Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bingung Atur Screen Time Anak? Terapkan 5 Cara dari Pakar!

Bingung Atur Screen Time Anak? Terapkan 5 Cara dari Pakar!
Pexels/Helena Lopes
  • Mengacu panduan 5 C's AAP: aturan screen time perlu disesuaikan dengan usia, karakter, serta kebutuhan perkembangan anak.

  • Orangtua perlu memilih konten edukatif, interaktif, bebas kekerasan, dan berteladan positif; durasi bukan satu-satunya pertimbangan.

  • Gawai tidak dianjurkan sebagai pereda emosi atau pengganti aktivitas penting; orangtua sebaiknya mendampingi, menjelaskan tayangan, dan mengajak anak belajar bersama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mama, menghindari penggunaan gawai sebagai screen time untuk anak, di era digital tentu menjadi tantangan tersendiri ya.

Di satu sisi, gawai bisa menjadi sarana edukasi yang menarik dan meningkatkan pengetahuan si Kecil. Namun disisi lain, membebaskannya tanpa aturan memicu kecanduan sehingga anak mengalami keterlambatan bicara (speech delay) hingga gangguan pada perilakunya.

​Kebingungan mengatur screen time untuk anak memang sering ditemukan ya Ma.

Nah, untuk membantu Mama mengatur batasan yang sehat dan aman, American Academy of Pediatrics (AAP) memperkenalkan panduan 5 C's of Media Use yang juga dipaparkan oleh dokter spesialis anak, dr. Citra, SpA, IBCLC, M.Kes. pada konten edukasinya di akun instagramnya @citra_amelinda

Metode ini bisa jadi panduan praktis untuk para Mama dalam mengatur screen time anak. Berikut sudah Popmama.com rangkum 5 cara bijak mengatur screen time anak menurut pakar. Dicatat ya Ma!

  1. 1. Pertimbangkan usia dan kebutuhan perkembangan anak (Child)

    Cara atur screen time anak menurut pakar sesuaikan dengan keadaan anak
    Pexels/Andrea Piacquadio

    Langkah pertama yang perlu Mama lakukan sebelum memberikan gawai adalah memahami karakter, usia, serta tahap perkembangan si Kecil.

    Karena tidak semua bentuk screen time itu sama ya, Ma. Tayangan yang cocok untuk anak usia sekolah belum tentu aman atau bermanfaat bagi bayi dan balita.

    ​Dalam panduan resminya di laman HealthyChildren.org, American Academy of Pediatrics (AAP) menekankan pentingnya orangtua mengenali kebutuhan unik tiap anak.

    Jadi sebelum memberikan gawai pada anak, Mama bisa mengevaluasi apakah interaksi di depan layar tersebut memang sesuai dengan kemampuan belajar dan emosi si Kecil saat ini.

  2. 2. Utamakan tayangan edukatif (Content)

    Cara atur screen time anak menurut pakar dengan sajikan tayangan yang edukatif
    Pinterest.com/Elmo's World Lalo!

    Tidak semua konten anak di internet ataupun media manapun itu aman dan bermanfaat, Ma.

    Saat memilih tayangan atau aplikasi untuk si Kecil, fokus utama Mama bukan cuma pada durasinya. Melainkan pada kualitas konten yang disajikan juga ya.

    Hal ini karena kualitas tontonan sangat menentukan bagaimana otak anak memproses informasi.

    Mengutip dari artikel HealthyChildren.org, program edukasi seperti PBS KIDS atau animasi Sesame Street, dibuat dengan pemahaman perkembangan anak dan bisa menjadi rekomendasi tontonan yang baik untuk anak.

