Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

25 Kegiatan Seru agar Anak Tidak Terlalu Sering Main HP

25 Kegiatan Seru agar Anak Tidak Terlalu Sering Main HP
Pexels/Kaboompics
  • Orangtua perlu paham pentingnya membatasi penggunaan HP pada anak usia 10–12 tahun agar mereka tetap aktif, fokus, dan tidak bergantung pada gadget.

  • Ada 25 ide kegiatan alternatif seperti membaca, menggambar, olahraga, hingga eksperimen kecil yang membantu mengembangkan kreativitas, logika, dan keterampilan sosial anak.

  • Orangtua dianjurkan memilih aktivitas sesuai minat anak dan melakukannya secara konsisten agar anak menikmati waktu tanpa layar sambil tumbuh lebih seimbang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di usia 10–12 tahun, anak semakin aktif mengeksplorasi banyak hal, termasuk surfing di dunia digital. Tidak heran jika mereka jadi lebih sering bermain HP, baik untuk hiburan maupun sekadar mengisi waktu luang.

Namun, jika tidak dibatasi, kebiasaan ini bisa membuat anak cepat bosan tanpa gadget dan sulit fokus, hingga kurang aktif secara fisik.

Karena itu, penting bagi orangtua untuk mengenalkan berbagai aktivitas alternatif yang tetap seru, tetapi juga bermanfaat. Dengan kegiatan yang beragam, anak tidak hanya teralihkan dari layar, tetapi juga bisa mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir, serta keterampilan sosialnya.

Berikut Popmama.com rangkum 25 kegiatan anak tanpa main hp yang bisa Mama terapkan.

  1. 1. Main puzzle atau teka-teki

    Seorang anak perempuan sedang bermain puzzle
    Pexels/Tarawinstead

    Puzzle atau teka-teki bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus menantang. Anak akan belajar menyusun potongan demi potongan hingga menjadi gambar utuh, yang melatih kesabaran dan kemampuan problem solving. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi waktu bonding jika dilakukan bersama Mama.

  2. 2. Mengisi sudoku

    Dua orang anak sedan bermain teka-teki
    Pexels/Viktoriadanielova

    Sudoku membantu anak melatih logika dan konsentrasi. Di awal mungkin terasa sulit, tetapi justru di situlah anak belajar berpikir sistematis. Mama bisa mulai dari level yang paling mudah agar anak tidak cepat menyerah.

  3. 3. Membaca buku non-fiksi

    Seorang remaja laki-laki sedang membaca buku di tempat tidur
    Pexels/Kaboompics

    Membaca buku non-fiksi membantu anak memahami dunia di sekitarnya, mulai dari sains, sejarah, hingga fakta menarik lainnya. Kegiatan ini juga bisa melatih kemampuan memahami informasi dan memperluas wawasan mereka.

  4. 4. Menghafal peta atau lokasi

    Sekelompok remaja sedang membaca peta
    Pexels/Tahir Xəlfə

    Mama bisa mengajak anak mengenal peta Indonesia atau dunia dengan cara yang menyenangkan. Misalnya dengan menghafal nama kota atau negara. Aktivitas ini melatih daya ingat sekaligus menambah pengetahuan geografis.

  5. 5. Observasi lingkungan sekitar

    Sekelompok remaja sedang jalan-jallan sore
    Pexels/Ronlach

    Ajak anak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, seperti memperhatikan aktivitas tetangga, jenis tanaman, atau perubahan cuaca. Kegiatan sederhana ini bisa melatih rasa ingin tahu dan kepekaan anak terhadap hal-hal kecil.

  6. 6. Belajar sejarah dari buku

    Dua anak remaja sedang membaca buku bersama
    Pexels/Antoni Shkraba Studio

    Sejarah tidak selalu membosankan jika disampaikan dengan cara yang menarik. Mama bisa memilih buku dengan ilustrasi atau cerita yang ringan agar anak lebih mudah memahami dan menikmati proses belajar.

  7. 7. Journaling

    Seorang anak perempuan sedang menulis di buku
    Pexels/Norma Mortenson

    Menulis jurnal harian bisa membantu anak mengenali perasaan dan pengalaman mereka. Dengan journaling, anak belajar mengekspresikan diri dan memahami emosi dengan lebih baik.

  8. 8. Menggambar bebas

    Seorang remaja perempuan sedang menggambar di lantai
    Pexels/Ksenia Chernaya

    Menggambar memberi ruang bagi anak untuk berimajinasi tanpa batas. Tidak perlu hasil yang sempurna, yang penting anak bisa mengekspresikan ide dan perasaannya melalui gambar.

  9. 9. Roleplay skenario “what if”

    Seorang remaja perempuan sedang berimajinasi
    Pexels/Lydia Murray

    Bermain peran seperti “kalau jadi dokter” atau “kalau tinggal di luar negeri” bisa melatih imajinasi dan kemampuan berpikir kreatif. Anak juga belajar melihat berbagai kemungkinan dari sudut pandang berbeda.

  10. 10. Menulis 10 ide random setiap hari

    Sekelompok remaja sedang menulis catatan bersama
    Pexels/Andy Barbour

    Kegiatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sangat efektif untuk melatih kreativitas. Anak bebas menulis ide apa saja, tanpa harus benar atau sempurna. Lama-kelamaan, mereka akan terbiasa berpikir lebih terbuka.

