TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Mencegah Hijab Alopecia, Rambut Rontok yang Dialami Hijabers

Salah satu masalah yang dialami sebagian besar perempuan berhijab adalah rambut rontok

22 Juni 2022

5 Cara Mencegah Hijab Alopecia, Rambut Rontok Dialami Hijabers
Pexels/Pavel Danilyuk

Seharian beraktivitas di luar rumah dan harus mengenakan hijab dalam waktu lama dapat memicu berbagai masalah rambut. Salah satu masalah yang dialami sebagian besar perempuan berhijab adalah rambut rontok atau disebut juga hijab alopecia.

Meski hijabers rutin merawat dan mencuci rambutnya, masalah kerontokan rambut sulit dihilangkan. Jika tidak melakukan apa-apa, rambut rontok bisa semakin parah dan bisa memengaruhi kepercayaan diri, lho.

Agar kerontokan rambut tidak terus terjadi, berikut Popmama.com rangkum cara mudah mencegah rambut rontok untuk hijabers.

1. Penyebab rambut rontok pada hijabers

1. Penyebab rambut rontok hijabers
Pexels/Antoni Shkraba

Rambut rontok merupakan masalah umum yang sering dialami oleh para perempuan berhijab. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa penyebab dan pemicunya, Ma.

Penyebab rambut rontok pada perempuan berhijab antara lain:

  • Tidak mengeringkan rambut
  • Penggunaan pengering rambut yang berlebihan
  • Memakai hijab saat rambut masih basah
  • Mengenakan hijab terlalu ketat
  • Mengikat rambut terlalu kencang
  • Bahan hijab yang panas dan tidak menyerap keringat
  • Melakukan perawatan rambut yang tidak sesuai.

2. Selalu gunakan hijab saat rambut sudah kering

2. Selalu gunakan hijab saat rambut sudah kering
Pexels/PNW Production

Memakai hijab saat rambut masih basah bisa membuat rambut lebih mudah rontok, lho. Alasannya, karena kulit kepala akan senantiasa lembap dan mendorong tumbuhnya jamur serta bakteri penyebab ketombe.

Para ahli kecantikan sangat menyarankan agar setiap perempuan yang berhijab memakai hijab ketika rambutnya telah kering. Ketika kamu memakai hijab saat rambut sudah kering, kemungkinan tumbuh dan berkembangnya bakteri serta kuman penyebab ketombe akan lebih kecil.

Selain itu, menggunakan hijab saat rambut masih basah juga bisa menyebabkan sakit kepala, Ma. Belum lagi masalah iritasi, rambut mudah patah, dan kemungkinan tumbuhnya uban lebih cepat.

Jadi jangan lupa selalu gunakan hijab saat rambut sudah kering, ya.

Editors' Picks

3. Jangan gunakan hijab terlalu ketat

3. Jangan gunakan hijab terlalu ketat
Pexels/PNW Production

Beberapa perempuan mungkin mengenakan hijab atau syalnya dengan ketat agar tidak mudah bergeser. Namun, hijab yang ketat tidak ideal untuk lingkungan pertumbuhan kulit kepala dan rambut.

Penggunaan hijab yang terlalu ketat dalam jangka waktu lama dapat merusak akar rambut, mengakibatkan akar rambut terlalu tegang dan sekarat.

4. Pilih bahan hijab yang menyerap keringat

4. Pilih bahan hijab menyerap keringat
Pexels/PNW Production

Selalu gunakan hijab dengan bahan yang mudah menyerap keringat, agar mencegah terjadinya penumpukan keringat dan kotoran di kulit kepala.

Pilihan terbaik adalah bahan katun, sutra atau sifon tipis. Jenis kain tersebut memungkinkan kulit kepala kamu bisa 'bernapas' dengan baik karena adanya sirkulasi aliran udara.

Hindari hijab yang terbuat dari bahan sintetis atau campuran serat sintetis dan alami, seperti nilon dan poliester. Karena saat suhu tubuh kamu naik, bahan kimia dari tekstil beracun ini akan diserap oleh rambut dan kulit kepala.

5. Cuci hijab dan dalaman hijab setiap hari

5. Cuci hijab dalaman hijab setiap hari
Pexels/Teguh Sugi

Untuk menjaga kesehatan kulit kepala, sebaiknya cuci hijab kamu setiap hari dengan detergen lembut bebas pewangi.

Hijab dan dalaman hijab yang akan digunakan harus bebas dari keringat dan kotoran, karena akan bersentuhan langsung dengan kulit kamu selama berjam-jam.

6. Jangan ikat rambut terlalu kencang

6. Jangan ikat rambut terlalu kencang
Pexels/PNW Production

Sebagian besar hijabers akan mengikat rambutnya lebih dulu sebelum mengenakan hijab. Ada yang diikat model sanggul atau kuncir ekor kuda. Yang harus kamu ingat, jangan mengikatnya terlalu kencang, ya.

Sanggul atau ikat rambut yang terlalu kencang dapat menyebabkan ketegangn di ubun-ubun, membuatnya sensitif dan membuat rambut lebih mudah rontok.

Sebaiknya pilih model sanggul rendah atau kuncir ekor kuda yang tidak terlalu tinggi agar mencegah tertariknya rambut. Kamu juga bisa memilih model kepang Prancis yang membantu mencegah ketegangan rambut.

Juga selalu pilih bahan ikat rambut yang lembut dan ramah terhadap rambut. Hindari menggunakan karet gelang untuk mengikat rambut kamu.

7. Lakukan perawatan rambut yang ramah untuk hijabers

7. Lakukan perawatan rambut ramah hijabers
Pexels/Pavel Danilyuk

Bagi hijabers, memiliki rutinitas perawatan rambut yang tepat sangatlah penting. Tentunya juga dibantu dengan mengetahui jenis rambut dan membeli produk perawatan rambut yang tepat untuk kamu.

Rapikan rambut dengan lembut menggunakan sisir bergigi jarang dan kondisioner saat kamu mandi. Manfaatkan produk kondisioner tanpa bilas untuk menambah kelembapan.

Hindari mencuci rambut setiap hari karena ini menghilangkan minyak alaminya, membuatnya kering dan rapuh. Mencuci rambut terlalu sering dengan sampo juga bisa membuat kulit kepala kamu memproduksi sebum secara berlebihan, untuk menggantikan minyak yang terkelupas setiap hari.

Mandi air panas tidak disarankan karena panas dapat merusak rambut dan kulit kepala kamu, lho.

Itulah beberapa cara alami mencegah terjadi kerontokan rambut pada hijabers. Selamat mencoba!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk