10 Cara Mengatasi Anak Sering Tidur Larut yang Wajib Dioba di Rumah

Ma, rasanya pasti melelahkan ya menghadapi anak yang susah sekali diajak tidur di malam hari? Padahal sudah malam, tapi semangatnya untuk bermain atau menonton TV seolah tak pernah padam.
Kalau sudah seperti ini, sering kali yang dilakukan para orangtua adalah memarahi anak karena tak kunjung tidur. Tenang, Mama nggak sendirian, kok!
Kebiasaan anak sering tidur larut ini memang cukup mengkhawatirkan, apalagi jika sudah terjadi hampir setiap hari. Selain membuat Mama kelelahan, kebiasaan ini ternyata tidak baik untuk tumbuh kembang anak.
Tidur yang terlalu malam bisa mengganggu proses pelepasan hormon pertumbuhan yang umumnya aktif di malam hari. Kalau anak kurnag tidur, ini juga akan mengganggu konsentrasi dan emosinya menjadi kurang stabil di hari berikutnya.
Nah, buat Mama yang sedang struggle dengan permasalahan ini, berikut Popmama.com rangkumkan 10 cara mengatasi anak sering tidur larut, yang wajib dicoba di rumah.
1. Tetapkan jadwal tidur yang konsisten

Kunci utama cara mengatasi anak sering tidur larut adalah menetapkan jadwal tidur yang konsisten. Biarkan anak tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya, termasuk di akhir pekan.
Rutinitas yang konsisten akan membantu mengatur jam biologis tubuh anak sehingga rasa kantuk datang secara alami di waktu yang sama setiap malam.
2. Kurangi aktivitas fisik menjelang malam

Siapa nih, anak mama yang energinya seperti nggak habis-habis bahkan menjelang malam hari? Nah, sebaiknya ajarkan anak untuk hindari bermain yang terlalu seru atau berlebihan di malam hari.
Soalnya, kalau anak terlalu berat melakukan kegiatan fisik menjelang tidur, ini bisa membuatnya kelelahan dan malah sulit untuk tenang. Jadi, pastikan Mama sudah menciptakan suasana yang lebih rileks setelah matahari terbenam, ya.
3. Ciptakan rutinitas malam yang menyenangkan

Selain jam tidur yang sama, Mama juga bisa mengajak anak membuat ritual tertentu sebelum tidur. Misalnya, mandi air hangat, menggosok gigi, memakai baju tidur, dan membacakan dongeng.
Dengan melakukan rutinitas ini 30-60 menit sebelum waktu tidur, tubuh anak secara alamiah akan teratur untuk siap beristirahat.
4. Jauhkan gadget sebelum tidur

Yang tak kalah penting nih, Ma, pastikan anak sudah tak bermain dengan gadget-nya menjelang waktu tidur.
Cahaya biru dari ponsel, tablet, atau televisi sekalipun dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang membuat anak tak kunjung mengantuk. Terapkan aturan "bebas layar" setidaknya satu jam sebelum waktu tidur, Ma.
5. Ciptakan kamar tidur yang nyaman

Cara mengatasi anak sering tidur larut ini juga kuncinya, Ma, yaitu kamar tidur yang nyaman dengan suasana gelap, sejuk, dan tenang.
Kamar yang nyaman akan membuat anak lebih mudah terlelap. Jika kamar anak dekat jendela, Mama bisa memilih gorden tebal untuk menghalangi cahaya dan atur suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau dingin.
6. Batasi waktu tidur siang

Tidur siang itu memang penting untuk mencukupi durasi tidur anak setiap hari, tapi durasinya jangan terlalu lama ya, Ma.
Yang perlu diperhatikan adalah, beri batas waktu tidur siang anak setidaknya 20-30 menit per-harinya dan pastikan anak tidak tidur siang terlalu sore. Karena kalau terlalu sore, anak akan sulit mengantuk di malam hari.
7. Perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi

Cara mengatasi anak sering tidur larut selanjutnya adalah hindari memberikan makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi dan kafein di malam hari, ya Ma. Cokelat, soda, dan teh sebaiknya dihindari karena bisa membuat anak tetap terjaga.
Sebagai gantinya, Mama bisa menyediakan anak segelas susu hangat yang bisa membantu menenangkan, agar lebih cepat terlelap.
8. Ajarkan anak tidur mandiri di kasurnya

Di usia anak yang mungkin baru menginjakan usia sekolah, Mama sudah bisa mengajarkan kebiasaan mandiri seperti tidur sendiri di kasurnya.
Buat aturan bahwa kasur hanya untuk tidur, bukan untuk bermain atau membaca. Jadi saat anak sudah terbiasa, ia akan langsung mengasosiasikan kasur dengan waktu istirahat.
9. Jadi contoh untuk anak

Ungkapan bahwa anak adalah peniru ulung itu bukan sekadar ungkapan saja ya, Ma. Karena memang benar jika anak akan meniru sesuatu yang ia lihat sehari-hari, termasuk dari kebiasaan orang-orang di rumahnya.
Jika Mama dan Papa juga memiliki pola tidur yang baik, anak akan lebih mudah mengikuti. Tunjukkan bahwa tidur adalah hal yang penting dengan menjalani rutinitas tidur yang sehat bersama-sama.
10. Jangan ragu konsultasikan ke ahli

Jika berbagai cara mengatasi anak sering tidur larut sudah dilakukan, tapi masih belum ada solusi yang tepat untuk anak mama, nggak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter anak.
Mungkin ada kondisi kesehatan tertentu yang perlu mendapatkan penanganan khusus, sehingga penanganan yang tepat secara medis akan lebih membantu anak mengatasi gangguan tidurnya tersebut.
Mengatasi masalah anak yang sering tidur larut memang butuh kesabaran ekstra dan konsistensi, Ma. Semoga dengan berbagai tips di atas, anak bisa mendapatkan istirahat yang cukup untuk tumbuh kembang yang optimal.
Selamat mencoba, Ma!





















