5 Tanda Bayi Tidak Suka Digelitik yang Wajib Mama Tahu

Tawa saat digelitik tidak selalu menandakan bayi senang; pada usia awal, bayi dapat merasakan sentuhan tanpa mengaitkannya dengan orang yang menggelitik.
Tanda bayi tidak nyaman meliputi menghindari sentuhan, memalingkan tubuh atau kontak mata, mendadak diam, serta tubuh menegang meski masih terdengar tertawa.
Bayi bisa rewel setelah digelitik, dipengaruhi situasi seperti lapar atau mengantuk; orangtua dianjurkan berhenti saat bayi menunjukkan penolakan dan memberi waktu untuk tenang.
Mendengar tawa si Kecil saat perutnya dicolek memang bikin hati meleleh. Tak heran kalau Mama ingin mengulang permainan sederhana itu lagi dan lagi, apalagi saat suasana rumah sedang santai.
Namun, tawa belum tentu berarti bahagia. Melansir Science Daily, bayi pada empat bulan pertama merasakan sentuhan dan menggerakkan kakinya tanpa mengaitkan sensasi itu dengan orang yang menggelitik.
Nah, supaya Mama tidak keliru membaca sinyal yang diberikan oleh si Kecil, berikut Popmama.com mengulas 5 tanda bayi tidak suka digelitik. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Menghindar dari sentuhan

Pexels/Hannah Barata Bayangkan Mama sedang bermain di atas kasur, lalu tangan Mama bergerak mendekati perut si Kecil. Alih-alih menyambut, ia justru menggeliat dan berusaha menjauh.
Mengutip Today's Parent, ekspresi meringis atau upaya melepaskan diri sering menjadi tanda anak tidak sedang bersenang-senang. Ketika Mama terus menggelitik saat anak ingin berhenti, hal itu dapat menimbulkan rasa tertekan.
Mengutip Euro Kids India, orangtua disarankan agar berhenti menggelitik bila bayi tampak tidak nyaman. Maklum, bayi belum bisa menyampaikan rasa tidak sukanya lewat kata-kata.
2. Memalingkan tubuh ke arah lain

Pexels/Nataliya Vaitkevich Pernah melihat bayi mama tiba-tiba memutar badan, seolah-olah ingin membelakangi Mama? Bisa jadi itu caranya berkata, "Sudah cukup, Ma."
Mengutip Today's Parent, anak yang belum bisa bicara pun mampu menunjukkan apakah ia menikmati suatu permainan atau tidak. Menghindari kontak mata disebut sebagai salah satu isyarat bahwa anak tidak sedang bersenang-senang.
Melansir Memorial Care, kebanyakan orangtua bisa menakar kenyamanan bayinya sendiri. Jika si Kecil tampak tidak nyaman atau takut, sebaiknya permainan dihentikan.
3. Tiba-Tiba terdiam

Pexels/Jonathan Borba Tadi masih terkikik, lalu mendadak hening dengan mata menatap lurus. Bagi Mama, momen ini mungkin terasa janggal dan bikin bertanya-tanya.
Mengutip laman Goldsmiths, University of London, sebelum usia sekitar enam bulan, bayi merasakan sentuhan hanya sebagai sensasi di tubuhnya, bukan sesuatu yang terkait dengan apa yang ia lihat atau dengar.
Mengutip laman Boston University, hal ini diibaratkan seperti merasakan gelitikan di kaki padahal tidak ada seorang pun yang tampak menyentuhnya. Bisa jadi, diamnya si Kecil adalah caranya mencerna sensasi membingungkan itu.
4. Tubuh menegang

Pexels/Anil Sharma Badan yang tadinya santai mendadak kaku saat Mama mulai menggelitik. Suara tawa mungkin masih terdengar sesekali, tetapi bahasa tubuhnya berkata lain.
Mengutip Euro Kids India, gelitikan dapat memicu stimulasi berlebihan yang membuat anak merasa tidak nyaman, bahkan tertekan. Bayi pun bisa tampak kesulitan bernapas, padahal terlihat seperti sedang bersenang-senang.
Dikutip dari Today's Parent, tawa akibat gelitikan tidak selalu merupakan tanda senang si Kecil. Karena itu, jangan hanya mengandalkan suara tawa untuk menilai perasaan bayi.
Tubuh yang kaku sering kali tidak berhenti di situ, sebab si Kecil kemudian mulai mengeluarkan suara protes.
5. Rewel setelah digelitik

Pexels/Polina Smelova Permainan sudah selesai, tetapi si Kecil justru merengek dan sulit ditenangkan. Mama pun bertanya-tanya, apa yang salah, padahal tadi si Kecil tampak ceria?
Mengutip Romper, reaksi bayi terhadap gelitikan bergantung pada situasi dan suasana hatinya, misalnya sedang senang, lapar, atau mengantuk. Artinya, gelitikan yang kemarin disambut dengan tawa bisa saja ditolak hari ini.
Melansir Today's Parent, dampak negatif muncul ketika anak tidak diberi kesempatan untuk menetapkan batasnya sendiri. Jadi, rewel bisa menjadi pesan bahwa si Kecil membutuhkan jeda.
Kalau tanda ini muncul, berhenti sejenak adalah langkah paling bijak. Beri si Kecil waktu untuk kembali tenang sebelum melanjutkan permainan lain.
Jadi, kuncinya ada pada kepekaan Mama membaca bahasa tubuh si Kecil dari waktu ke waktu. Masih banyak cara lain untuk menjalin kedekatan dengan bayi tanpa harus menggelitiknya.
Nah, itulah pembahasan mengenai 5 tanda bayi tidak suka digelitik yang wajib Mama ketahui saat bermain dengan si Kecil. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!























