Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Manfaat Keju untuk MPASI, Guna Tumbuh Kembang Bayi
Pexels/Laker
  • Keju dapat mendukung pertumbuhan tulang dan gigi bayi melalui kalsium, fosfor, selenium, serta vitamin A dan B12; tekstur lunak seperti cottage cheese cocok untuk pengenalan awal.
  • Protein dalam keju membantu pembentukan otot, sementara lemak, vitamin B12, iodium, dan zinc mendukung perkembangan otak, saraf, serta tambahan energi bayi.
  • Nutrisi seperti protein, zinc, selenium, vitamin A, dan sodium membantu imun, hidrasi, serta elektrolit; pilih keju rendah sodium dan sajikan wajar karena ASI atau formula tetap utama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keju bisa jadi makanan tambahan untuk bayi kalau dipilih dengan baik. Keju membantu tulang, gigi, dan otot tumbuh kuat. Keju juga membantu otak, saraf, tenaga, dan tubuh melawan sakit. Bayi bisa makan keju lunak sedikit-sedikit. Pilih keju yang tidak terlalu asin. ASI atau susu formula tetap makanan utama bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keju dapat dipandang sebagai pelengkap MPASI yang bernilai karena dalam porsi wajar dan pilihan rendah sodium, bahan ini menghadirkan kalsium, protein, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral. Keragaman nutrisi tersebut mendukung kebutuhan bayi yang sedang bertumbuh, dari pembentukan tulang dan otot hingga fungsi otak, energi, dan keseimbangan elektrolit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keju sering bikin ragu-ragu saat masuk daftar menu MPASI. Padahal, di balik rasa gurih dan teksturnya yang lumer, keju menyimpan segudang nutrisi yang mendukung tumbuh kembang bayi mama.

Asal dipilih dan diolah dengan tepat, keju bisa menjadi tambahan bergizi dalam menu harian si Kecil. Selain enak, keju juga bermanfaat bagi perkembangan si Kecil. 

Supaya Mama mengetahui manfaat keju untuk si Kecil, berikut Popmama.com mengulas 6 manfaat keju untuk MPASI yang berguna untuk si Kecil. Yuk, simak sampai habis!

1. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi

Pexels/Nothing Ahead

Keju kaya akan kalsium, mineral utama pembentuk tulang dan gigi. Menurut US Dairy, keju dan produk susu lainnya menyediakan nutrisi pembentuk tulang lebih banyak dibanding kelompok makanan lain.

Mengutip Healthline, setengah cangkir cottage cheese full-fat saja sudah memberi sekitar 87 miligram kalsium dan 167 miligram fosfor untuk bayi mama. Kombinasi dua mineral ini penting untuk kepadatan tulang si Kecil yang sedang tumbuh pesat.

Kandungan kalsium, selenium, dan vitamin A serta B12 dalam keju juga ikut mendukung kepadatan tulang secara menyeluruh. Semakin rutin dikenalkan dengan porsi wajar, semakin optimal manfaatnya untuk rangka tubuh si Kecil.

Untuk pemberian pertama, Mama bisa mulai dengan keju lunak seperti keju krim atau cottage cheese yang mudah dilumat. Setelah si Kecil terbiasa, Mama bisa perlahan mengenalkan tekstur keju yang lebih padat seperti keju cheddar tipis.

2. Mendukung perkembangan otot

Pexels/duy dinh

Selain tulang, otot bayi mama juga butuh asupan protein yang cukup agar tumbuh kuat. Healthline mencatat, setengah cangkir cottage cheese memberikan sekitar 12 gram protein, jumlah yang cukup signifikan untuk porsi camilan bayi.

Mengutip US Dairy, keju merupakan sumber protein yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh si Kecil secara keseluruhan. Protein inilah yang menjadi bahan baku utama pembentukan jaringan otot baru.

Selain itu, kandungan sodium dalam keju turut berperan mendukung pergerakan otot dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh bayi mama.

3. Meningkatkan fungsi otak dan saraf

Pexels/Google DeepMind

Lemak dalam keju full-fat punya peran penting untuk perkembangan otak bayi mama yang sedang pesat-pesatnya. Mengutip US Dairy, lemak dalam keju penting untuk mendukung pertumbuhan otak.

Selain lemak, keju juga mengandung vitamin B12, iodium, dan zinc yang sama-sama berperan dalam perkembangan otak. Kombinasi nutrisi ini membantu membangun jaringan saraf si Kecil sejak dini.

Mengutip Solid Starts, keju juga mengandung protein, lemak, zinc, dan vitamin B12 yang bekerja sama sebagai fondasi fungsi otak dan perkembangan saraf bayi mama.

4. Meningkatkan energi

Pexels/Agung Pandit Wiguna

Bayi mama yang aktif bergerak dan belajar hal baru setiap hari membutuhkan asupan energi yang cukup. Melansir Solid Starts, kombinasi protein, lemak, kalsium, selenium, zinc, serta vitamin A dan B12 dalam keju berperan mendukung energi tubuh si Kecil.

Karena kandungan lemaknya cukup padat, keju termasuk camilan yang mengenyangkan meski porsinya kecil. Ini membuatnya menjadi pilihan praktis untuk menambah asupan kalori bayi mama yang masih makan dalam jumlah sedikit.

Meski begitu, tetap sajikan keju dalam porsi wajar, karena ASI atau susu formula masih menjadi sumber nutrisi utama bayi mama di tahun pertama.

5. Membantu sistem kekebalan tubuh

Pexels/Monstera Production

Sistem imun bayi mama yang masih berkembang membutuhkan dukungan nutrisi harian yang tepat. Solid Starts mencatat, nutrisi dalam keju seperti protein, zinc, selenium, dan vitamin A turut berperan mendukung sistem kekebalan tubuh si Kecil.

Zinc dikenal sebagai mineral penting untuk menjaga daya tahan tubuh anak dari serangan infeksi ringan. Dengan rutin mengenalkan keju sebagai bagian dari menu MPASI, Mama membantu melengkapi asupan zinc harian si Kecil.

Tentu saja, keju bukan satu-satunya sumber zinc dan protein, jadi tetap variasikan dengan makanan bergizi lain agar sistem imun bayi mama makin optimal.

Cobalah taburkan keju parut di atas sayuran kukus atau campurkan ke dalam puree favorit bayi mama. Cara ini membuat asupan nutrisi harian si Kecil semakin lengkap tanpa perlu repot mengolah menu baru.

6. Membantu menjaga hidrasi tubuh

Pexels/Prince Soumya

Ini mungkin manfaat yang jarang diketahui banyak orang tua. Melansir Solid Starts, kandungan sodium dalam keju ternyata berperan mendukung hidrasi tubuh, pergerakan, sekaligus menjaga keseimbangan elektrolit bayi mama.

Meski begitu, keju tinggi sodium seperti feta atau parmesan hanya diberikan sesekali, karena kebutuhan sodium harian bayi mama sebenarnya masih tergolong rendah.

Sebagai menu harian, pilih keju rendah sodium seperti mozzarella, cottage cheese, atau ricotta, dan simpan keju asin sebagai variasi sesekali saja.

Nah, itulah pembahasan mengenai 6 manfaat keju untuk MPASI yang harus Mama ketahui untuk diberikan kepada si Kecil. Semoga informatif dan bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article