bisa menyebabkan GTM pada anak? Berikut Popmama.com akan bahas tuntas faktanya.

Jam Tidur Anak Dapat Memengaruhi Pola Makannya

Pinterest.com/Ouders van Nu
Pinterest.com/Ouders van Nu

Jam tidur anak memiliki peran penting dalam membentuk pola makan dan mood makannya sehari-hari.

Anak yang terbiasa tidur terlalu malam cenderung bangun dalam kondisi lelah, sehingga nafsu makannya bisa menurun dan lebih mudah rewel saat waktu makan tiba.

Idealnya, anak sudah tidur di bawah pukul 9 malam, atau maksimal tepat pukul 9, agar tubuhnya mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Tidur di atas jam tersebut dapat mengganggu produksi hormon tidur seperti melatonin yang berperan dalam mengatur ritme tubuh anak. Ketika hormon ini terganggu, keseimbangan energi dan rasa lapar anak pun ikut terpengaruh.

Hormon Melatonin Sangat Penting Bagi Tumbuh Kembang Anak

Pinterest.com/BabyCentre UK
Pinterest.com/BabyCentre UK

Hormon melatonin memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Hormon ini diproduksi secara optimal saat anak tidur lebih awal, terutama sebelum pukul 9 malam.

Melatonin membantu merangsang pelepasan hormon pertumbuhan yang berperan dalam proses pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan sel tubuh anak.

Selain itu, melatonin juga berpengaruh pada keseimbangan hormon lapar dan kenyang, yaitu ghrelin dan leptin. Saat produksi melatonin terganggu karena anak tidur terlalu larut, hormon ghrelin (pemicu rasa lapar) dan leptin (pengatur rasa kenyang) bisa menjadi tidak seimbang.

Kondisi inilah yang dapat memengaruhi nafsu makan anak dan berpotensi memicu GTM.

Atur Waktu Tidur Anak untuk Dukung Tumbuh Kembang Optimal

Pinterest.com/Kara Garren
Pinterest.com/Kara Garren

Mengatur waktu tidur anak menjadi salah satu kunci penting untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Anak yang tidur terlalu larut, terutama di atas jam 9 malam, berisiko mengalami kelelahan sehingga memengaruhi nafsu makannya keesokan hari.

Kondisi ini bisa membuat anak lebih rewel, sulit fokus, dan cenderung menolak makan atau mengalami GTM. Waktu tidur yang cukup dan teratur membantu tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan secara maksimal.

Selain itu, kualitas tidur yang baik juga berperan dalam menjaga mood dan energi anak sepanjang hari. Karena itu, membiasakan anak tidur lebih awal dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatannya.

Jadi, mulai sekarang, yuk, usahakan jam tidur anak yang maksimal untuk tumbuh kembang mereka! Semoga informasinya bermanfaat untuk Mama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More

Resep Tim Kuning Semur Hati Ayam untuk MPASI

28 Jan 2026, 12:35 WIBBaby