Selain pendidikan yang bisa kita praktikkan dari rumah, Mama juga bisa mengajarkan anak lewat pengalaman langsung yang merupakan guru terbaik bagi anak.
Berikan anak kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan di dunia nyata. Salah satu inspirasinya datang dari program SisBerdaya, yang memberikan panggung bagi pelaku UMKM untuk memamerkan karya mereka.
Program yang digagas DANA dan Ant International ini bahkan membawa para finalisnya untuk terjun langsung berjualan di acara besar seperti Semasa Piknik, yang merupakan kesempatan emas untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan.
Seperti yang diungkapkan oleh Director of Communications DANA, Olavina Harahap, “Ini adalah momentum emas bagi para perempuan pengusaha dan penyandang disabilitas untuk memperkecil jarak dengan pelanggan, sekaligus mempraktikkan langsung ilmu serta keterampilan digital yang telah mereka serap selama sesi mentoring.”
Pengalaman ini menjadi momentum untuk memperkecil jarak dengan pelanggan, sekaligus mempraktikkan langsung ilmu serta keterampilan digital yang telah mereka serap.
Dari ribuan pendaftar, para finalis terpilih karena proposal bisnis mereka dinilai meyakinkan dan punya potensi berkembang Ini membuktikan bahwa dengan persiapan dan praktik langsung, siapa pun bisa mengembangkan usahanya.
Nah, untuk anak remaja mama, ini tentu menjadi contoh bahwa dengan keberanian dan ketekunan, mereka bisa mengubah ide menjadi nyata.
Para finalis SisBerdaya yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha kering kentang hingga penulis novel, menunjukkan bahwa tidak ada batasan untuk berkarya.
Itu dia 3 cara yang bisa Mama ajarkan pada anak agar punya jiwa bisnis sejak dini. Kemampuan seperti ini tentunya adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan instan.
Dengan bimbingan yang tepat dan pemberian pengalaman nyata, Mama telah membantu memersiapkan anak untuk masa depan yang lebih cerah dan mandiri.