Bisa Tuli Permanen! Ini 5 Hal yang Harus Remaja Tahu Tentang Earphone

Enggak dilarang, kok. Tetapi...

22 Februari 2019

Bisa Tuli Permanen Ini 5 Hal Harus Remaja Tahu Tentang Earphone
Freepik

Bukan remaja namanya kalau enggak hobi main gadget sambil pakai earphone. Entah sekadar mendengarkan musik, main game, atau menonton video, pokoknya remaja harus menikmati audio pakai earphone.

Pernah nggak sih Mama bertanya dalam hati, “Anakku sering banget pakai earphone, bahaya enggak ya untuk pendengarannya?”

Nah, jika Mama peduli dengan kesehatan telinga anak dan kemampuannya dalam mendengar, maka artikel ini wajib dibaca sampai habis, karena Popmama.com akan mengulas hal-hal penting seputar earphone (yang biasanya selalu ‘nempel’ di telinga remaja).

Simak 5 fakta earphone pada remaja berikut ini yuk, Ma.

1. Pemakaian konsisten bisa merusak gendang telinga

1. Pemakaian konsisten bisa merusak gendang telinga
Freepik

Semua orang pasti tahu bahwa earphone memang praktis dan sangat menghibur. Ear phone mungkin sangat berguna, jika digunakan untuk mendengarkan audio bervolume rendah.

Namun remaja harus ingat, sekecil apapun earphone, tetap saja itu adalah alat pengeras suara yang dimasukkan ke dalam telinga.

“Mendengarkan musik bervolume kencang dan sangat dekat dengan gendang telinga tentu saja bisa mengakibatkan kehilangan pendengaran permanen,” tulis Danielle Inverso, AuD, PhD, pada laman Teens Health.

2. Suara dari earphone sama bisingnya dengan knalpot motor

2. Suara dari earphone sama bising knalpot motor
Freepik

Menurut Dr. Danielle, earphone bisa merusak pendengaran, karena sama bisingnya dengan gergaji listrik dan knalpot motor. Remaja mungkin tidak mau mengerti ini, karena menurutnya earphone sangat kecil, dan tidak mungkin dampaknya sama besarnya dengan suara bising lainnya.

Padahal, remaja perlu tahu kalau gergaji listri dan mesin motor menghasilkan suara sekitar 100 desibel. Suara sepekak itu bisa merusak pendengaran seseorang jika terus didengarkan selama setengah jam saja, lho!

Bagaimana dengan MP3 player? Jika suaranya diatur 70 persen dari total volume saja, bisa menghasilkan sekitar 85 desibel. Semakin lama mendengarkan musik dengan earphone, dan semakin besar volumenya, sudah tentu bahayanya juga semakin besar.

Editors' Picks

3. Penyebab utama ketulian karena suara keras

3. Penyebab utama ketulian karena suara keras
Freepik

Walau ukurannya kecil, namun dampak penggunaan earphone tentu saja bisa sangat besar. Dr. Danielle mengatakan kalau kehilangan pendengaran akibat penggunaan earphone adalah contoh kasus NIHL atau noise-induced hearing loss.

Mirisnya, NIHL ini semakin sering terjadi, khususnya pada anak dan remaja.

4. Merusak 3 bagian telinga secara permanen

4. Merusak 3 bagian telinga secara permanen
Freepik

Bagaimana sih earphone bisa merusak telinga? Perlu diketahui kalau telinga terdiri dari 3 bagian: telinga bagian luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

Bagian telinga dalam yang disebut koklea memiliki sel rambut tipis dan kecil. Sel rambut inilah yang membantu mengirimkan pesan ke otak.

Sayangnya, suara bising yang memekakkan telinga bisa merusak sel rambut ini, hingga akhirnya koklea tidak bisa mengirimkan pesan ke otak.

Tidak seperti bagian tubuh lain, kerusakan pada telinga bagian dalam tidak bisa disembuhkan. Seiring berjalannya waktu, ketika sel rambut anak remaja semakin banyak yang rusak, maka pendengarannya pun akan semakin menurun.

5. Tidak berbahaya jika digunakan dengan benar!

5. Tidak berbahaya jika digunakan benar
Freepik

NIHL bisa dicegah! Tentu saja caranya adalah dengan menggunakan earphone dengan benar. Haruskah anak remaja dilarang memakai earphone? Tidak perlu, Ma, karena memakai earphone sebenarnya boleh-boleh saja, kok, asalkan dipakai dengan benar.

Menurut Dr. Danielle, remaja harus menerapkan aturan 60-60 untuk memakai earphone. Artinya, ia hanya boleh memakai earphone dengan maksimal volume 60 persen. Ia juga harus membatasi penggunaannya selama maksimal 60 menit saja.

Cara lain untuk memastikan penggunaan earphone terbilang aman adalah: tanyakan orang di sebelah anak, apakah mereka bisa mendengar suara musik dari earphone anak Mama? Jika ya, artinya volume anak terlalu kencang dan berpotensi merusak pendengaran.

Pakai earphone tidak dilarang, kok. Tetapi, gunakan dengan benar dan terapkan aturan 60-60 ya, Ma.

Baca juga: