Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Culinary Masters 2026: Dapur Pintar dan Canggih Berperan Besar pada Hasil Masakan

Culinary Masters 2026: Dapur Pintar dan Canggih Berperan Besar pada Hasil Masakan
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
Intinya Sih
Gini Kak
  • Tren dapur pintar makin populer karena mempermudah proses memasak dengan teknologi canggih yang efisien, mendukung pertumbuhan pasar peralatan rumah tangga hingga 6,5 persen per tahun sampai 2030.
  • Chef profesional menilai peralatan dapur modern seperti mixer dan oven kombinasi mampu menghasilkan masakan lebih konsisten, juicy, dan efisien dibanding metode manual atau alat tradisional.
  • Fitur pintar seperti Assist Function dan termometer otomatis membantu pengguna rumahan mengatur suhu serta kematangan hidangan dengan tepat, tanpa perlu pengalaman chef profesional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tren dapur pintar dan canggih yang semakin meningkat menghadirkan berbagai inovasi peralatan dapur profesional yang semakin mudah diakses dan digunakan masyarakat umum. Hal ini juga menegaskan konsep peralatan dapur pintar mempermudah proses memasak, bukan menambah kompleksitas.

Berdasarkan laporan Grand View Research, pasar peralatan rumah tangga terus tumbuh 6,5 persen per tahun hingga 2030. Hal tersebut rupanya juga didukung meningkatnya adopsi perangkat rumah tangga yang saling terhubung di rumah. 

Sebagai ahlinya masakan, para chef menilai bahwa peralatan dapur yang canggih sangat berperan besar pada hasil masakan. Untuk itu, adanya dapur pintar akan sangat berperan di rumah tangga dalam menghasilkan makanan yang lezat dan menggugah selera.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai dapur pintar dan canggih ternyata berperan besar pada hasil masakan yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

Table of Content

Peralatan Dapur Pintar Berikan Kualitas dan Ketahanan Jangka Panjang

Peralatan Dapur Pintar Berikan Kualitas dan Ketahanan Jangka Panjang

Dapur Pintar dan Canggih Ternyata Berperan Besar pada Hasil Masakan
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Saat melihat peralatan memasak atau layout dapur pintar, sebagian orang mungkin masih memikirkan soal harganya yang mahal atau pemakaiannya rumit, sehingga penggunaannya hanya dianggap relevan bagi koki profesional.

Padahal, peralatan dapur yang mendukung akan sangat memudahkan proses memasak, bahkan bisa jadi investasi yang menghasilkan masakan berkualitas dalam jangka panjang.

Aktivitas memasak seperti mengatur suhu, menjaga kematangan merata, hingga menyiapkan bahan makanan tidak lagi menyita waktu, bahkan mendukung proses memasak secara tepat.

”Nilai peralatan dapur tidak hanya ditentukan oleh harga awal, tetapi juga kualitas, ketahanan, dan kemudahan penggunaan sehari-hari. Karena itu, konsumen perlu cermat menilai bukan sekadar fitur baru, melainkan inovasi yang mampu menghemat waktu, mengurangi kerepotan, dan memberikan kenyamanan jangka panjang,” tutur Theressia Victoria, Head of Marketing Bosch Indonesia, Kamis (18/6/26).

Peralatan Dapur Canggih Pengaruhi Hasil Masakan

Dapur Pintar dan Canggih Ternyata Berperan Besar pada Hasil Masakan
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Peralatan dapur yang pintar dan canggih kini semakin dekat dengan dapur rumah tangga untuk menghasilkan masakan yang tepat dengan durasi memasak yang lebih efisien.

Chef Florencia Gladys selaku ahli pastry dan baking mengungkapkan bagaimana mudahnya memasak dengan peralatan yang canggih.

Misalnya saat membuat meringue (makanan khas Perancis) lebih mudah jika mengocok bahan-bahannya dengan alat yang mendukung dibanding menggunakan tangan manual untuk hasil yang lebih konsisten dengan durasi waktu singkat.

“Kalau kita nggak punya teknologi yang cukup oke untuk kita bikin meringue misalnya pakai tangan kita whisk, itu lama banget dan belum dapat konsistensi yang kita mau. Kalau kita punya mixer atau standing mixer yang oke dengan speed yang oke juga, itu kita bisa dapetin meringue yang memang konsistensinya oke dengan waktu yang tepat, jadi lebih efisien juga,” kata Chef Flo, Kamis (18/6/26).

Sama sseperti Chef Bryan C. Ferrysienanda ex Masterchef Indonesia Season 8 yang lebih senang memasak dengan oven kombinasi yang canggih. Saat memasak roasted chicken contohnya, oven kombinasi mendukung proses memasak lebih mudah dan memberikan hasil daging yang lebih juicy yang tepat hanya dengan menekan tombol.

“Jadi, hasil dari ayamnya yang terpanggang jauh beda banget yang oven tradisional dibandingkan dengan oven kombinasi, bahasanya ada di dry roast tapi ada little bit of steam, jauh lebih juicy,” tutur Chef Bryan, Kamis (18/6/26).

Tidak Harus Jadi Chef untuk Gunakan Teknologi Dapur Pintar

Dapur Pintar dan Canggih Ternyata Berperan Besar pada Hasil Masakan
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Pengguna dapur rumahan sering kali menghadapi tantangan dalam memasak, misalnya menentukan level panas yang tepat dalam setiap hidangan agar matang sempurna. Berbeda dengan chef yang justru sudah terbiasa mengatur suhu dan kematangan berdasarkan pengalaman sehari-hari.

”Kalau kita lagi manggang ayam, untuk tahu matang atau belum kan dibuka terus dipotong, kalau belum matang dimasukkan lagi. Itu kan ada additional step yang seharusnya tidak ada,” kata Theressia. 

Tantangan tersebut terjawab dengan adanya fitur termometer yang akan dimasukkan ke dalam daging untuk mengetahui langsung tingkat kematangan tanpa harus di cek secara manual oleh pengguna.

Hal ini memberi contoh bahwa teknologi yang ada pada alat memasak akan semakin maksimal fungsinya jika mengetahui cara kerjanya.

“Teknologi jika tidak diimbangkan dengan pengetahuan atau cara pemakaian akan percuma, tidak bisa. Tapi kalau punya skill nya dan punya teknologinya pasti hasilnya akan lebih baik dibandingkan hanya punya ilmunya tapi tidak ada teknologinya,” tambah Chef Bryan.

Hadirkan Pengalaman Langsung Lewat Kompetisi Memasak

Dapur Pintar dan Canggih Ternyata Berperan Besar pada Hasil Masakan
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Kesempatan untuk mengenal dan merasakan teknologi dapur pintar juga dihadirkan dengan kompetisi memasak Bosch Culinary Masters 2026. Kompetisi ini diikuti oleh ratusan peserta yang diseleksi hingga tersisa enam peserta di grand final yang berlangsung pada Kamis (18/6/26) di Cilandak, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini memadukan perangkat dapur canggih yang diikuti dengan kemampuan memasak peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pengguna rumahan hingga profesional, yang menggunakan perangkat yang sama selama kompetisi berlangsung.

Ananta Aristian yang terpilih sebagai juara pertama mengaku telah akrab dengan dunia memasak sejak kecil. Wirausahawan tersebut menilai kualitas dan daya tahan menjadi pertimbangan dalam memilih peralatan memasak agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

Demikian penjelasan mengenai dapur pintar dan canggih ternyata berperan besar pada hasil masakan.

Kemampuan memasak dan mengolah resep tentu akan semakin maksimal dengan peralatan dan dapur pintar yang mendukung, Ma!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More