“Semua harus dimasak di pagi hari. Tidak ada makanan sisa dari hari sebelumnya,” ujar Oma Kulina, Perwakilan Mitra UMKM di kawasan Bintaro, Selasa (10/02/2026).
Mengenal Dapur UMKM di Balik Program MBG di Omah Kulina Bintaro

- Aktivitas Dapur UMKM di Omah Kulina Bintaro dimulai sekitar pukul setengah enam, dengan persiapan bahan dan pengolahan menu MBG yang selektif demi menjaga kebutuhan nutrisi anak-anak.
- Menu disiapkan dengan variasi agar anak-anak tidak bosan, dipantau melalui CCTV dan sistem AI untuk memeriksa kepatuhan standar kebersihan, serta dikreasikan agar tetap menarik namun tetap sehat.
- Bahan dibeli jauh-jauh hari dan disupport oleh Grab melalui jaringan vendor, sayur segar dikumpulkan setiap pagi, lalu makanan dikemas dan siap dikirim dengan pengawasan ketat agar sampai ke sekolah dalam kondisi terbaik.
Di balik makanan bergizi yang sampai ke tangan anak-anak di sekolah, ada kerja keras dapur UMKM yang berlokasi di Omah Kulina, Bintaro.
Mulai dari persiapan bahan hingga pengemasan, seluruh proses diawasi agar menu makanan tersebut tetap sehat dan aman.
Berikut Popmama.com mengulas aktivitas dapur UMKM dalam menyukseskan Program MBG. Yuk simak berikut ini.
Table of Content
Aktivitas Dapur untuk Pengolahan Makanan

Dapur Omah Kulina Bintaro dimulai sekitar pukul setengah enam, dimana koki dan karyawan sudah mulai mempersiapkan menu MBG setiap harinya, mulai dari mengukus, menggoreng, hingga menata lauk dan sayur.
Selain itu, bahan yang digunakan juga selektif dan menghindari penggunaan MSG, gluten, atau gula dan garam yang terlalu tinggi. Semua langkah dilakukan demi menjaga kebutuhan nutrisi, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah Assalam 01 dan 02.
Menu dan Pemantauan Rutin

Setiap menu disiapkan dengan memperhatikan variasi agar anak-anak tidak bosan. Evaluasi dilakukan secara rutin, termasuk menyesuaikan menu dengan selera dan kebutuhan nutrisi siswa.
Seluruh proses juga dipantau melalui CCTV dan sistem AI yang memeriksa kepatuhan standar kebersihan. Tim pengawas memberikan masukan agar proses memasak sesuai prosedur.
“Kami harus kreatif supaya makanannya tetap menarik, tapi tetap sehat,” tambahnya.
Koordinasi Bahan dan Pengiriman

Untuk persiapan, sebagian bahan dibeli jauh-jauh hari dan ada yang disupport langsung oleh Grab melalui jaringan vendor. Misalnya, sayur segar dikumpulkan setiap pagi, sementara pengemasan dilakukan sebelum jam sekolah dimulai.
Selain itu, estimasi memasak sekitar satu hingga satu setengah jam, tergantung menu, lalu makanan dikemas dan siap dikirim dengan pengawasan ketat agar sampai ke sekolah dalam kondisi terbaik.
Inilah dapur UMKM di Omah Kulina Bintaro dalam Program MBG oleh Grab-OVO yang mendukung untuk memastikan kualitas, keamanan, dan variasi menu setiap hari sesuai dengan nutrisi.
Nah, melalui kolaborasi antara tim dapur, teknologi pemantauan, dan evaluasi rutin menjadi kunci agar anak-anak sekolah berkebutuhan khusus dapat menerima makanan yang sehat dan aman.


















