Ini Dia Aturan Keramas yang Sebaiknya Kamu Ketahui

Aturan keramas tidak bisa disamaratakan pada semua orang

28 Oktober 2020

Ini Dia Aturan Keramas Sebaik Kamu Ketahui
Unsplash/Lesly Juarez

Selain kulit wajah dan tubuh, rambut serta kulit kepala juga tak boleh luput dari perhatian. Diperlukan perawatan yang tepat agar kesehatan rambut dan kulit kepala tetap terjaga. Perawatan yang bisa dilakukan, misalnya dengan keramas. 

Banyak orang yang menganggap keramas sebaiknya dilakukan 2 hari sekali atau bahkan 2 kali dalam seminggu. Sebenarnya, mencuci rambut dengan keramas ini ada aturannya, lho. Mengingat kondisi iklim Indonesia yang cukup panas sehingga cenderung membuat rambut mudah kering dan kulit kepala berminyak. 

Untuk itu, penting untuk memilih produk perawatan rambut dengan formula tepat untuk membersihkan kulit kepala dan rambut secara menyeluruh. Salah satu produk yang bisa kamu coba untuk mencegah rambut bau apek dan tak sedap adalah REJOICE Rich Soft Smooth Shampoo.

Ini Dia Aturan Keramas Sebaik Kamu Ketahui
Popmama.com/Rejoice

REJOICE Rich Soft Smooth Shampoo diperkaya dengan argan essence untuk kelembutan 48 jam, serta memiliki formula anti kusut bahkan saat rambut basah. Busa yang dihasilkan juga mewah dan lembut yang bisa mencegah gesekan berlebihan antar rambut, sehingga dapat menjaga kelembutan rambutmu. Untuk rambut yang wanginya nempel tahan lama dan lembutnya pol sampai lusa, dapatkan produknya di sini ya Ma! Kemudian, lengkapi perawatan rambutmu dengan menggunakan REJOICE Rich Soft Smooth Conditioner setelah keramas.

Supaya mendapat hasil terbaik, berikut Popmama.com jelaskan mengenai aturan keramas yang sebaiknya kamu lakukan.

1. Sering atau tidaknya keramas berbeda pada tiap orang

1. Sering atau tidak keramas berbeda tiap orang
Unsplash/Spencer Davis

Tak semua orang bisa disamaratakan dalam hal mencuci rambut. Hal ini karena tiap orang memiliki jenis rambut dan kulit kepala yang berbeda. 

Dilansir dari laman WebMD, waktu keramas orang yang berambut panjang tentu berbeda dengan orang yang berambut pendek. Begitu pula orang yang kulit kepalanya mudah berkeringat dan berminyak, tentu perlu lebih sering keramas daripada yang kulit kepalanya kering. 

Orang yang memiliki kulit kepala dengan kadar minyak yang normal atau sedang, tidak perlu sering keramas. Namun, jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan dan banyak terpapar debu atau sinar matahari, sebaiknya lebih sering mencuci rambut agar tidak rambut tetap bersih.

2. Tak semua orang harus sering keramas

2. Tak semua orang harus sering keramas
Unsplash/Oleg Ivanov

Tidak semua orang perlu keramas setiap hari. Aturan ini berlaku bagi pemilik rambut tebal, kulit kepala kering dan orang yang berambut keriting.

Menurut laman WebMD, hal ini karena orang yang berambut lurus, minyak dari kulit kepala akan lebih mudah mencapai ujung rambut.

Sementara, orang yang berambut bergelombang dan keriting justru lebih lama, karena minyak butuh waktu untuk sampai ke ujung rambut.

Editors' Picks

3. Beberapa orang perlu sering keramas

3. Beberapa orang perlu sering keramas
Unsplash/Spencer Davis

Menurut Carolyn Goh, dikutip dari laman WebMD, ada beberapa orang yang dianjurkan untuk keramas setiap hari. Misalnya, orang yang memiliki rambut yang sangat halus, orang yang tinggal di tempat sangat lembap, hingga orang yang banyak berolahraga, beraktivitas fisik dan berkeringat.

