إِنَّ أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا
“Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.” (HR Bukhari dan Muslim).
Apa Itu Puasa Daud? Amalan Sunnah yang Paling Dicintai Allah SWT

- Puasa Daud adalah puasa sunnah dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa, mengajarkan keseimbangan ibadah dan aktivitas sehari-hari.
- Niat Puasa Daud: "Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala." Tata cara meliputi menjalani secara bergantian, membaca niat, menjaga diri selama waktu puasa, dan mengakhiri puasa saat magrib tiba.
- Keutamaan dan manfaat Puasa Daud termasuk menjadi puasa yang paling dicintai Allah SWT, melatih kedisiplinan dan konsistensi ibadah, membantu mengendalikan hawa nafsu, serta memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Tahukah Mama, ada satu puasa sunnah yang disebut-sebut paling dicintai oleh Allah SWT? Namanya Puasa Daud, dan berbeda dari puasa pada umumnya.
Puasa ini punya cara unik yang membuat siapa saja yang menjalankannya merasa tertantang sekaligus terdorong untuk lebih dekat dengan Allah.
Bagi Mama yang ingin menambah amalan sunnah dan merasakan manfaat spiritual sekaligus disiplin diri, puasa Daud bisa jadi pilihan yang menarik untuk dicoba.
Berikut Popmama.com rangkum panduan lengkapnya, mulai dari tata cara hingga keutamaan yang bisa Mama rasakan.
Table of Content
Apa Itu Puasa Daud?

Puasa Daud adalah puasa sunnah yang dilakukan dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa secara bergantian. Pola ini mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan aktivitas sehari-hari, sekaligus melatih kedisiplinan diri.
Puasa ini dinamakan Puasa Daud karena diambil dari nama Nabi Daud AS, yang dikenal sangat istiqamah dalam menjalankan ibadah. Meski bersifat sunnah, puasa Daud tergolong berat karena dilakukan secara berkelanjutan dengan jeda hanya satu hari tanpa puasa.
Namun, di balik tantangannya, puasa Daud memiliki keutamaan besar. Ibadah ini bahkan disebut sebagai puasa yang paling dicintai oleh Allah SWT, sehingga menjadi amalan sunnah yang istimewa bagi umat Islam yang mampu menjalankannya secara konsisten.
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Niat Puasa Daud: Arab, Latin dan Artinya

Berikut adalah bacaan niat Puasa Daud yang bisa dilafalkan dalam hati maupun dengan lisan saat malam hari atau sebelum waktu subuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma daawuda sunnatal lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Puasa Daud

Tata cara menjalankan puasa Daud pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan puasa lainnya. Perbedaannya terletak pada pola pelaksanaannya yang dilakukan secara bergantian. Untuk lebih jelasnya, berikut panduan puasa Daud yang bisa diikuti:
1. Dijalani secara bergantian
Puasa Daud dijalankan dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. Misalnya, berpuasa pada hari Senin, tidak berpuasa di hari Selasa, lalu berpuasa kembali pada hari Rabu, dan begitu seterusnya.
Catatan penting: Mama sebaiknya menghindari berpuasa pada hari-hari yang dilarang, agar ibadah tetap sah dan mendapat pahala maksimal.
2. Membaca niat terlebih dahulu
Sebelum mulai berpuasa, niat puasa Daud perlu dilakukan. Niat bisa dibaca pada malam hari atau di pagi hari selama belum mengonsumsi makanan dan minuman.
3. Menjaga diri selama waktu puasa
Selama berpuasa, Mama perlu menahan diri dari makan, minum, serta perbuatan lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga waktu magrib.
4. Mengakhiri puasa saat magrib tiba
Puasa Daud diakhiri dengan berbuka saat matahari terbenam. Dianjurkan untuk segera berbuka dengan menu sederhana secukupnya, mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Keutamaan dan Manfaat Puasa Daud

Puasa Daud memberikan manfaat bukan hanya secara fisik tapi juga spiritual. Berikut beberapa keutamaan dan manfaatnya:
- Puasa yang paling dicintai Allah SWT: Puasa Daud memiliki keistimewaan karena disebut sebagai puasa sunnah yang paling dicintai Allah SWT. Keutamaan ini menjadikannya amalan yang bernilai tinggi meski tidak bersifat wajib.
- Melatih kedisiplinan dan konsistensi ibadah: Pola puasa selang-seling membuat seseorang terbiasa disiplin dan konsisten. Hal ini membantu membentuk kebiasaan ibadah yang seimbang dan berkelanjutan.
- Membantu mengendalikan hawa nafsu: Dengan rutin menahan lapar dan haus, puasa Daud melatih diri untuk lebih mampu mengontrol keinginan serta menjaga perilaku sehari-hari.
- Memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh: Pola puasa yang dilakukan secara bergantian dapat membantu menjaga metabolisme tubuh, memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Nah, itulah penjelasan lengkap tentang puasa Daud, mulai dari tata cara hingga keutamaan yang bisa Mama rasakan.
Yuk, Ma, mulai coba amalkan puasa sunnah ini secara bergantian, dan rasakan sendiri kedekatan serta keberkahan yang diberikan Allah SWT!
FAQ tentang Puasa Daud
| Apakah Puasa Daud boleh dilakukan setiap waktu? | Puasa Daud boleh dilakukan sepanjang tahun, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa. |
| Apa perbedaan Puasa Daud dan puasa Senin-Kamis? | Puasa Daud memiliki pola selang-seling setiap hari, sedangkan puasa Senin-Kamis dilakukan pada hari Senin dan hari Kamis setiap pekan. |
| Apakah Puasa Daud boleh dihentikan sementara? | Karena termasuk ibadah sunnah, Puasa Daud boleh dihentikan sementara. Jika terdapat uzur seperti sakit, safar, atau kelelahan, Puasa Daud dapat ditinggalkan dan dilanjutkan kembali ketika sudah mampu. |












-WPjq5Yg4U4cqGOJLCg5FTmeQMmZlQs5Q.png)





