Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Tanda Bayi Tumbuh Gigi Pertama yang Perlu Diperhatikan
Pexels/Christine Jones
  • Tumbuh gigi pertama umumnya terjadi sekitar usia 6 bulan dan dapat memicu nyeri serta gatal pada gusi, sehingga bayi lebih tidak nyaman dan rewel.
  • Tandanya meliputi air liur berlebih, gusi merah-bengkak, suhu sekitar 38°C, menggosok wajah atau menarik telinga, ruam wajah, suka mengunyah, hingga tidur tidak nyenyak.
  • Orangtua dianjurkan menjaga kenyamanan bayi dengan membersihkan air liur, menggosok gusi lembut, memberi teether aman, serta memeriksakan bayi bila demam lebih dari 24 jam atau ada dugaan infeksi telinga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Delapan tanda yang dapat muncul saat bayi mengalami pertumbuhan gigi pertama, termasuk air liur berlebih, gusi merah dan bengkak, rewel, suhu tubuh sekitar 38 derajat Celsius, ruam wajah, serta sulit tidur.
  • Who?
    Bayi yang memasuki fase tumbuh gigi pertama mengalami tanda-tanda tersebut, sementara orang tua perlu memantau kondisi dan menjaga kenyamanan bayi.
  • Where?
    Tanda fisik terutama terlihat pada mulut dan gusi bayi, serta dapat muncul di wajah, pipi, dagu, dan telinga.
  • When?
    Fase tumbuh gigi pertama umumnya terjadi ketika bayi memasuki usia sekitar enam bulan, meski air liur berlebih juga dapat terjadi pada usia tiga hingga enam bulan.
  • Why?
    Gigi yang berusaha keluar melalui gusi dapat memicu rasa sakit, gatal, pembengkakan, dan ketidaknyamanan pada bayi.
  • How?
    Bayi dapat menunjukkan kondisi ini dengan mengunyah benda, menggosok wajah, menarik telinga, menangis lebih mudah, mengalami tidur tidak nyenyak, dan mengeluarkan air liur lebih banyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi biasanya mulai tumbuh gigi saat umur 6 bulan. Gusinya bisa merah, bengkak, sakit, dan gatal. Bayi jadi lebih banyak ngiler, menangis, menggigit barang, atau susah tidur. Badannya juga bisa hangat sekitar 38 derajat. Mama bisa menenangkan bayi dan menjaga mulutnya tetap aman. Kalau demam lama, bayi perlu dibawa ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mengenali perubahan seperti air liur berlebih, gusi memerah, atau keinginan mengunyah dapat membantu orangtua memandang fase tumbuh gigi sebagai proses yang dapat diantisipasi, bukan semata penyebab kepanikan. Informasi tentang cara sederhana menjaga kenyamanan bayi, serta batas waktu demam yang perlu diperhatikan, memberi ruang bagi pendampingan yang lebih tenang dan responsif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fase tumbuh gigi atau juga disebut teething yang ditunggu-tunggu oleh orangtua umumnya berlangsung saat bayi memasuki usia 6 bulan. Mama perlu memerhatikan setiap tanda yang menunjukkan pertumbuhan gigi pertama si Kecil karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Kondisi tersebut muncul akibat gigi berusaha keluar dari gusi yang akhirnya memicu rasa sakit dan gatal. Kondisi ini dapat mengubah suasana hati si Kecil, bahkan menjadi lebih rewel daripada biasanya.

Dengan ini, Mama perlu mengetahui apa saja tanda bayi tumbuh gigi pertama sebagai antisipasi apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat si Kecil tetap nyaman.

Simak beberapa tanda bayi tumbuh gigi pertama yang telah Popmama.com rangkum berikut ini. Disimak, yuk, Ma!

1. Air liur lebih banyak dari biasanya

Magnific/jcomp (bayi ngiler dan gigit jari)

Air liur menjadi salah satu penanda bayi ingin tumbuh gigi yang paling banyak terjadi. Mengutip dari Baby Center, beberapa ahli berpikir bahwa peningkatan air liur bertujuan meredakan rasa sakit saat tumbuh gigi.

Meski demikian, air liur yang tiba-tiba lebih banyak (ngeces) bukan selalu menandakan bayi akan tumbuh gigi karena biasa terjadi pada bayi usia 3-6 bulan. Untuk itu, perhatikan pertanda lainnya untuk memastikan apakah bayi benar-benar akan tumbuh gigi pertama, Ma.