Apabila kamu termasuk orang yang memiliki kulit kepala berminyak, perlu keramas setiap hari. Jika tidak, minyak akan membuat rambut terasa lepek dan mendorong keinginan untuk menggaruk kulit kepala.

Orang yang berhijab juga sebaiknya sering keramas. Hal ini karena saat berhijab, kulit kepala cenderung mudah berkeringat karena sirkulasi udara tak berjalan dengan baik.

4. Cara kerja sampo saat keramas

4. Cara kerja sampo saat keramas
Unsplash/Chema Photo

Menurut Angela Lamb, MD, asisten profesor dermatologi di Icahn School of Medicine yang dikutip dari WebMD, sampo bekerja dengan menjebak minyak lalu dibuang dengan membilas air di rambut hingga bersih.

Sebum ialah minyak alami yang dihasilkan oleh rambut. Sementara, sampo adalah emulsi yang bertugas untuk menangkap serta menjebak sisa kotoran, minyak dan residu produk.

Bukan hanya membersihkan, sampo juga melembabkan serta melindungi rambut dan kulit kepala. Namun, jika kamu keramas terlalu sering, maka rambut akan mudah kering dan rentan rusak.

5. Cara kerja sampo kering pada rambut

5. Cara kerja sampo kering rambut
Unsplash/Curology

Saat ini, sampo tersedia dalam jenis yang lebih praktis, yaitu sampo kering atau dry shampoo. Dry shampoo ini banyak dipilih orang yang tidak memiliki cukup waktu untuk mencuci rambut.

Cara kerjanya pun mudah, hanya dengan menyemprotkan produk pada rambut dan usap secara merata. Sampo jenis ini berbahan dasar alkohol dan diklaim bisa menghilangkan minyak di rambut.

Namun, menurut Dr. Bergfeld di laman ClevelandClinic, dry shampoo tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam jangka panjang. Hal ini karena sampo kering meninggalkan residu yang membuat kulit kepala terasa berpasir dan berbutir.

Selain itu, dry shampoo juga bisa membuat rambut kering, rapuh, mudah patah dan rusak. Rambut tetap perlu dibilas setelah menggunakan produk perawatan. 

6. Jarang keramas buat rambut lebih bagus

6. Jarang keramas buat rambut lebih bagus
Unsplash/Oleg Ivanov

Beberapa orang justru percaya bahwa jarang keramas akan membuat rambut lebih sehat dan indah. Hal ini karena keramas bisa menghindari rambut dari bahan kimia  dalam sampo, menghemat air, dan waktu.

Orang yang jarang keramas juga mengklaim bahwa tidak keramas menghasilkan lebih sedikit minyak di kulit kepala sehingga rambut lebih berkilau. Namun, sebenarnya keramas tetap perlu dilakukan meskipun tanpa sampo.

Kamu bisa mengganti sampo dengan beberapa bahan alami sehingga rambut mendapatkan nutrisi dengan baik. Misalnya, menggunakan lidah buaya, minyak zaitun atau minyak kelapa. 

7. Sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan

7. Sebaik sesuaikan kebutuhan
Unsplash/Alex Ware

Pada akhirnya, aturan keramas bergantung pada kebutuhan setiap orang. Baik menggunakan bahan alami, sampo, atau dry shampoo. Hal itu semua merupakan pilihan masing-masing.

Paling penting adalah menyesuaikan dengan jenis dan keadaan rambut serta kulit kepala. Namun, sebaiknya kamu keramas setiap hari apabila memiliki rambut yang tipis, lurus dan mempunyai kulit kepala berminyak.

Sementara, jika rambut kamu lebih lebat, keriting dan berkulit kepala kering, dianjurkan keramas 2-3 hari sekali. Khusus untuk pemilik rambut afro alias keriting kecil-kecil, kamu bisa keramas setiap 7-10 hari sekali. Semoga bermanfaat!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.