6 Sate Ala Korea Selatan yang Wajib Kamu Coba!

- Dakkochi: Sate ayam dengan daun bawang, dipanggang di atas arang dengan saus Ganjang atau Gochujang.
- Eomuk/Odeng: Sate kue ikan direbus dalam kuah kaldu ikan teri dan rumput laut, dinikmati dengan kecap asin.
- Gwanja Kkochi: Sate mewah menggunakan kerang scallop, dipanggang dengan torch dan diberi lelehan keju mozzarella atau saus mentega bawang.
Sate bukan cuma milik Indonesia saja, melainkan Korea Selatan juga punya aneka olahan sate dengan cita rasa khas, mulai dari bumbu gurih, manis, hingga pedas yang menggugah selera dan cocok dinikmati kapan saja.
Dari jajanan kaki lima sampai menu populer di restoran, sate ala Korea Selatan hadir dalam berbagai versi menarik. Kira-kira ada apa saja ya?
Berikut, Popmama.com akan merekomendasikan 6 sate ala Korea Selatan yang wajib kamu cobain kalau ingin merasakan sensasi rasa berbeda.
Table of Content
1. Dakkochi

Sate ini merupakan ikon street food Korea yang paling mendunia. Terbuat dari potongan daging ayam (biasanya bagian paha agar tetap juicy) yang diselingi dengan potongan daun bawang besar.
Proses pembuatannya dengan cara dipanggang di atas arang hingga aromanya meresap. Ada yang menggunakan saus Ganjang (kecap asin manis) dan saus pedas Gochujang.
Kombinasi ayam dan daun bawang yang terbakar menciptakan rasa umami yang unik. Kamu pasti langsung ketagihan!
2. Eomuk / Odeng

Sate kue ikan yang menjadi penyelamat saat musim dingin. Adonan ikan yang dihaluskan dicampur tepung, lalu ditusuk secara bergelombang pada bilah bambu panjang.
Pembuatannya dengan cara direbus dalam kuah kaldu ikan teri dan rumput laut (dashi).
Biasanya dinikmati dengan mencelupkan ujung sate ke dalam wadah kecap asin berisi irisan cabai dan bawang, seperti yang sering ditemukan di tempat makan kuliner atau tempat jajanan di pinggir jalan.
Ini menjadi salah satu makanan favorit sate ala Korea Selatan yang banyak digemari di Indonesia.
3. Gwanja Kkochi

Sate mewah yang menggunakan kerang scallop sebagai bahan utama dan memiliki tekstur yang sangat lembut dan kenyal.
Penyajiannya seringkali dipanggang dengan torch dan diberi lelehan keju mozzarella atau saus mentega bawang di atasnya untuk memberikan sensasi creamy.
4. So-Galbisal Kkochi

Sate kelas premium yang menggunakan daging iga sapi tanpa tulang. Cara membutanya dengan daging direndam lama dalam bumbu galbi (buah pir, kecap asin, bawang putih, dan minyak wijen) agar serat daging menjadi empuk.
So-Galbisal Kkochi memiliki rasa manis gurih yang sangat kuat dan aroma smoky dari panggangan kayu atau arang. Kamu dapat menyukai sate ini apabila kamu menyukai aroma-aroma yang khas.
5. Sotteok Sotteok

Sate modern yang populer karena teksturnya yang kontras antara sosis yang kenyal padat dan kue beras yang kenyal serta lembut. Setiap isinya berisi sosis dan tteok (kue beras) yang disusun selang-seling.
Cara penyajiannya dengan cara digoreng sebentar hingga kulit luar tteokmenjadi renyah, lalu diolesi saus pedas manis atau terkadang ditaburi bubuk keju sesuai tren saat ini.
6. Tteokkochi

Versi sate dari kue beras Korea yang tidak menggunakan kuah seperti tteokbokki. Sate Tteokkochi memiliki keunikan yang berbeda dari sate ala Korea Selatan lainnya.
Keunikan dari sate ini adalah kue beras ditusuk secara berjajar (seperti tangga), lalu digoreng dalam minyak panas. Bagian luarnya akan sangat garing (crunchy) namun dalamnya tetap elastis. Ini adalah camilan nostalgia bagi warga Korea.
Dunia persatean Korea atau Kkochi menawarkan variasi yang luas, mulai dari protein hewani (ayam, sapi, ikan) hingga karbohidrat (kue beras).
Itulah 6 sate ala Korea Selatan yang wajib kamu coba buat di rumah maupun membelinya di tempat kuliner. Semoga suka!








-WPjq5Yg4U4cqGOJLCg5FTmeQMmZlQs5Q.png)









