Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Berbagai Daerah

7 Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Berbagai Daerah
Pexels/ROMAODINTSOV
Intinya Sih
  • Peringatan Hardiknas 2026 mengusung tema partisipasi semesta untuk pendidikan bermutu, menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya guru atau pemerintah.
  • Berbagai daerah merayakan Hardiknas dengan cara unik: Banyuwangi jadi tuan rumah nasional, Sumbawa Barat teken komitmen wajib belajar 13 tahun, hingga Wajo cetak rekor senam serentak di 1.000 lokasi.
  • Nuansa budaya dan inklusivitas mewarnai perayaan di Papua Barat, Palangka Raya, Pulau Taliabu, dan Ngawi yang menonjolkan keberagaman serta pesan bahwa setiap anak berhak atas pendidikan penuh kasih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setiap tanggal 2 Mei, seluruh Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau yang akrab disebut Hardiknas. Momen ini bukan sekadar upacara bendera biasa ini adalah pengingat bagi kita semua, termasuk Mama, Papa, dan anak-anak, bahwa pendidikan adalah fondasi terpenting bagi masa depan bangsa.

Hardiknas 2026 tahun ini terasa lebih istimewa. Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan kali ini menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru atau pemerintah saja. Mama, Papa, dan seluruh elemen masyarakat diajak untuk ikut berperan aktif.

Lantas, bagaimana suasana peringatan Hardiknas 2026 di berbagai penjuru Indonesia? 

Berikut Popmama.com rangkum 7 perayaan Hari Pendidikan Nasional 2026 di berbagai daerah.

1. Banyuwangi, Jawa Timur — Jadi Pusat Upacara Nasional

Guru dan murid-murid sedang bercengkrama bersama
Pexels/ROMAODINTSOV

Tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memilih Banyuwangi sebagai tuan rumah upacara Hardiknas tingkat nasional. Dilansir dari kemendikdasmen.go.id, Mendikdasmen Abdul Mu’ti hadir langsung memimpin jalannya upacara pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Yang membuat peringatan ini begitu berkesan adalah pagelaran seni “Kuntulan Ewon” yang ditampilkan oleh 1.100 pelajar, terdiri dari 600 pemusik dan 500 penari dari berbagai jenjang pendidikan. Penampilan kolosal ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan keberagaman yang hidup dalam dunia pendidikan Indonesia.

2. Sumbawa Barat, NTB — Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun

Guru dan murid belajar bersama di luar ruangan
Pexels/ROMAODINTSOV

Di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, peringatan Hardiknas 2026 diwarnai dengan langkah nyata yang patut diapresiasi. Dilansir dari headline.co.id, sebelum upacara dimulai, dilakukan penandatanganan komitmen untuk mempercepat program wajib belajar 13 tahun dimulai dari satu tahun prasekolah.

Ini kabar baik, Ma, Pa! Artinya pemerintah daerah semakin serius memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan sejak usia dini. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada guru TK Negeri 4 Taliwang atas prestasinya dalam lomba digitalisasi pembelajaran tingkat nasional.

3. Pegunungan Arfak, Papua Barat — Upacara Penuh Nuansa Budaya

Guru dan murid berjalan bersama sambil membawa buku
Pexels/ROMAODINTSOV

Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak merayakan Hardiknas 2026 dengan cara yang unik dan penuh makna. Seluruh peserta upacara mengenakan busana adat sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal di tengah gempuran modernisasi.

Tidak hanya itu, berbagai lomba seru juga digelar selama 30 April–1 Mei 2026 mulai dari mewarnai, bertutur cerita rakyat, membaca nyaring, membaca puisi, hingga berpidato. Kegiatan ini melibatkan peserta didik dari PAUD hingga SMA, dengan tujuan mendorong kecintaan pada literasi sejak usia dini.

4. Palangka Raya, Kalimantan Tengah — Momen Haru yang Menyentuh Hati

Murid-murid belajar bersama di luar ruangan
Pexels/ROMAODINTSOV

Di Palangka Raya, ada kisah yang pasti akan membuat Mama dan Papa ikut terharu. Dilansir dari kemendikdasmen.go.id, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah hadir dan berdialog langsung dengan Adiba Shakila Atmarani, seorang siswa berkebutuhan khusus dari SKH Negeri 1 Palangka Raya.

Adiba tampil memukau menyanyikan lagu daerah “Manjala” di hadapan para hadirin. Ia kemudian menyampaikan pesan sederhana namun sangat dalam: “Harus rukun sama teman, supaya hidup tenang.” Momen ini menjadi pengingat indah bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan penuh kasih sayang.

5. Pulau Taliabu, Maluku Utara — Semangat dari Ujung Timur Indonesia

Guru dan murid-murid sedang membaca bersama
Pexels/ROMAODINTSOV

Jauh di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, semangat memperingati Hardiknas tak kalah menggebu. Peringatan yang dibuka langsung oleh Bupati Pulau Taliabu ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat dalam memajukan pendidikan daerah.

Pemerintah daerah secara khusus mengajak masyarakat untuk terus mendukung dunia pendidikan, baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial yang lebih luas. Karena memang, peran Mama dan Papa di rumah sama pentingnya dengan peran guru di sekolah.

6. Wajo, Sulawesi Selatan — Cetak Rekor Indonesia!

Anak anak sekolah sedang duduk bersama
Pexels/ROMANODINTSOV

Hardiknas 2026 di Kabupaten Wajo berlangsung sangat istimewa bahkan bersejarah! Dilansir dari wajokab.go.id, upacara adat dan senam serentak digelar di 1.000 lokasi secara bersamaan, menjadikannya pencapaian yang luar biasa.

Wakil Bupati Wajo menegaskan bahwa momentum Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan Wajo ini bisa jadi inspirasi bagi kita semua, Ma, Pa!

7. Ngawi, Jawa Timur — Rayakan Keberagaman Lewat Pakaian Adat

Murid-murid sedang membaca buku bersama di halaman sekolah
Pexels/ROMAODINTSOV

Di Kabupaten Ngawi, upacara Hardiknas 2026 tampil beda dengan nuansa budaya yang sangat kental. Bupati Ngawi beserta seluruh jajaran pejabat dan peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol kecintaan terhadap keberagaman.

Dalam amanatnya, Bupati Ngawi mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong meningkatkan kualitas pendidikan. “Agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap memegang teguh nilai-nilai luhur budaya,” ujarnya.

Melihat begitu banyak daerah yang merayakan Hardiknas 2026 dengan cara yang bermakna, satu hal jelas terasa: semangat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia terus menyala dari Sabang sampai Merauke.

Mama dan Papa juga bisa ikut merayakan semangat ini di rumah, lho dengan terus mendampingi proses belajar si kecil dan menunjukkan bahwa belajar itu menyenangkan. Karena seperti kata temanya tahun ini, pendidikan bermutu adalah tanggung jawab kita semua. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026!

Share
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Related Articles

See More