7 Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang Mudah Dikenali, Perlu Diperhatikan!

- Batuk yang tidak kunjung sembuh atau semakin parah, bisa terjadi lebih sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Batuk berdarah atau dahak lendir berwarna karat dapat menjadi tanda awal kanker paru-paru, perlu diperhatikan meski jumlah darahnya sedikit.
- Sesak napas secara perlahan, suara mengi saat bernapas, nyeri dada, penurunan berat badan tanpa alasan jelas, dan rasa lelah yang berlebihan juga bisa menjadi tanda kanker paru-paru.
Kanker paru-paru sering kali berkembang tanpa gejala yang langsung terasa jelas. Di tahap awal, ciri- cirinya kerap tampak ringan dan mirip masalah kesehatan sehari-hari, sehingga Mama tidak menyadari adanya perubahan pada tubuh.
Seiring waktu, tubuh biasanya mulai memberi sinyal halus yang muncul perlahan dan berulang. Karena tidak terasa mendesak, tanda-tanda ini sering diabaikan atau dianggap sebagai kondisi biasa yang akan membaik dengan sendirinya.
Padahal, memahami perubahan sejak dini bisa membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan paru-paru. Untuk itu, penting bagi Mama mengenali tanda-tanda awal yang kerap muncul agar tidak terlewat begitu saja.
Berikut Popmama.com rangkum ciri-ciri kanker paru-paru yang mudah dikenali berdasarkan sumber Healthline.
Table of Content
1. Batuk yang tidak kunjung sembuh atau semakin parah

Batuk merupakan salah satu tanda paling umum dari kanker paru-paru. Batuk ini biasanya berlangsung lama dan tidak membaik meski sudah berlalu beberapa minggu.
Seiring waktu, batuk bisa terasa lebih sering, lebih dalam, atau lebih mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisinya berbeda dengan batuk akibat flu yang perlahan mereda.
Batuk berkepanjangan terjadi karena adanya gangguan atau tekanan pada jaringan paru-paru, sehingga refleks batuk terus terpicu.
2. Batuk berdarah atau dahak lendir berwarna karat

Batuk yang disertai darah atau dahak berwarna cokelat kemerahan bisa menjadi tanda awal kanker paru-paru. Jumlah darah bisa sedikit, tetapi tetap perlu diperhatikan.
Perubahan warna dahak sering terjadi karena adanya iritasi atau luka kecil pada saluran napas. Hal ini tidak selalu disertai rasa nyeri. Kondisi ini muncul saat pembuluh darah di sekitar paru-paru terpengaruh oleh pertumbuhan sel abnormal.
3. Sesak napas atau mengi

Sesak napas bisa muncul secara perlahan dan awalnya hanya terasa saat beraktivitas ringan. Lama-kelamaan, napas terasa lebih pendek dari biasanya.
Selain sesak, bisa terdengar suara mengi atau siulan saat bernapas. Gejala ini sering disalahartikan sebagai alergi atau asma. Hal ini terjadi karena saluran napas menyempit atau terhambat, sehingga aliran udara menjadi tidak lancar.
4. Nyeri dada yang memburuk saat bernapas, batuk, atau tertawa

Nyeri dada dapat terasa tajam, tumpul, atau seperti tertekan. Rasa nyeri sering bertambah saat bernapas dalam, batuk, atau tertawa.
Tidak jarang nyeri juga menjalar ke bahu atau punggung, sehingga terlihat seperti pegal biasa. Karena itu, gejala ini sering diabaikan. Nyeri muncul akibat jaringan di sekitar paru-paru mengalami tekanan atau peradangan.
5. Suara serak atau parau

Perubahan suara yang menjadi serak atau parau tanpa sebab jelas bisa menjadi tanda awal kanker paru-paru. Kondisi ini sering berlangsung cukup lama.
Suara bisa terdengar lebih berat atau tidak stabil, meski tidak disertai sakit tenggorokan. Hal ini membuat gejalanya sulit dikenali. Perubahan suara terjadi ketika saraf yang mengatur pita suara ikut terpengaruh oleh kondisi di paru-paru.
6. Penurunan berat badan dan kehilangan nafsu makan

Berat badan yang turun tanpa alasan jelas sering menjadi tanda awal berbagai penyakit serius, termasuk kanker paru-paru. Penurunan ini bisa terjadi cukup cepat.
Selain itu, nafsu makan juga berkurang sehingga tubuh terasa lebih lemah dari biasanya. Kondisi ini sering tidak disadari sebagai gejala awal. Penurunan berat badan terjadi karena tubuh menggunakan energi lebih banyak akibat perubahan metabolisme.
7. Merasa sangat lelah atau lemah

Rasa lelah berlebihan bisa muncul meski tidak melakukan aktivitas berat. Tubuh terasa cepat lemas dan sulit berenergi.
Kelelahan ini sering menetap dan tidak membaik meski sudah beristirahat cukup. Aktivitas ringan pun terasa melelahkan. Kondisi ini berkaitan dengan respons tubuh terhadap perubahan yang terjadi di dalam paru-paru.
Nah, itulah rangkuman ciri-ciri kanker paru-paru yang mudah dikenali sejak tahap awal. Dengan lebih peka terhadap sinyal yang diberikan tubuh, Mama bisa menjaga kesehatan paru-paru dengan lebih baik.
FAQ tentang Paru-Paru
| Apa penyebab paru-paru bocor? | Umumnya karena cedera dada (tusuk, benturan keras, patah tulang rusuk), penyakit paru-paru (PPOK, asma, TB, kanker), atau pecahnya kantung udara (bleb) akibat kondisi paru yang rusak. |
| Mau cek paru-paru ke dokter apa? | Dokter Spesialis Paru atau Pulmonolog (Sp.P) |
| Berapa biaya cek paru-paru? | Mulai dari Rp65.000 |


















