Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Cara Mencegah Autoimun yang Mudah Dicoba

7 Cara Mencegah Autoimun yang Mudah Dicoba
Pexels/Ron Lach
  • Risiko autoimun belum dapat dicegah secara mutlak, tetapi kebiasaan harian dapat membantu menekannya dengan menjaga keseimbangan sistem imun dan peradangan tubuh.
  • Pola makan makanan utuh, memperbanyak sayuran dan buah, memenuhi vitamin D, serta membatasi junk food, gula, dan alkohol dianjurkan untuk mendukung kesehatan imun.
  • Pengelolaan stres, olahraga ringan teratur, dan tidur konsisten 7–9 jam per malam disebut berperan dalam mengurangi peradangan serta menjaga fungsi sistem imun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernahkah kamu merasa mudah lelah, sering demam tanpa sebab jelas, atau nyeri sendi yang datang dan pergi? Bisa jadi itu bukan sekadar kelelahan biasa, melainkan sinyal dari sistem imun yang mulai bingung membedakan sel tubuh sendiri dengan ancaman dari luar, yang disebut penyakit autoimun.

Walaupun hingga saat ini belum ada cara mutlak untuk mencegah autoimun, kabar baiknya, risiko autoimun sebenarnya bisa ditekan melalui kebiasaan sehari-hari yang sederhana dan dapat dilakukan dengan kegiatan harian. 

Penasaran apa saja caranya? Berikut Popmama.com mengulas 7 cara mencegah autoimun. Yuk, simak sampai habis!

  1. 1. Pilih makanan yang sehat

    Pilih makanan yang sehat
    Pexels/Engin Akyurt

    Apa yang kamu makan setiap hari ternyata punya andil besar pada kondisi sistem imun. Melansir Bondi Health & Wellness, pola makan whole food atau makanan utuh yang minim proses dapat mengurangi asupan bahan kimia tambahan yang berpotensi merusak sistem imun.

    Cobalah kenali sumber makananmu, mulai dari cara menanam hingga cara mengolahnya sebelum sampai ke piring. Kebiasaan kecil seperti ini bisa menjadi langkah awal untuk menjaga tubuh dari pemicu peradangan.

  2. 2. Kelola stres

    Kelola stres
    Pexels/AI25.Studio AI GENERATIVE

    Stres yang menumpuk ternyata juga bisa memicu masalah pada sistem imun. Mengutip Bondi Health & Wellness, stres yang berkepanjangan mengganggu hormon kortisol yang seharusnya membantu tubuh melawan peradangan, sehingga risiko autoimun pun meningkat.

    Melansir Regenerate Health Medical Center, stres kronis erat kaitannya dengan munculnya penyakit seperti lupus dan rheumatoid arthritis akibat lonjakan peradangan dalam tubuh. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk relaksasi, entah lewat meditasi, yoga ringan, atau sekadar menarik napas dalam-dalam.

    Jangan ragu juga untuk mengevaluasi jadwal harian dan menyisihkan waktu khusus untuk beristirahat dari rutinitas yang melelahkan. Tubuh yang tenang akan lebih mudah menjaga keseimbangan sistem imunnya.

  3. 3. Rutin olahraga

    Rutin olahraga
    Pexels/Aleksandar Andreev

    Gerak tubuh secara teratur rupanya berperan penting dalam mencegah autoimun. Melansir Bondi Health & Wellness, olahraga ringan mampu menurunkan stres, memperbaiki suasana hati, serta melepaskan hormon endorfin yang meredakan nyeri.

    Senada dengan itu, Regenerate Health Medical Center menjelaskan bahwa olahraga membantu memperlancar sirkulasi darah sehingga oksigen dan nutrisi tersalurkan lebih baik ke seluruh jaringan tubuh.

    Konsistensi menjadi kunci utamanya, jadi tidak perlu olahraga berat, cukup bergerak setiap hari sesuai kemampuan tubuh dan jangan memaksakan jika badan belum siap.

  4. 4. Konsumsi sayuran

    Konsumsi sayuran
    Pexels/Collab Media

    Sayuran hijau dan berwarna-warni ternyata jadi sahabat baik untuk sistem imun. Menurut Bondi Health & Wellness, asupan sayuran yang tinggi memberikan nutrisi penting sekaligus prebiotik dan serat yang menjaga kesehatan mikrobioma usus.

    Konsumsi sayuran dalam jumlah yang cukup juga bersifat antiradang dan membantu menyeimbangkan pH tubuh. Sebagai gambaran, cobalah penuhi 6-9 porsi sayuran dan 2 porsi buah setiap harinya agar manfaatnya terasa maksimal.

  5. 5. Konsumsi vitamin D

    Konsumsi vitamin D
    Pexels/Anna Shvets

    Vitamin D bukan sekadar vitamin biasa, melainkan salah satu nutrisi paling penting untuk sistem imun yang sehat. Bondi Health & Wellness menjelaskan bahwa vitamin D memiliki efek antiradang yang kuat dan dapat melindungi tubuh dari perkembangan penyakit autoimun.

    Kamu bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi maupun makanan seperti ikan berlemak, telur, dan jamur. Bila kadarnya sulit tercukupi secara alami, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan suplementasi yang sesuai kebutuhan.

  6. 6. Istirahat yang cukup

    Istirahat yang cukup
    Pexels/Ron Lach

    Tidur sering dianggap remeh, padahal perannya sangat besar dalam menjaga sistem imun tetap prima. Melansir Regenerate Health Medical Center, sistem saraf dan sistem imun saling berkaitan erat, sehingga kualitas tidur yang buruk bisa berdampak langsung pada kemampuan tubuh melawan peradangan.

    Orang dewasa disarankan tidur selama 7-9 jam setiap malam secara teratur agar sistem imun punya cukup waktu untuk memperbaiki diri. Usahakan pula jam tidur dan bangun yang konsisten setiap hari supaya ritme sirkadian tubuh tetap terjaga.

  7. 7. Berhenti konsumsi junk food

    Berhenti konsumsi junk food
    Pexels/Kristina Paukshtite

    Kebiasaan ngemil junk food memang susah dihindari, tapi dampaknya bagi tubuh tidak bisa dianggap sepele. Regenerate Health Medical Center mengungkapkan bahwa semakin banyak makanan olahan, gula, dan alkohol yang dikonsumsi, semakin berat kerja mitokondria dalam membuang racun dari tubuh.

    Ketika mitokondria kewalahan, racun pun menumpuk dan berpotensi memicu peradangan yang memperburuk risiko autoimun. Coba ganti camilan manis dengan pilihan lebih sehat seperti buah segar atau dark chocolate agar kebiasaan ini pelan-pelan berubah.

    Nah, itulah pembahasan mengenai 7 cara mencegah autoimun yang bisa kamu lakukan dalam kegiatan sehari-hari. Semoga informatif dan bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More