    Selain itu, dr. Citra, SpA, IBCLC, M.Kes. turut memberikan kriteria tayangan yang baik untuk ditonton anak. Agar tidak salah pilih, pastikan tayangan yang diakses si Kecil memenuhi kriteria berikut:

    • Bebas dari unsur kekerasan. Tidak menampilkan adegan fisik yang kasar atau kata-kata yang kurang sopan.
    • Memberikan teladan positif.Karakter di dalamnya mengajarkan nilai kebaikan, empati, serta cara menyelesaikan masalah.
    • Interaktif dan edukatif. Pilih program terpercaya yang dirancang khusus sesuai perkembangan usia anak, serta mendorongnya untuk ikut bernyanyi, bergerak, atau berpikir aktif.

  3. 3. Hindari menjadikan gawai pereda emosi anak(Calm)

    Cara atur screen time anak menurut pakar jangan dipakai untuk meredakan emosi anak
    Pexels/Helena Lopes

    Mama pernah andalkan gawai dan screen time agar anak diam?

    Meringankan tantrum sehingga tidak lagi rewel dengan gawai, mungkin bisa menjadi solusi instan, ya, Ma. Namun, membiasakan hal ini secara terus-menerus dapat menghambat kemampuan alami anak dalam mengelola emosinya, lho.

    AAP bahkan secara tegas memperingatkan para orangtua mengenai bahaya ini. Hal ini bila dibiarkan justru menghalangi anak belajar untuk menenangkan diri (self-soothing) Ma.

    Jika dibiasakan, si Kecil akan kehilangan kesempatan emas untuk melatih saraf otaknya dalam mengelola emosinya. Akibatnya, saat tumbuh besar nanti, cenderung lebih gampang tantrum hebat hingga mengalami ketergantungan layar setiap kali merasa bosan.

  4. 4. Jangan sampai gawai menggeser aktivitas penting (Crowding Out)

    Cara atur screen time anak menurut pakar dengan ajak aktivitas bersama
    Pexels/Polesie Toys

    Mama, prinsip crowding out menekankan bahwa ada aktivitas nyata di dunia fisik yang tersingkirkan akibat terlalu lama menatap layar.

    Saat screen time mengambil alih sebagian besar waktu anak, ada banyak momen emas tumbuh kembang anak yang terlewatkan.

    Dalam konten edukasinya dr.Citra, SpA, IBCLC, M.Kes. merincikan beberapa momen yang akan terlewatkan seperti:

    • Berkomunikasi tatap muka dengan anak
    • Membaca buku bersama
    • Bernyanyi bersama
    • Kegiatan eksplorasi

    Hal ini sangat disayangkan bila terlewat begitu saja ya, Ma. Anak bisa-bisa lebih mengenal gawai daripada Mama.

  5. 5. Dampingi dan ajak anak saat screen time (Communication)

    Cara atur screen time anak menurut pakar anak yaitu harus didampingi orangtua
    Pexels/Vitaly Gariev

    Memberikan waktu si Kecil sendirian di sudut ruangan bersama gawainya adalah kebiasaan yang sebaiknya dihindari, ya, Ma.

    Hal ini bisa membuat anak ketergantungan dan akan tantrum bila gawainya diambil. Screen time yang paling aman dan memberikan manfaat positif bagi anak haruslah didampingi secara aktif oleh orang tua (co-viewing).

    Dengan hadir dan mendampingi si Kecil, screen time yang tadinya bersifat pasif bisa diubah menjadi momen belajar dan bonding yang menyenangkan.

    Mengutip dari konten edukasinya dr.Citra, SpA, IBCLC, M.Kes. membagikan tips untuk Mama saat mendampingi anak screen time, berikut tipsnya:

    1. Selalu didampingi anak setiap waktu screen timenya
    2. Jelaskan apa yang sedang dilihat anak dengan penjelasan sederhana
    3. Gunakan sebagai kesempatan untuk bermain atau belajar bersama

    Itulah 5 cara mengatur screen time untuk anak dari pakar AAP dan dokter anak. Dengan konsisten menerapkan panduan 5 C's Media Use, si Kecil tetap bisa menikmati screen time secara sehat tanpa mengorbankan momen tumbuh kembangnya.

    Selamat menerapkan panduan ini di rumah ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More