Bagi banyak orangtua, pilihan dalam mendidik anak sangat memengaruhi seberapa berat beban keseharian yang mereka tanggung. Saat ini, sedang tren cara mendidik yang santai, memposisikan anak sebagai teman, dan cenderung fleksibel soal aturan rumah. Eits, justru penelitian menyebutkan bahwa kebebasan tanpa batas ini justru akan menjadi tantangan berat bagi orangtua di kemudian hari.
Berdasarkan penelitian IFS Survey of American Family Culture 2025, terungkap bahwa aturan rumah tangga yang jelas justru membuat peran orangtua dalam mendidik anak terasa lebih ringan dalam jangka panjang. Tidak hanya mempermudah keseharian, keberadaan aturan yang konsisten di rumah juga terbukti efektif mempererat kedekatan emosional dan kualitas hubungan antara orang tua dan anak.
Satu hal yang perlu digarisbawahi: Menegakkan aturan itu berbeda jauh dengan bersikap galak atau pemarah. Tegas berarti orangtua memahami dan mampu mengajarkan batasan serta norma yang sesuai dengan visi keluarga. Jadi, memiliki aturan yang kuat bukan berarti orangtua bisa bersikap semena-mena, melainkan memberikan panduan agar anak tumbuh dengan rasa hormat.
Berikut Popmama.com rangkum alasan parenting modern gagal, tetap perlu aturan tegas.
