Sejak dalam kandungan, bayi sudah menunjukkan kebiasaan mengisap jari. Refleks alami ini menjadi tanda bahwa kemampuan mengisap telah berkembang sejak dini. Tak heran, setelah lahir, sebagian bayi akan merasa lebih tenang saat melakukan aktivitas tersebut, bahkan bisa menjadi rewel ketika tidak mengisap.
Kondisi ini membuat banyak orangtua mengandalkan empeng sebagai “penyelamat” saat bayi sulit ditenangkan. Empeng atau pacifier merupakan alat isap pengganti puting yang biasanya terbuat dari silikon, karet, atau plastik, dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan mengisap bayi tanpa melibatkan pemberian susu.
Meski terlihat praktis dan membantu, penggunaan empeng pada bayi kerap menimbulkan pro dan kontra. Sebagian menganggapnya solusi efektif untuk menenangkan si Kecil, sementara yang lain khawatir akan dampaknya terhadap tumbuh kembang bayi.
Untuk itu, berikut Popmama.com rangkum pro dan kontra penggunaan empeng pada bayi. Yuk, lihat, Ma!
