Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Benarkah Kopi Bisa Membuat Tali Pusat Bayi Cepat Kering?

Benarkah Kopi Bisa Membuat Tali Pusat Bayi Cepat Kering?
Pexels/freestocks.org
  • Tali pusat bayi dapat mengering dan lepas secara alami tanpa bubuk kopi atau bahan lain.

  • Pemberian kopi pada area tali pusat berisiko menyebabkan infeksi karena area tersebut masih dalam proses penyembuhan.

  • Perawatan yang dianjurkan adalah menjaga tali pusat tetap bersih, kering, terbuka, dan tidak menariknya sebelum lepas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah bayi lahir, tali pusat akan mengalami proses pengeringan sebelum akhirnya terlepas dengan sendirinya. Dalam proses tersebut, masih ada anggapan bahwa tali pusat bayi perlu diberi bubuk kopi agar lebih cepat kering dan segera lepas.

Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Meta Hanindita, Sp.A. Subsp. N.P.M.(K). dalam bukunya Mommyclopedia: 600 Mitos & Fakta tentang Bayi, Anak, dan Remaja menjelaskan kebenaran mengenai soal kopi bisa membuat tali pusat cepat kering.

Penjelasan lebih lanjut sudah Popmama.com rangkum di bawah ini.

  1. 1. Tali pusat bayi tidak perlu diberi kopi agar cepat kering

    Tali pusat bayi tidak perlu diberi kopi agar cepat kering
    Pexels/Ksenia Chernaya

    Tidak, tali pusat bayi tidak harus diberi kopi agar cepat kering. Menurut dr. Meta, tali pusat akan mengalami proses pengeringan dan terlepas secara alami setelah bayi lahir.

    “Tali pusat bayi akan kering dan lepas secara alami dalam 5-14 hari setelah lahir tanpa perlu diberi apa pun. Memberikan kopi justru dapat menyebabkan infeksi. Hal terpenting, jagalah area pusar bayi agar tetap bersih dan kering,” jelas dr. Meta dalam bukunya.

    Jadi, Mama dan Papa tidak perlu memberikan bubuk kopi pada tali pusat dengan tujuan mempercepat proses pengeringan. Tali pusat memang akan berubah warna, mengering, kemudian terlepas dengan sendirinya sebagai bagian dari proses alami setelah kelahiran.

    Dalam situs Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) juga dijelaskan bahwa tali pusat bayi dapat terlepas sekitar 5–15 hari setelah kelahiran. Waktu tersebut dapat berbeda pada setiap bayi dan dapat menjadi lebih lama apabila terjadi infeksi atau faktor lain yang memengaruhi proses penyembuhan.

  2. 2. Memberikan kopi justru berisiko menyebabkan infeksi

    Memberikan kopi justru berisiko menyebabkan infeksi
    Pexels/vidalbalielojr.

    Alasan utama mengapa kopi sebaiknya tidak diberikan pada tali pusat adalah karena area tersebut masih dalam proses penyembuhan dan perlu dijaga kebersihannya.

    dr. Meta secara tegas menyebutkan bahwa memberikan kopi pada tali pusat justru dapat menyebabkan infeksi. Hal ini sejalan dengan rekomendasi WHO yang menganjurkan perawatan tali pusat secara bersih dan kering (clean and dry cord care).

    WHO secara khusus menyarankan agar tali pusat bayi tetap kering dan tidak diberikan bahan apa pun, termasuk salep tanpa indikasi. Hal ini karena penggunaan bahan atau ramuan tradisional pada tali pusat merupakan salah satu praktik yang dapat meningkatkan risiko infeksi pada bayi baru lahir.

    Sementara itu, Kemenkes juga menjelaskan bahwa infeksi tali pusat dapat terjadi ketika bakteri masuk melalui tali pusat. Perawatan yang kurang baik dan kebersihan tangan yang tidak terjaga dapat meningkatkan risiko tersebut.

    Karena itu, memberikan bubuk kopi yang tidak steril pada area tali pusat bukanlah cara yang aman untuk mempercepat pengeringannya. Sebaliknya, tindakan tersebut berpotensi memasukkan kuman ke area yang sedang mengalami proses penyembuhan.

  3. 3. Bagaimana cara merawat tali pusat bayi yang benar?

    Bagaimana cara merawat tali pusat bayi yang benar?
    Pexels/Bruno Curly

    Tidak perlu memberikan kopi atau bahan lain agar tali pusat cepat kering. Justru, perawatan yang dianjurkan adalah menjaga tali pusat tetap bersih dan kering.

    Berdasarkan panduan dari Kemenkes, berikut cara merawat tali pusat bayi yang tepat:

    • Cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyentuh atau merawat tali pusat bayi
    • Jangan memberikan apa pun pada tali pusat, termasuk kopi, bedak, minyak, ramuan, atau bahan tradisional lainnya
    • Biarkan tali pusat tetap terbuka dan kering. Hindari membungkusnya terlalu rapat agar area tersebut tidak lembap
    • Jaga agar tali pusat tidak terkena urine atau tinja bayi. Jika sampai kotor, segera bersihkan
    • Jika tali pusat kotor atau basah, cuci menggunakan air bersih dan sabun, kemudian keringkan dengan kain yang bersih
    • Biarkan tali pusat terlepas dengan sendirinya. Tidak perlu ditarik meskipun sudah terlihat hampir lepas
    • Perhatikan tanda-tanda infeksi, seperti tali pusat berbau atau mengeluarkan nanah, kulit di sekitar pusar memerah, terasa nyeri saat disentuh, atau bayi mengalami demam. Jika tanda tersebut muncul, segera periksakan bayi ke dokter atau fasilitas kesehatan

    Anjuran ini juga sejalan dengan imbauan dari WHO yang merekomendasikan clean and dry cord care seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Jika tali pusat kotor cukup membersihkannya dengan air bersih dan mengeringkannya menggunakan kain bersih.

    Jadi, kopi tidak bisa membuat tali pusat bayi cepat kering, ini adalah mitos belaka! Tali pusat bayi sebaiknya tidak ditambahkan apa pun dan akan mengering serta terlepas sendiri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More