Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Ada Benjolan di Belakang Telinga dan Leher Anak? Ini Penjelasan Dokter

Ada Benjolan di Belakang Telinga dan Leher Anak? Ini Penjelasan Dokter
Instagram.com/jessicasugiharto.dr
Share Article

Pernahkah Mama menemukan benjolan di leher belakang si Kecil setelah ia demam? Kondisi ini tentu bisa membuat kita panik ya, Ma.

Namun, menurut dr. Jessica Sugiharto, Sp.A, dokter spesialis anak yang aktif berbagi edukasi di Instagram, benjolan tersebut belum tentu berbahaya asalkan segera dievaluasi.

Dalam salah satu unggahannya, dr. Jessica membagikan kisah pasiennya, seorang gadis 1 tahun, yang datang dengan keluhan benjolan di daerah telinga dan leher sebelah kanan.

Awalnya sang anak mengalami demam, lalu muncul benjolan yang bertambah banyak, dengan gejala tambahan yang terasa nyeri saat disentuh serta kemerahan.

Kondisi ini dalam istilah medis disebut limfadenitis colli, yaitu pembengkakan kelenjar getah bening di leher akibat proses infeksi.

Lalu, dari mana saja sumber infeksinya dan apa yang harus orangtua lakukan jika anak mengalami hal serupa? Melansir dari penjelasan dr. Jessica, berikut Popmama.com rangkumkan informasinya.

1. Infeksi bisa berasal dari beberapa area tubuh

anak batuk pilek
Freepik

Menurut dr. Jessica, pembesaran kelenjar getah bening di leher pada anak umumnya disebabkan oleh infeksi di daerah sekitar.

"Infeksinya biasanya dari mana aja nih? Yang pertama bisa dari rongga mulut, gigi, tenggorokan, amandel, atau di daerah telinga yang menyebabkan pembesaran pada kelenjar sekitarnya," jelasnya dalam unggahan tersebut.

Jadi, saat terjadi infeksi di salah satu area tersebut, kelenjar getah bening di leher akan bereaksi membesar. Tujuannya bukan untuk membahayakan, melainkan sebagai benteng pertahanan tubuh.

Seperti dijelaskan oleh dr. Jessica, bahwa kelenjar getah bening ini justru menjadi penghalau infeksi agar tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Oleh karena itu, benjolan yang muncul sebenarnya menandakan bahwa sistem imun anak sedang bekerja melawan kuman penyebab infeksi, Ma.

2. Gejala yang perlu orangtua waspadai

luka di leher
Magnific/KamranAydinov

Selain benjolan, dr. Jessica juga menyebutkan beberapa gejala lain yang perlu orangtua cermati, seperti demam, benjolan bertambah banyak, kemerahan, dan nyeri saat dipegang.

Kondisi ini yang kemudian membuat si Kecil jadi mudah rewel, Ma, soalnya mereka merasa tidak nyaman dengan benjolan yang ada pada area belakang leher tersebut.

Pada kondisi yang lebih lanjut, benjolan kelenjar getah bening ini bahkan bisa mengeluarkan nanah.

Namun, jangan buru-buru panik ya, Ma, karena disebutkan dr. Jessica bahwa sebagian besar kasus limfadenitis colli sebenarnya dapat sembuh sendiri seiring dengan membaiknya infeksi.

3. Penanganan medis dan kapan harus ke dokter

demam termometer.jpg
Magnific/freepik

dr. Jessica menegaskan bahwa jika kelenjar getah bening tambah membesar, anak tetap demam terus, benjolan makin banyak dan merah, maka orangtua tidak boleh menunda untuk periksa ke dokter.

"Biasanya dokter akan mencari penyebabnya nih. Apakah ada infeksi di tempat tertentu dan akan memberikan antibiotik sesuai dengan indikasi," ujarnya menambahkan.

Untuk pengobatan, pemberian antibiotik tidak boleh sembarangan ya, Ma, karena harus berdasarkan diagnosis penyebab infeksi.

Itulah mengapa pentingnya langsung membawa si Kecil ke dokter jika gejala tak kunjung membaik. Nantinya dokter akanmengevaluasi apakah diperlukan tindakan lebih lanjut, misalnya jika sudah terbentuk abses (nanah) yang perlu ditangani.

Dapat disimpulkan bahwa benjolan pada leher anak belum tentu berbahaya. Namun, evaluasi oleh tenaga medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya dan mencegah komplikasi yang serius.

Berkaca dari kasus gadis 1 tahun yang menjadi pasien dr. Jessica, Mama tidak perlu panik berlebihan jika si Kecil memiliki hal yang sama.

Yang terpenting adalah mengenali gejala bahaya seperti benjolan membesar, kemerahan, nyeri, demam terus-menerus, dan anak lemas.

Jangan ragu untuk langsung membawa anak ke dokter, agar cepat ditangani sesuai sesuai penyebabnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina

Related Articles

See More

Melihat Perkembangan Anak Lewat Pameran di Daerah Jakarta Selatan

23 Mei 2026, 12:05 WIBKid