Bisa Meningkatkan Prestasi, Ini 5 Manfaat Bangun Pagi untuk Anak

Tak hanya untuk kesehatan, ada manfaat bangun pagi untuk prestasi anak lho!

21 Juni 2021

Bisa Meningkatkan Prestasi, Ini 5 Manfaat Bangun Pagi Anak
Freepik/Kwanchaichaiudom

Selain untuk berangkat sekolah, apakah anak rajin untuk bangun pagi, Ma? Tak dapat dipungkiri bahwa semakin besar usia anak, terkadang mereka lebih sering untuk tidur larut malam dan kesulitan untuk bangun di pagi hari.

Namun, bangun lebih awal ternyata juga memiliki banyak manfaat. Tak hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk mental dan kinerja anak di sekolah.

Untuk memotivasi anak supaya rajin bangun pagi, kali ini Popmama.com akan membahas beberapa manfaat bangun pagi untuk anak-anak. Baca terus di bawah ini!

1. Nilai dan prestasi yang lebih baik

1. Nilai prestasi lebih baik
Freepik/Atlascompany

Sebuah studi yang dilakukan oleh Texas University mengungkapkan bahwa siswa yang bangun pagi memiliki kinerja yang terbaik dan juga mendapat nilai lebih baik. Namun, anak juga tidak bisa begitu saja bangun pagi dan berharap mendapat nilai A.

Anak tetap harus belajar, yang dilakukan bersamaan dengan ketekunan juga. Beberapa jam ekstra belajar di pagi hari, membantu anak untuk mempersiapkan materi agar menjadi lebih matang, yang bisa menjadi penambah satu poin atau bahkan lebih dalam nilai anak.

2. Pola makan yang lebih sehat

2. Pola makan lebih sehat
Freepik/Nensuria

Sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam sehari, jadi cobalah agar anak tidak sering melewatkannya. Ketika anak lebih sering bangun telat atau bangun kesiangan, ini berarti sarapan tidak lagi menjadi pilihan, jadi makan siang sebagai gantinya.

Jangan menyangkal kesempatan tubuh untuk menyerap nutrisi sehat di pagi hari. Dilansir dari Everyday Power, sarapan yang anak makan umumnya dapat menentukan seperti makan siang dan makan selanjutnya.

Semakin sehat sarapan anak di pagi hari, maka semakin kecil kemungkinannya anak mengonsumsi junk food untuk makanan selanjutnya.

Editors' Picks

3. Waktu tenang dan meditasi

3. Waktu tenang meditasi
Freepik/Gilitukha

Dengan bangun pagi, anak dapat melihat indahnya matahari terbit, menyaksikan "lukisan" alam yang tidak akan pernah berubah. Ubah beban bangun di pagi hari anak menjadi waktu perenungan di pagi hari.

Menghirup udara di pagi hari juga membuat pikiran anak menjadi lebih segar, yang tentunya mengoptimalkan kemampuan berpikir anak untuk menjalani aktivitas seharian. Waktu tenang ini juga bisa digunakan untuk meditasi atau olahraga ringan lho!

4. Meningkatkan metabolisme tubuh

4. Meningkatkan metabolisme tubuh
Freepik/Gorynvd

Ketika anak bangun lebih pagi, tentunya ia memiliki waktu ekstra untuk beraktifitas. Seperti yang disebutkan sebelumnya, bangun pagi bisa digunakan untuk olahraga.

Latihan di pagi hari dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh anak, sehingga membuatnya lebih mudah untuk membakar lemak dan kalori makanan. Ketika anak kurang tidur, waktu reaksi lebih lambat dan tingkat tekanan darah mulai melonjak.

Selain itu, ada juga kecenderungan yang lebih besar untuk makan berlebihan ketika anak mengalami stres. Sehingga, jika anak mulai melakukan rutinitas bangun di pagi hari, ia akan mendapatkan manfaat fisik ini.

5. Pola pikir positif dan peningkatan kesehatan mental

5. Pola pikir positif peningkatan kesehatan mental
Freepik/Zilvergolf

Masih dilansir dari Everyday Power, semakin sedikit tekanan anak karena cukup tidur, maka semakin kecil kemungkinannya untuk terkena insomnia, depresi, kecemasan, dan lain-lain. Plus, anak tidak harus terburu-buru di pagi hari, yang berarti lebih banyak waktu untuk bersiap-siap.

Anak bisa meluangkan waktu untuk memilih pakaian atau seragam yang pasti akan membuatnya merasa siap dan percaya diri. Maka, anak dan Mama bisa berterima kasih untuk waktu ekstra di pagi hari itu. Dan, jika anak terlihat baik, Mama tentu juga merasa baik, bukan?

Setelah mengetahui beberapa manfaat bangun pagi untuk anak, penting juga untuk cari tahu bagaimana cara yang tepat agar anak bisa tidur lebih cepat dan bangun lebih awal. Simak yuk tipsnya di bawah ini!

Tips agar Anak Bisa Tidur Lebih Cepat dan Bangun Lebih Awal

Tips agar Anak Bisa Tidur Lebih Cepat Bangun Lebih Awal
Freepik/Tamaradigovets

Agar anak bisa bangun lebih awal, tentu saja Mama harus membantu anak agar bisa mengubah rutinitas waktu tidurnya. Akan lebih mudah untuk anak agar mengubahnya secara bertahap. Cobalah memasang alarm bangun 10-15 menit lebih awal setiap pagi.

Temukan waktu mana yang paling tepat dengan waktu tidur anak. Selain dari alarm, Mama juga bisa membuka gorden di kamarnya. Anak yang tidur nyenyak akan merasa lebih mudah membiarkan cahaya alami matahari terbit untuk membangkitkannya.

Jika tidak ada jendela, Mama bisa menggunakan alarm. Letakkan lebih dari panjang lengan anak, sehingga anak harus terpaksa bangun dan mematikannya.

Jika menggunakan alarm handphone, atur nada deringnya ke lagu favorit anak, sehingga ia bangun dalam suasana hati yang baik.

Bangun dan menari di pagi hari dengan membuat daftar putar yang berisi lagu-lagu upbeat favorit juga bisa menjadi cara yang tepat dan menyenangkan!

Setelah itu, buatlah rutinitas atau tindakan sehari-hari untuk dilakukan segera setelah bangun tidur, seperti peregangan, atau minum segelas air.

Satu jam sebelum tidur, pastikan anak dapat menahan diri dari menggunakan gadget elektronik. Jika Mama ingin anak cepat tidur, pasangkan instrumental suara alam, alat musik, atau bahkan white noise dapat mempercepat kantuk.

Nah itulah beberapa alasan mengapa anak harus bangun pagi, yang ternyata bermanfaat untuk kesehatan fisik, mental, bahkan kinerja anak di sekolah.

Jika anak benar-benar sulit untuk dibangunkan dengan alarm, Mama bisa membangunkannya setiap hari dengan senang hati.

Gunakan cara yang berkisar dari super lembut, seperti belaian lembut di kepala atau bagian belakang tubuh anak, hingga ketukan cepat di pintu kamar anak. Nah kalau Mama, bagaimana cara yang paling efektif untuk membangunkan anak di pagi hari?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.