Freepik/Yaroslav Danylchenko
Kesalahan terakhir dan mungkin paling tragis adalah tidak menyadari bahwa fase ini sangat penting dan tidak akan pernah kembali lagi. Banyak orangtua yang berpikir "nanti juga berubah sendiri" atau "ini hanya fase lewat".
Memang benar ini adalah fase yang akan berlalu, tetapi cara orangtua menangani fase ini akan menentukan kualitas hubungan dengan anak untuk selamanya. Keputusan yang diambil sekarang akan berdampak puluhan tahun ke depan.
Anak yang di fase ini merasa tidak dipahami, tidak didengarkan, atau selalu dikritik akan membawa perasaan tersebut hingga dewasa. Mereka mungkin menjadi anak yang sukses secara akademis atau karir, tetapi hubungan dengan orangtua tetap renggang.
Sebaliknya, orangtua yang menangani fase ini dengan bijak, dengan lebih sedikit konflik, lebih banyak rasa hormat, dan komunikasi yang terbuka, akan menghasilkan ikatan yang kuat seumur hidup dengan anak mereka.
Anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang tetap dekat dengan orangtua, yang merasa nyaman berbagi masalah, yang menghargai nasihat orangtua, dan yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
Atau sebaliknya, anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang menjauh, yang hanya menghubungi orangtua saat terpaksa, yang tidak berbagi kehidupan pribadi mereka, dan yang melihat kunjungan ke rumah orangtua sebagai kewajiban, bukan keinginan.
Pilihan ada di tangan orangtua sekarang. Fase menjelang remaja ini adalah jendela kesempatan untuk membangun fondasi hubungan yang kuat atau membiarkannya retak.
Ajarkan regulasi emosi, bukan hanya menuntut kedewasaan. Berikan mereka alat dan keterampilan untuk mengelola emosi besar yang mereka rasakan. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan bermanfaat sepanjang hidup mereka.
Jaga komunikasi tetap terbuka dengan menciptakan ruang aman bagi anak untuk berbagi tanpa takut dihakimi atau dikritik. Dengarkan lebih banyak, bicara lebih sedikit. Pahami lebih dalam, menasihati lebih bijak.
Ingat, fase ini tidak akan pernah terulang. Apa yang Mama lakukan sekarang akan membentuk hubungan dengan anak untuk selamanya. Pilih dengan bijak, bertindak dengan kasih sayang, dan bangun jembatan, bukan tembok.
Apakah Mama sudah memahami anak Mama di rumah?