- Pastikan kemasan utuh dan tersegel. Hindari produk dengan segel rusak, kemasan bocor, label tidak jelas, atau kondisi botol yang mencurigakan.
- Periksa nomor izin edar BPOM. Cari produk melalui situs resmi Cek BPOM dan cocokkan nama produk, merek, bentuk sediaan, serta informasi produsennya. Nomor izin edar yang tercantum saja tidak cukup jika data produknya tidak sesuai.
- Periksa tanggal kedaluwarsa. Pastikan produk belum melewati tanggal kedaluwarsa dan informasi tanggalnya terbaca jelas.
- Baca komposisi dan aturan pemakaian. Perhatikan kandungan, kegunaan, batas usia, dosis, serta petunjuk penyimpanan yang tercantum pada kemasan.
Kasus Dugaan Vitamin Anak Palsu, Orangtua Perlu Lebih Waspada

Bareskrim Polri membongkar dugaan pabrik vitamin sirup anak palsu bermerek Apialys di Lampung, yang disebut beroperasi sejak 2021 dan menjual produk lewat e-commerce serta media sosial.
Tersangka diduga memakai madu hutan dan kemasan menyerupai produk asli. Vitamin palsu berisiko memiliki kandungan, mutu, dan keamanan yang tidak sesuai dengan label.
Orangtua perlu memeriksa segel, izin edar BPOM, kedaluwarsa, komposisi, serta memilih toko tepercaya. Jika produk mencurigakan, hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.
Membeli vitamin untuk si Kecil tentu menjadi salah satu cara yang dilakukan orangtua untuk mendukung kebutuhan nutrisinya. Namun, Mama perlu lebih berhati-hati saat memilih produk kesehatan anak, terutama ketika berbelanja melalui toko online. Kemasan yang terlihat meyakinkan belum tentu menjamin keaslian produk.
Kekhawatiran ini muncul setelah Bareskrim Polri membongkar pabrik gelap yang memproduksi vitamin sirup anak palsu bermerek Apialys di Lampung. Produk tersebut diduga telah diproduksi sejak 2021 dan dipasarkan melalui e-commerce serta media sosial ke berbagai wilayah Indonesia.
Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai kasus dugaan vitamin anak palsu yang membuat orangtua harus lebih waspada. Yuk, simak informasinya, Ma!
Table of Content
1. Bareskrim bongkar pabrik vitamin anak palsu di Lampung

Tiktok.com/dokterrizkimrd Bareskrim Polri mengungkap dugaan produksi vitamin anak palsu bermerek Apialys di Lampung yang disebut telah beroperasi sejak 2021 pada Jumat (9/10/2026). Dalam kasus ini, seorang tersangka berinisial IKS diduga memproduksi vitamin anak menggunakan madu hutan sebagai bahan baku, kemudian mengemasnya dengan label yang menyerupai produk asli.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari PT Lapi Laboratories selaku pihak yang berkaitan dengan produk asli. Produk tersebut diduga dipasarkan melalui e-commerce dan media sosial dengan harga sekitar Rp50.000 per botol.
Berdasarkan keterangan kepolisian, telah disita sejumlah barang bukti, mulai dari botol vitamin, label kemasan, sejumlah bahan baku, perangkat komputer, printer, hingga peralatan pengemasan dan catatan transaksi.
Atas perbuatannya, tersangka IKS dipersangkakan Pasal 100 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Saat ini, berkas perkara tersangka IKS telah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.
2. Orangtua rentan terkecoh dengan kemasan yang mirip dengan produk asli

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Peredaran vitamin anak palsu perlu menjadi perhatian orangtua karena produk tersebut tidak memiliki komposisi, mutu, dan keamanan yang sama dengan produk asli. Proses produksi yang tidak terjamin dapat menyebabkan kandungan bahan tidak sesuai dengan label atau takaran yang tercantum.
Akibatnya, produk berisiko tidak memberikan manfaat sesuai klaimnya dan berpotensi menimbulkan dampak yang tidak diinginkan bagi kesehatan si Kecil. Selain itu, kemasan yang menyerupai produk asli dapat membuat orangtua kesulitan membedakan vitamin palsu dari produk resmi.
Karena itu, Mama sebaiknya tidak hanya mengandalkan tampilan kemasan atau harga saat membeli vitamin anak. Jika anak mengalami keluhan setelah mengonsumsi produk yang dicurigai palsu, hentikan pemberiannya dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
3. Periksa kemasan dan nomor izin edar sebelum membeli

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Sebelum membeli vitamin anak, Mama perlu memastikan produk berasal dari sumber yang tepercaya. Ada beberapa hal yang bisa Mama periksa sebelum memutuskan membeli vitamin untuk si Kecil:
4. Tips membeli vitamin anak yang aman melalui e-commerce

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Berbelanja vitamin melalui e-commerce memang praktis, tetapi Mama tetap perlu berhati-hati saat memilih penjual. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat membeli vitamin anak secara online:
- Pilih toko resmi atau penjual tepercaya. Periksa identitas penjual dan informasi produk sebelum melakukan transaksi.
- Jangan mudah tergiur harga murah. Harga yang jauh berbeda dari harga produk di penjual tepercaya patut menjadi alasan untuk memeriksa kembali keaslian produk.
- Simpan bukti pembelian. Simpan nota, informasi penjual, dan kemasan produk untuk membantu penelusuran jika ditemukan masalah.
- Jangan berikan anak produk yang mencurigakan. Jika kemasan atau informasi produknya tidak sesuai, hentikan penggunaan dan hubungi penjual maupun pihak berwenang untuk meminta klarifikasi.
Itulah informasi selengkapnya mengenai kasus dugaan vitamin anak palsu, serta hal apa saja yang perlu orangtua cek sebelum membelinya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!























