Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Cara Aman Membersihkan Mainan Anak sesuai Bahannya
Pexels/Polesie Toys

  • Setiap bahan mainan anak, seperti plastik, kayu, kain, hingga elektronik, memiliki cara pembersihan berbeda agar tidak rusak dan tetap higienis bagi si Kecil.
  • Frekuensi membersihkan mainan disesuaikan usia anak: di bawah lima tahun perlu dibersihkan setiap hari, sedangkan usia lima tahun ke atas cukup seminggu sekali.
  • Mainan yang sering masuk mulut bayi wajib dibersihkan harian dan disimpan terpisah untuk mencegah kontaminasi serta menjaga kesehatan anak dari bakteri berbahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mama wajib tahu bagaimana cara membersihkan mainan anak dengan benar agar si Kecil yang sedang aktif mengeksplorasi dunianya tetap aman dari kuman.

Apalagi si Kecil mama sedang gemar-gemarnya memasukkan semua benda atau mainan ke dalam mulut mereka.

Yuk, simak rangkuman Popmama.com tentang cara membersihkan mainan anak sesuai bahannya.

Cara Membersihkan Mainan Anak sesuai Bahannya yang Benar

Freepik/fabrikasimf

Berdasarkan unggahan dr. Citra Amelinda, Sp.A., IBCLC, M.Kes. di akun Instagram miliknya @citra_amelinda, setiap jenis bahan mainan membutuhkan perlakuan pembersihan yang berbeda.

Mama perlu membedakan teknik mencuci mainan berbahan plastik, kayu, kain, hingga mainan elektronik agar tidak rusak.

1. Mainan plastik (tanpa komponen elektronik)

Cuci mainan plastik tanpa komponen elektronik dengan cara merendamnya sebentar di dalam campuran air hangat dan sabun cuci piring.

2. Mainan kayu

Lap permukaan menggunakan kain atau tisu basah berpembersih tanpa direndam, lalu keringkan selama minimal 24 jam agar tidak lembap.

3. Mainan mandi (bath toys)

Keluarkan sisa air setelah digunakan dan rendam dalam larutan air cuka berbanding 1:1 selama satu jam untuk membasmi jamur.

4. Mainan elektronik

Bersihkan permukaan menggunakan kain microfiber lembap yang dicelupkan ke larutan cuka serta hindari bagian baterai agar tidak rusak.

5. Mainan boneka

Cuci boneka menggunakan kantong laundry dengan mesin cuci mode lembut, lalu cukup angin-anginkan sampai kering tanpa menggunakan mesin pengering.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membersihkan Mainan si Kecil?

Pexels/Polesie Toys

Jadwal untuk membersihkan mainan bayi ternyata tidak bisa Mama samakan begitu saja karena bergantung pada faktor usia.

Mama harus memerhatikan seberapa sering mainan tersebut disentuh atau seberapa mudah bahan mainan tersebut menyimpan debu serta kuman.

Mengetahui waktu mencuci yang tepat akan sangat membantu Mama dalam menjaga kebersihan lingkungan bermain si Kecil di rumah.

Aturan Membersihkan Mainan untuk Anak Usia di Bawah 5 Tahun

Pexels/Polesie Toys

Anak-anak berusia di bawah lima tahun memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih dalam tahap perkembangan dan rentan sakit.

Oleh karena itu, dr. Citra menyarankan Mama untuk membersihkan mainan mereka setiap hari ataupun setiap kali terlihat kotor.

Langkah disiplin ini sangat penting demi memutus mata rantai penularan bakteri jahat dari mainan ke tubuh balita.

Jadwal Membersihkan Mainan untuk Anak Usia 5 Tahun ke Atas

Pexels/Polesie Toys

Anak yang sudah menginjak usia lima tahun ke atas biasanya memiliki daya tahan tubuh yang jauh lebih kuat.

Mama bisa meluangkan waktu untuk membersihkan mainan kelompok usia ini setiap satu minggu sekali atau saat kondisinya kotor.

Longgarnya jadwal ini tentu memberikan sedikit kelonggaran bagi Mama di tengah kesibukan mengurus keperluan rumah tangga lainnya.

Perlakuan Khusus untuk Mainan yang Sering Masuk ke Mulut Bayi

Pexels/Polesie Toys

Bayi yang sedang berada di fase oral sering kali mengunyah mainan hingga terkena cairan tubuh seperti air liur.

Mama wajib membersihkan jenis mainan ini setiap hari tanpa absen demi mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya yang merugikan.

Setelah dibersihkan, pastikan Mama meletakkan mainan oral ini ke dalam kotak penyimpanan terpisah agar tidak terkontaminasi mainan lain.

Rutin Membersihkan Mainan Anak Meminimalkan Risiko Infeksi pada Anak

Pexels/Ylanite Koppens

Membersihkan mainan sehari-hari sesuai dengan petunjuk bahannya terbukti ampuh meminimalkan risiko infeksi virus berbahaya pada anak.

Kebiasaan baik ini juga menjaga kualitas serta warna mainan kesayangan si Kecil agar tidak mudah rusak atau berjamur.

Mama pun bisa merasa lebih tenang dan nyaman saat membiarkan bayi bermain sendirian di area bermainnya.

Tips Praktis Menyimpan Mainan yang Sudah Bersih agar Bebas Kuman

Pexels/Polina Zimmerman

Berikut adalah tips menjaga kebersihan wadah penyimpanan mainan si Kecil yang bisa Mama terapkan di rumah:

  • Hindari wadah penyimpanan yang kotor dan lembap karena akan membuat langkah pembersihan mainan yang sudah Mama lakukan menjadi sia-sia.

  • Pastikan Mama selalu mengeringkan mainan sampai sepenuhnya kering sebelum memasukkannya kembali ke dalam kotak atau rak penyimpanan.

  • Bersihkan wadah mainan secara berkala menggunakan cairan disinfektan yang aman bagi bayi agar higienitasnya selalu terjaga sempurna.

Menerapkan cara membersihkan mainan anak sesuai bahannya merupakan wujud kasih sayang nyata Mama dalam melindungi kesehatan si Kecil.

Proses membersihkan ini tidak akan terasa berat jika Mama sudah memahami trik mudahnya sesuai dengan instruksi dokter anak.

Semoga si Kecil selalu tumbuh dengan sehat, ceria, dan aktif mengeksplorasi hal-hal baru di sekitarnya, ya, Ma!

Editorial Team

Related Article