Bukan Kelelahan Biasa, Bisa Jadi Anak Remaja Mama Mengalami Hal Ini

Tampak letih, lesu dan lemah, bukan berarti si Anak pemalas. Bisa jadi ada hal serius dibaliknya

24 Mei 2019

Bukan Kelelahan Biasa, Bisa Jadi Anak Remaja Mama Mengalami Hal Ini
Freepik

Sekolah, kegiatan ekstrakurikuler hingga les menyita waktu dan tenaga anak. Sangat wajar ketika anak-anak merasa lelah setelah melakukan berbagai aktivitas seharian. Biasanya, kelelahan yang terjadi karena padatnya rutinitas akan segera hilang setelah ia banyak beristirahat.

Namun, walaupun sudah beristirahat, anak masih tampak letih, lesu dan lelah. Bahkan seharian ia hanya ingin tidur aja. Wah, jangan-jangan ada yang tidak beres nih.

Dilansir dari health.harvard.edu, berikut ini hal-hal berkaitan dengan kelelahan akut yang dialami anak.

1. Gangguan tidur

1. Gangguan tidur
Freepik/Rawpixel.com

Anak yang mengalami gangguan tidur di malam hari sudah pasti akan mengalami kelelahan sepanjang hari. Biasanya gangguan tidur terjadi saat anak sering terbangun di malam hari karena tak nyenyak. Bisa jadi karena mimpi buruk atau pun mengalami sleep apnea atau jeda pernapasan yang terjadi saat tidur. Penyebab paling umum terjadinya sleep apnea adalah pembesaran amandel atau kelenjar gondok, tetapi bisa juga karena penyebab lainnya.

2. Infeksi

2. Infeksi
Freepk/Rawpixel.com

Infeksi bisa menjadi 'tersangka' yang melemahkan tubuh anak. Salah satunya infeksi karena virus Epstein-Barr. Virus ini mampu bertahan di tubuh anak selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sehingga membuat anak merasa kesulitan dalam beraktivitas. 
 

3. Penyakit kronis

3. Penyakit kronis
medshadow.org

Penyakit kronis yang diderita anak juga dapat menjadi penyebab anak merasa sangat lelah. Misalnya, penyakit asma. Kelelahan akibat penyakit kronis biasanya berlangsung dalam waktu lama. Dalam beberapa kasus, anak-anak penderita asma parah sering mengalami sesak napas yang akan membuat mereka merasa kelelahan sepanjang waktu karena energi yang terkuras.

Editors' Picks

4. Anemia

4. Anemia
workingmother.com

Sebagian anak yang mengalami kelelahan dalam waktu lama, terlihat sangat pucat jika dibandingkan dengan anak lain seusianya. Bisa jadi kelelahan yang dialaminya disebabkan oleh anemia. Anemia terjadi karena sel-sel darah merah tidak membawa cukup oksigen ke dalam sel-sel di dalam tubuh. 

5. Hipotiroid

5. Hipotiroid
metroparent.com

Hipotiroid adalah kondisi di mana hormon tiroid sedikit diproduksi tubuh. Saat kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon yang cukup, maka metabolisme tubuh akan berjalan dengan lambat. Hal ini akan membuat tubuh anak akan menjadi cepat lelah sebelum penyakitnya dapat ditangani dengan baik.

6. Kanker atau penyakit serius lain

6. Kanker atau penyakit serius lain
Freepik

Untuk beberapa penyakit, kelelahan bisa jadi merupakan petunjuk awal bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuhnya. Misalnya saja, kanker. Meski sangat jarang terjadi tetapi hal ini bisa dialami oleh beberapa anak, tergantung dari kondisi masing-masing.
 

7. Depresi dan kecemasan

7. Depresi kecemasan
Pexels/Rawpixel.com

Jangan pernah berpikir bahwa anak tidak mungkin mengalami depresi. Saat ada sesuatu yang mengganggu dan menyebabkan ia merasa cemas, ia akan terus-menerus merasa sangat lelah dan letih. Gangguan mental seperti ini menjadi penyebab yang paling mungkin terjadi pada anak yang sering mengalami kelelahan dalam waktu lama.

Sama seperti orang dewasa yang dapat mengalami kelelahan kronis tanpa alasan medis yang jelas, anak-anak juga bisa merasakan hal yang sama. Jika kelelahan ini terjadi lebih dari satu minggu dan tidak hilang meski sudah banyak beristirahat, artinya Mama harus segera mengajaknya untuk berkonsultasi ke dokter agar diberikan penanganan yang tepat.

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!