Kasus dugaan pembakaran santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyita perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir. Peristiwa itu sebenarnya terjadi pada akhir 2025, tetapi baru menjadi sorotan luas setelah video kondisi para korban saat menjalani perawatan viral di media sosial pada Mei 2026.
Kasus tersebut diduga bermula dari aksi perundungan (bullying) yang dilakukan seorang santri senior terhadap juniornya. Setelah sempat disebut sebagai kecelakaan, keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena menilai ada kejanggalan. Kini, kasus itu telah naik ke tahap penyidikan dan polisi tengah mempersiapkan penetapan tersangka.
Berikut Popmama.com rangkum kronologi lengkap kasus dugaan pembakaran santri di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW.
