Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
WhatsApp Rilis Fitur Kontrol Orangtua! Kini Bisa Pantau Akun Remaja
Dok. WhatsApp
  • WhatsApp meluncurkan Parental Controls for Teens, fitur opsional yang memungkinkan orangtua mengatur privasi akun remaja, termasuk foto profil dan izin penambahan ke grup, dengan PIN khusus.

  • Orangtua dapat menerima notifikasi saat remaja bergabung atau keluar grup serta ketika jumlah anggota grup melonjak, tanpa dapat membaca isi percakapan pribadi.

  • Kontrol juga mencakup audiens Status, penggunaan Channel, dan batas interaksi Meta AI; pesan serta panggilan remaja tetap terenkripsi end-to-end dan fitur bisa disesuaikan atau dinonaktifkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
WhatsApp membuat fitur baru untuk orangtua dan anak remaja. Orangtua bisa mengatur privasi, grup, status, saluran, dan Meta AI anak. Anak perlu izin jika mau mengubah pengaturan. Orangtua dapat tahu anak masuk atau keluar grup, tapi tidak bisa membaca chat atau mendengar panggilan anak. Fitur ini boleh dipakai atau dimatikan kapan saja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semakin bertambahnya usia anak, lingkaran pertemanannya pun semakin luas ya, Ma.

Begitu pula dengan cara anak remaja berkomunikasi, yang sekarang lebih sering melalui ponsel dan sosial media.

Di era digital saat ini, para orangtua tentu ingin memberikan kebebasan dan ruang pribadi bagi remaja. Namun kekhawatiran akan keamanan dan keselamatan mereka di ruang siber menjadi perhatian terbesar.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, WhatsApp meluncurkan fitur baru, Parental Controls for Teens. Set fitur opsional ini dirancang supaya Mama dan remaja dapat bekerja sama menentukan batasan yang aman tanpa merasa diawasi secara berlebihan.

​Bisa menjadi cara untuk mencegah kejahatan siber pada anak. Berikut Popmama.com rangkum informasi WhatsApp rilis fitur kontrol orangtua untuk remaja. Disimak ya!

Pengaturan Privasi Akun yang Terkunci PIN Khusus

Dok. WhatsApp

Melalui fitur Parental Controls for Teens, Mama diberikan akses untuk memilih dan menentukan pengaturan privasi yang paling aman dan sesuai bagi anak remaja.

Fitur ini lengkap lho, Ma! Mencakup kontrol terhadap siapa saja yang dapat melihat foto profil anak hingga yang memiliki izin untuk menambahkan anak remaja ke dalam grup obrolan.

Selain itu, fitur ini hadir untuk memastikan batasan keamanan anak tetap terjaga, Ma. Setiap perubahan pengaturan yang ingin dilakukan oleh anak remaja harus mendapatkan persetujuan langsung dari orangtua.

Hal ini tentunya baik supaya Mama tahu siapa saja yang berkomunikasi dengan anak ya.

Tidak hanya itu, Ma sistem keamanan ini dilindungi oleh PIN khusus yang diatur dan hanya diketahui oleh orangtua.

Langkah ini menjadi solusi efektif agar anak tidak sembarangan mengubah privasi akun mereka tanpa arahan dan diskusi bersama orangtua.

Notifikasi Aktivitas dan Grup Obrolan

Pexels/RDNE Stock project

Lingkungan pergaulan digital anak remaja kerap kali berkembang sangat cepat melalui grup obrolan. Terkadang malah sampai tidak terhitung berapa grup obrolan di ponsel anak.

Nah, supaya Mama tetap up to date tanpa perlu membaca isi percakapan pribadi anak, WhatsApp menghadirkan fitur notifikasi aktivitas grup.

​Melalui fitur ini, Mama akan menerima pemberitahuan otomatis secara real-time setiap kali anak mama bergabung atau keluar dari suatu grup obrolan.

Selain itu, sistem juga akan memberi peringatan jika grup yang diikuti oleh anak mengalami lonjakan jumlah anggota secara signifikan.

Fitur ini tentunya berguna untuk membantu Mama memantau ruang interaksi anak dari potensi masuk ke dalam lingkungan grup asing yang tidak aman ya.

Pengawasan Pembaruan Status dan Fitur Saluran (Channel)

Dok. WhatsApp

Pembaruan Status serta fitur Channel (Saluran) kerap menjadi sarana utama bagi remaja untuk membagikan momen harian maupun mendapatkan berbagai informasi secara publik.

Melalui kontrol baru ini, Mama memiliki wewenang untuk mengatur bagaimana anak dapat berinteraksi dan menggunakan fitur Saluran.

​Selain itu, orangtua juga dapat memilih siapa saja yang berhak melihat pembaruan Status yang diunggah oleh anak remaja.

Fitur ini juga sekaligus dapat membatasi pembaruan Status siapa saja yang dapat dilihat oleh anak di aplikasi ponselnya.

Langkah ini sangat efektif untuk menyaring paparan konten serta menjaga privasi aktivitas harian anak dari jangkauan pihak-pihak yang tidak dikenal.

Pengaturan Interaksi Aman dengan Fitur Meta AI

Dok. WhatsApp

Kehadiran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence dalam aplikasi obrolan memberi warna baru bagi anak dalam mencari informasi.

Namun, karena informasi yang ditemukan mudah dan banyak, tidak sedikit anak justru terkena paparan materi yang tidak sesuai umur tentu perlu dibatasi.

Melalui fitur Parental Controls for Teens, WhatsApp memberikan fleksibilitas bagi orangtua untuk menentukan batas interaksi anak dengan Meta AI.

​Di fitur ini Mama dapat memilih antara pengaturan default untuk remaja usia 13 tahun ke atas atau mengaktifkan opsi "Konten Terbatas".

Opsi pembatasan ketat ini dirancang agar jawaban serta materi yang dihasilkan oleh Meta AI tetap aman, edukatif, dan sesuai dengan norma tumbuh kembang anak.

Fitur Opsional yang Fleksibel dan Privasi Tetap Aman

Pexels/Anton

​Selain menghadirkan empat poin pengawasan di atas, WhatsApp menegaskan bahwa fitur Parental Controls for Teens ini bersifat sepenuhnya opsional dan dirancang sangat fleksibel.

Hal ini karena WhatsApp mengetahui bahwa setiap keluarga memiliki pendekatan yang berbeda. WhatsApp hanya menyediakan fitur, sehingga orangtua bebas menentukan seberapa besar pengawasan yang dibutuhkan anak

Ingat ya, Mama dapat menyesuaikan dan menonaktifkannya kapan saja!

​Dan yang tak kalah penting, pengaktifan kendali orangtua ini sama sekali tidak mengurangi privasi komunikasi anak.

Jadi seluruh pesan teks, panggilan suara, maupun panggilan video pribadi anak remaja tetap dilindungi oleh sistem enkripsi end-to-end.

Artinya, tidak ada satu pun pihak termasuk orangtua yang dapat melihat isi obrolan atau mendengarkan panggilan tersebut.

​Dengan pendekatan ini, ruang percakapan terbuka antara Mama dan anak remaja dapat terbangun secara sehat tanpa mengorbankan privasi digital si Anak.

Itulah informasi mengenai WhatsApp rilis fitur kontrol orangtua untuk remaja. Kehadiran fitur Parental Controls for Teens dari WhatsApp menjadi angin segar bagi para orangtua. Yang ingin mendampingi tumbuh kembang anak di ruang digital dengan bijak. Semoga artikel ini bermanfaat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article