HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) atau yang lebih dikenal sebagai flu Singapura merupakan penyakit yang cukup sering dialami anak-anak.
Gejalanya biasanya berupa demam, sariawan di mulut, serta ruam atau lepuhan pada telapak tangan dan kaki.
Namun, ternyata ada satu efek lanjutan yang belakangan cukup sering ditemukan di poliklinik anak, yaitu perubahan pada kuku.
Kuku anak dapat terlihat rusak, terangkat, bahkan hampir copot dari pangkalnya.
Kondisi ini tentu membuat Mama dan Papa panik karena muncul saat anak justru sudah lama dinyatakan sembuh dari HFMD.
Melalui unggahan di Instagramnya, dr. Damar Prasetya, Sp.A menjelaskan bahwa kondisi tersebut dikenal sebagai onikomadesis.
Meski tampilannya cukup mengkhawatirkan, pada sebagian besar kasus kondisi ini tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya.
Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasannya. Yuk, simak!
