Memasuki fase ketika si Kecil mulai aktif bergerak dan penasaran dengan berbagai hal di sekitarnya, Mama mungkin jadi lebih sering mengatakan “jangan” atau “tidak boleh”. Mulai dari melarangnya meraih benda tertentu, memanjat, bermain di tempat yang kotor, hingga mendekati area yang dianggap berbahaya.
Wajar jika Mama ingin menjaga si Kecil tetap aman. Namun, terlalu banyak larangan juga dapat membuat ruang eksplorasi anak menjadi terbatas. Padahal, mencoba berbagai hal dengan pendampingan orangtua merupakan bagian dari proses anak mengenal lingkungan dan mengembangkan rasa percaya dirinya.
Lantas, benarkah anak yang sering dilarang akan tumbuh jadi penakut? Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasannya.
