Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berapa Kali Minyak Goreng Bisa Dipakai dengan Aman? Begini Aturannya
Pexels/RDNE Stock project
  • Minyak goreng bisa dipakai ulang 2–8 kali tergantung jenis makanan, namun disarankan maksimal 2–3 kali agar senyawa berbahaya tidak menumpuk.
  • Pemanasan minyak berulang memicu oksidasi dan radikal bebas yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, hingga kanker.
  • Tanda minyak tak layak pakai meliputi warna gelap, aroma tengik, tekstur kental, muncul asap sebelum panas ideal, atau busa putih yang tak hilang saat dipanaskan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pembahasan mengenai batas aman penggunaan ulang minyak goreng, risiko kesehatan akibat pemakaian berulang, serta cara penyimpanan yang tepat agar kualitas minyak tetap terjaga.
  • Who?
    Penjelasan disampaikan oleh America's Test Kitchen, Go Ask Alice! Universitas Columbia, dan Lembaga Keamanan Pangan Singapura (Singapore Food Agency).
  • Where?
    Informasi berasal dari hasil pengujian dan rekomendasi lembaga di Amerika Serikat serta Singapura, dengan konteks penggunaan di rumah tangga maupun usaha kuliner.
  • When?
    Paparan ini disampaikan dalam konteks terkini sebagai panduan umum bagi masyarakat terkait kebiasaan menggoreng dan penggunaan minyak secara berulang.
  • Why?
    Dilakukan untuk mencegah dampak kesehatan seperti peradangan, penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, dan kanker akibat konsumsi minyak yang sudah rusak.
  • How?
    Batas aman pemakaian ulang disarankan 2–8 kali tergantung jenis makanan; minyak harus disaring setelah digunakan dan disimpan di wadah tertutup pada tempat sejuk tanpa paparan sinar matahari langsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang suka goreng makanan karena rasanya enak dan renyah. Tapi minyaknya tidak boleh dipakai terus-terusan. Katanya minyak bisa dipakai aman sekitar dua sampai delapan kali, tergantung makanannya. Kalau warnanya gelap, bau tengik, atau keluar asap, itu tandanya harus dibuang. Minyak disimpan di tempat sejuk supaya awet dan tetap bagus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini memberikan panduan yang jelas dan praktis bagi masyarakat untuk tetap menikmati makanan gorengan dengan cara yang lebih aman. Dengan penjelasan rinci tentang batas penggunaan minyak, tanda-tanda kerusakan, serta cara penyimpanan yang tepat, pembaca memperoleh pengetahuan yang memberdayakan untuk menjaga kualitas masakan sekaligus melindungi kesehatan keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menggoreng masih menjadi salah satu cara memasak yang paling sering digunakan karena bisa menghasilkan makanan yang renyah dan gurih. Makanan tekstur ini pun juga terbilang punya peminat lebih banyak dibandingkan makanan tekstur lainnya. 

Itu sebabnya, mau di rumah atau usaha kuliner, penggunaan minyak goreng tidak terelakkan lagi bahkan sering dipakai berulang kali agar lebih hemat atau sekadar bentuk kepraktisan.

Tapi sebenarnya, penggunaan minyak goreng berulang kali ini juga menimbulkan permasalahan. Pasalnya, minyak goreng bekas bisa menjadi pemicu berbagai macam penyakit bahkan komplikasi. 

Lantas, berapa kali penggunaannya yang aman? Mari ikut Popmama.com menjawab pertanyaan seputar berapa kali minyak goreng bisa dipakai dengan aman selengkapnya di bawah ini.

Batas Pemakaian Minyak Goreng yang Masih Aman

Pexels/Kamaji Ogino

Kalau berbicara soal berapa kali minyak bisa dipakai ulang, hasil pengujian dari America's Test Kitchen menunjukkan bahwa minyak goreng umumnya masih dapat digunakan sekitar 3 sampai 8 kali. 

Namun, jumlah ini sangat bergantung pada makanan yang digoreng. Minyak yang dipakai untuk menggoreng makanan berlapis tepung atau adonan basah sebaiknya hanya digunakan sekitar 3-4 kali karena sisa remahannya bisa mempercepat kerusakan minyak. 

Kalau digunakan untuk menggoreng bahan yang lebih sederhana seperti kentang, minyak masih bisa bertahan hingga sekitar 8 kali pemakaian. 

Di sisi lain, Go Ask Alice! Universitas Columbia menyarankan batas yang lebih hati-hati untuk penggunaan sehari-hari di rumah, yaitu sekitar 2 sampai 3 kali agar penumpukan senyawa berbahaya bisa diminimalisir.

Risiko Penyakit Akibat Minyak yang Dipanaskan Berulang Kali

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Semakin sering minyak dipanaskan, semakin banyak pula perubahan yang terjadi pada struktur kimianya. 

Lembaga Keamanan Pangan Singapura (Singapore Food Agency) menjelaskan bahwa paparan suhu tinggi secara berulang dapat memicu proses oksidasi dan hidrolisis yang menghasilkan senyawa polar serta radikal bebas. 

Kalau terlalu sering mengonsumsi makanan yang dimasak dengan minyak yang sudah rusak, hal ini bisa memicu peradangan di dalam tubuh. 

Dalam jangka panjang, penumpukan radikal bebas tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, hingga beberapa jenis kanker.

Tanda-Tanda Minyak Sudah Tidak Layak Dipakai

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Selain menghitung berapa kali minyak digunakan, kondisi fisiknya juga perlu diperhatikan. Minyak sebaiknya langsung dibuang jika warnanya sudah berubah menjadi cokelat gelap, aromanya tengik, atau teksturnya terasa lebih kental dan lengket. 

Ada tanda lain yang juga perlu diwaspadai, yaitu ketika minyak sudah mengeluarkan asap sebelum mencapai suhu menggoreng seperti biasanya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas minyak sudah banyak menurun. 

Selain itu, munculnya busa putih yang tidak hilang di permukaan minyak saat dipanaskan juga menjadi tanda kuat bahwa minyak tersebut sudah tidak layak digunakan lagi.

Cara Menyimpan Minyak agar Bisa Bertahan Lebih Lama

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Kalau ingin minyak bisa dipakai kembali dengan aman, cara menyimpannya juga tidak boleh sembarangan. Minyak yang sudah dingin sebaiknya disaring terlebih dahulu menggunakan saringan halus atau kain kasa untuk memisahkan sisa-sisa makanan yang tertinggal.

Setelah itu, minyak disimpan dalam wadah yang tertutup rapat dan diletakkan di tempat yang sejuk serta tidak terkena cahaya matahari langsung. 

Cara penyimpanan seperti ini dapat membantu memperlambat proses ketengikan dan menjaga kualitas minyak lebih lama.

Itu dia jawaban lengkap mengenai berapa kali minyak goreng bisa dipakai dengan aman, hingga cara menyimpannya dengan benar. Setelah ini langsung praktikkan untuk menjaga kualitas masakan kamu ya!

Editorial Team

Related Article