Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan ke Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan ke Sekolah Rakyat
Dok. MMC Provinsi Kalimantan Tengah
Intinya Sih
  • Kemensos menjaring 700 anak jalanan di wilayah Jabodetabek melalui program Sekolah Rakyat, dengan target total 1.000 anak untuk tahun ajaran 2026/2027.

  • Sebanyak 10 titik rintisan Sekolah Rakyat disiapkan di gedung milik kementerian dan lembaga negara, mencakup area Jabodetabek.

  • Proses penjaringan dilakukan lewat empat tahapan humanis mulai dari pendataan hingga penjemputan anak, bertujuan memberi akses pendidikan dan pembinaan karakter bagi anak kurang beruntung.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak Indonesia kini terus diupayakan oleh pemerintah lewat berbagai program strategis. 

Kementerian Sosial (Kemensos) baru saja meluncurkan sebuah gerakan sosial yang sangat mulia dengan menjaring ratusan anak jalanan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). 

Melalui program Sekolah Rakyat ini, anak-anak yang memiliki keterbatasan sosial ekonomi akan dibimbing agar bisa kembali mengenyam pendidikan yang layak demi masa depan mereka.

Berikut Popmama.com rangkum pembahasan terkait program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kemensos!

Table of Content

1. Target penjaringan hingga 1000 anak di Jabodetabek

1. Target penjaringan hingga 1000 anak di Jabodetabek

Sekolah Rakyat
Dok. Portal Banyuwangi

Program yang ditujukan untuk menyelamatkan masa depan anak-anak putus sekolah ini terus bergerak aktif melakukan pendataan secara masif di lapangan. 

Berdasarkan Data Kemensos per 18 Mei 2026, tercatat sudah ada sebanyak 700 anak jalanan yang berhasil terjaring, di mana target keseluruhan program ini mampu menampung hingga 1.000 anak untuk tahun ajaran 2026/2027. 

Jika melihat skala nasional yang lebih luas, potensi calon siswa yang membutuhkan bantuan serupa tersebar di berbagai jenjang pendidikan, meliputi:

  • 4.328 anak dari tingkat SD

  • 4.604 anak dari tingkat SMP

  • 2.935 anak dari tingkat SMA

2. Lokasi penempatan Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat
Dok. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

Untuk menyukseskan jalannya kegiatan belajar mengajar, Kemensos menempatkan beberapa titik rintisan Sekolah Rakyat di area Jabodetabek yang tersebar di sejumlah gedung milik kementerian dan lembaga negara. 

Titik fasilitas pendidikan tersebut mencakup wilayah:

  • Pejompongan (Jakarta Pusat)

  • Marunda (Jakarta Utara)

  • Pasar Minggu (Jakarta Selatan)

  • Curug, Semplak, Lido (Kabupaten Bogor)

  • Bekasi

Kesepuluh titik fasilitas pendidikan ini dirancang secara matang melalui kolaborasi lintas kementerian, salah satunya memanfaatkan fasilitas pendidikan milik Kementerian Perhubungan dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

3. Empat langkah Kemensos dalam menjaring anak jalanan

Anak sedang belajar di Sekolah Rakyat
Dok. Pemerintah Kota Tangerang

Proses pengenalan dan pengumpulan calon siswa ini dilakukan melalui empat tahapan pendekatan yang sangat humanis serta terstruktur oleh tim di lapangan. 

Langkah pertama dimulai dengan menyisir daerah tempat anak jalanan yang berpotensi menjadi siswa, lalu dilanjutkan dengan mendata anak jalanan dan memverifikasinya menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Setelah itu, petugas akan mendatangi rumah untuk berdialog secara langsung dengan orangtua calon siswa, sebelum akhirnya menjemput anak untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat pada Juli 2026.

4. Manfaat program bagi tumbuh kembang dan keterampilan anak

Anak sedang belajar di Sekolah Rakyat
Dok. Dok. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan

Hadirnya program jaminan pendidikan ini membawa angin segar serta dampak positif yang sangat luas bagi kelangsungan hidup anak-anak yang kurang beruntung. 

Manfaat utamanya adalah memberikan akses pendidikan formal kepada anak dengan masalah ekonomi dan sosial, sekaligus menempatkan anak di lingkungan belajar yang mendukung dengan fasilitas lengkap. 

Tidak hanya mengejar nilai akademis semata, program ini juga fokus memberikan pembinaan karakter anak agar lebih percaya diri dan membekali keterampilan praktis yang berguna saat mereka dewasa.

Pendidikan merupakan fondasi paling utama yang akan mengubah pola pikir, karakter, dan kesejahteraan hidup seorang anak di masa depan. 

Semoga lewat program Sekolah Rakyat ini, anak-anak yang sebelumnya menghabiskan waktu di jalanan bisa bertransformasi menjadi generasi muda yang mandiri, berprestasi, dan membanggakan bangsa.

Share Article
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina

Related Articles

See More