  11. 11. Debat santai dengan teman

    Dua remaja perempuan sedang berbincang
    Pexels/Kaboompics

    Debat ringan bisa melatih anak menyampaikan pendapat dengan percaya diri. Mereka juga belajar mendengarkan orang lain dan menghargai perbedaan sudut pandang.

  12. 12. Latihan berbicara sendiri

    Seorang anak laki-laki sedang berbicara
    Pexels/Vitaly Gariev

    Berbicara di depan cermin bisa membantu anak melatih kepercayaan diri. Mereka bisa mencoba menjelaskan sesuatu atau menceritakan pengalaman dengan lebih jelas dan terstruktur.

  13. 13. Latihan storytelling

    Tiga orang remaja sedang berbincang di hutan
    Pexels/Ronlach

    Ajak anak menceritakan kembali cerita yang mereka baca atau alami. Ini membantu melatih kemampuan komunikasi sekaligus menyusun alur cerita dengan baik.

  14. 14. Meditasi tanpa distraksi

    Dua remaja perempuan sedang melakukan meditasi bersama
    Pexels/RDNE Stock project

    Meditasi sederhana bisa membantu anak lebih tenang dan fokus. Mama bisa mulai dengan durasi singkat agar anak terbiasa tanpa merasa bosan.

  15. 15. Brain dump di kertas

    Seorang anak laki-laki sedang menulis dan terlihat pusing
    Pexels/Kaboompics

    Saat pikiran terasa penuh, anak bisa menuliskan semua yang ada di kepalanya tanpa perlu disusun rapi. Cara ini membantu mengurangi overthinking dan membuat pikiran lebih ringan.

  16. 16. Refleksi sebelum tidur

    Seorang remaja laki-laki sedang melamun di atas tempat tidur
    Pexels/Ronlach

    Ajak anak memikirkan hal-hal baik yang terjadi hari itu. Kebiasaan ini membantu membangun pola pikir positif dan rasa syukur.

  17. 17. Olahraga

    Sekelompok anak sekolah sedang berolahraga di lapangan
    Pexels/Bryce Carithers

    Aktivitas fisik seperti bersepeda, bermain bola, atau sekadar jalan kaki sangat penting untuk kesehatan tubuh. Selain itu, olahraga juga membantu meningkatkan mood anak.

  18. 18. Latihan mindfulness

    Dua anak perempuan sedang melakukan meditasi di kamar
    Pexels/Monstera Production

    Mindfulness membantu anak lebih sadar dengan apa yang mereka rasakan. Misalnya dengan fokus pada napas atau lingkungan sekitar, sehingga anak lebih tenang dan tidak mudah terdistraksi.

  19. 19. Main kartu

    Dua orang anak sedang bermain kartu bersama
    Pexels/cottonbro studio

    Permainan kartu bisa menjadi aktivitas seru bersama keluarga. Selain menyenangkan, permainan ini juga melatih strategi dan interaksi sosial.

  20. 20. Eksperimen kecil

    Tiga anak laki-laki sedang mengobservasi barang-barang
    Pexels/cottonbro studio

    Mama bisa mengajak anak melakukan eksperimen sederhana di rumah. Selain seru, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan pada sains.

  21. 21. Annotating buku

    Seseorang sedang menganotasi sebuah buku
    Pexels/cottonbro studio

    Menggarisbawahi atau menulis catatan kecil saat membaca membantu anak lebih memahami isi buku. Mereka juga jadi lebih aktif saat membaca, bukan sekadar melihat teks.

  22. 22. Menulis insight dari pengalaman

    Seorang anak laki-laki sedang menulis dan terlihat pusing
    Pexels/Kaboompics

    Ajak anak menuliskan pelajaran dari pengalaman sehari-hari. Ini membantu mereka belajar merefleksikan diri dan memahami makna dari setiap kejadian.

  23. 23. Membuat scrapbook

    Mama dan anak sedang membuat scrapbook
    Pexels/Kristyna Vyvole

    Scrapbook bisa menjadi cara kreatif untuk menyimpan kenangan. Anak bisa menggabungkan foto, tulisan, dan hiasan sesuai kreativitas mereka.

  24. 24. Menghafal quotes atau kosakata baru

    Dua anak remaja mengenakan seragam sekolah dan sedang membaca
    Pexels/ROMAN ODINTSOV

    Kegiatan ini membantu memperkaya kosakata anak. Selain itu, quotes positif juga bisa menjadi sumber motivasi bagi mereka.

  25. 25. Membuat mind mapping di kertas

    Sekelompok remaja sedang berkumpul dan membuat sebuah mind map
    Pexels/Alena Darmel

    Mind mapping membantu anak menyusun ide secara visual. Cara ini memudahkan mereka memahami konsep dan mengingat informasi dengan lebih baik.

    Membatasi penggunaan HP memang tidak selalu mudah, apalagi di usia ini anak sedang aktif mencari kesenangan. Namun, dengan memberikan alternatif kegiatan yang menarik, anak akan lebih mudah beralih dari gadget ke aktivitas yang lebih bermanfaat.

    Mama tidak perlu langsung menerapkan semuanya. Cukup pilih beberapa kegiatan yang sesuai dengan minat anak, lalu lakukan secara konsisten. Dengan begitu, anak tetap merasa seru tanpa harus bergantung pada layar, sekaligus berkembang secara lebih optimal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More