2. Gusi bengkak dan memerah

ilustrasi bayi menangis (pexels)

Selanjutnya untuk mengetahui apakah bayi akan tumbuh gigi pertama dapat dilihat dari gusinya. Jika gusi si Kecil menjadi lebih merah, bengkak, dan teksturnya melunak, ini merupakan tanda akan tumbuh gigi.

Kondisi ini pasti rasanya sangat sakit, Ma. Untuk itu, Mama dapat menggosok gusi bayi dengan jari secara lembut untuk membersihkan sekaligus membantu gusi terasa nyaman. 

3. Bayi lebih rewel dan mudah menangis

Ilustrasi bayi menangis (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Saat bayi akan tumbuh gigi pertama, biasanya mereka menjadi tampak lebih rewel dari biasanya. Kondisi gusi yang sakit ditambah suhu tubuhnya yang meningkat membuat bayi menjadi rewel, Ma.

Hal ini normal dan biasa terjadi pada bayi yang akan tumbuh gigi. Mama dapat menenangkannya dan membuat si Kecil tetap merasa nyaman di tengah kondisinya yang sedang tidak baik.

4. Suhu tubuh meningkat sekitar 38 celcius

Pexels/RDNE Stock project (bayi demam)

Bayi yang mengalami demam juga menjadi salah satu tanda akan tumbuh gigi pertama. Menurut American Academy of Pediatrics, suhu tubuh bayi sedikit meningkat selama tumbuh gigi.

Namun jangan khawatir, peningkatan suhu ini tidak memicu demam tinggi, biasanya di angka 38 derajat celcius. Jika si Kecil demam selama lebih dari 24 jam, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab lebih lanjut.

5. Sering menggosok wajah dan menarik telinga

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo

Selanjutnya tanda bayi tumbuh gigi pertama adalah gerakan menggosok pipi dan telinga. Hal ini dapat terjadi karena rasa sakit pada gusi membuat si Kecil mencoba meredakannya dengan menggosok area wajah (pipi) dan telinga.

Gerakan tersebut menjadi salah satu penanda bayi akan tumbuh gigi, namun perhatikan lebih lanjut jika tidak disertai dengan tanda lainnya. Menarik telinga juga menjadi salah satu tanda infeksi telinga, hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

6. Muncul ruam di wajah

Pexels/An Date

Bayi yang akan tumbuh gigi pertama juga bisa dilihat dari adanya ruam di area wajah. Melansir dari Children’s Hospital Los Angeles, ruam muncul akibat air liur berlebihan yang terus mengalir di area pipi hingga dagu si Kecil dan memicu munculnya bakteri.

Jika si Kecil memiliki kulit yang sensitif, ruam bisa menjadi semakin kemerahan, Ma. Sebaiknya bersihkan air liur si Kecil secara rutin dengan tisu dan oleskan sedikit krim wajah bayi untuk melindungi kulit dari ruam.

7. Ingin terus mengunyah berbagai hal

Popmama.com/Orange Ocean

Gusi yang bengkak dan gatal membuat bayi ingin menggigit apa saja yang ada di sekitarnya. Tanda ini banyak dialami bayi yang sedang dalam fase tumbuh gigi, Ma.

Sebaiknya Mama menjaga barang-barang yang tidak aman masuk ke mulut si Kecil agar tidak digigit. Mama dapat memberikan si Kecil teether atau buah yang aman digigit oleh si Kecil selama fase tumbuh gigi.

8. Tidur bayi tidak nyenyak

ilustrasi bayi tidur dengan selimut (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Kondisi yang membuat bayi merasa tidak nyaman juga berpengaruh terhadap waktu tidurnya. Bayi yang sedang mengalami fase tumbuh gigi biasanya juga sulit untuk tidur nyenyak.

Hal ini membuat Mama mungkin harus siaga dan terjaga lebih lama dari biasanya. Pastikan si Kecil tetap merasa nyaman agar tidak insomnia berkepanjangan. 

Itu dia beberapa tanda bayi tumbuh gigi pertama. Perhatikan berbagai tandanya agar Mama dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan yang menjaga bayi tetap nyaman.

Siap menghadapi fase bayi tumbuh gigi pertama? 

Curated For You

Editorial Team

Related Article