"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. At-Taubah: 103)
Doa Menerima Zakat Fitrah dengan Lafaz Arab, Latin, dan Artinya

- Menjelang akhir Ramadan, umat Muslim diwajibkan menunaikan zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah puasa dan wujud kepedulian terhadap sesama.
- Penerima zakat dianjurkan membaca doa sebagai ungkapan syukur dan permohonan agar zakat membawa keberkahan bagi pemberi maupun penerima.
- Doa saat menerima zakat fitrah memiliki keutamaan seperti mendatangkan berkah, menumbuhkan rasa syukur, serta mengingatkan bahwa zakat adalah amanah yang harus dijaga dengan baik.
Menjelang akhir bulan Ramadan, umat muslim di seluruh dunia diwajibkan menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Zakat ini juga menyempurnakan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Namun, penerima zakat juga dianjurkan berdoa sebagai bentuk syukur dan keberkahan. Lantas, seperti apa doa yang dianjurkan saat menerima zakat fitrah?
Simak ulasan yang telah Popmama.com rangkum berikut tentang doa menerima zakat fitrah dengan lafaz arab, latin, dan artinya. Cari tahu di sini!
Table of Content
Mengapa Harus Membaca Doa saat Menerima Zakat Fitrah?

Dalam Islam, setiap rezeki yang kita terima dianjurkan untuk disyukuri. Salah satu bentuknya adalah dengan membaca doa ketika mendapatkan zakat fitrah.
Doa ini bukan sekadar ungkapan syukur, tetapi juga sebagai permohonan agar zakat yang diberikan membawa keberkahan bagi si pemberi dan penerima. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
Ayat ini menunjukkan bahwa zakat bukan hanya tentang berbagi harta, tetapi juga tentang menyucikan jiwa dan mendoakan kebaikan bagi sesama. Oleh karena itu, penting bagi penerima zakat untuk mengiringinya dengan doa.
Doa Menerima Zakat Fitrah Beserta Artinya

Penerima zakat dianjurkan berdoa sebagai bentuk syukur dan keberkahan. Berikut adalah doa yang bisa dibaca oleh penerima zakat fitrah:
اللهم بارك عليهم فيما اعطوا واجعله طهورا لهم وتقبله منهم
Allahumma baarik 'alayhim fiimaa a'thau waj'alhu thahuuran lahum wa taqabbalhu minhum.
Artinya:
"Ya Allah, berkahilah mereka atas apa yang telah mereka berikan, jadikanlah zakat ini sebagai penyuci bagi mereka, dan terimalah dari mereka."
Keutamaan Membaca Doa saat Menerima Zakat

Membaca doa ketika menerima zakat fitrah memiliki banyak keutamaan. Berikut penjelasan lengkapnya:
- Mendapatkan keberkahan dari Allah SWT: Dengan berdoa, kita memohon agar zakat yang diterima menjadi sumber keberkahan dalam kehidupan.
- Sebagai bentuk rasa syukur: Bersyukur atas setiap rezeki yang datang akan membuat hati lebih tenang dan damai.
- Menjadi pengingat bahwa zakat adalah amanah: Zakat fitrah diberikan bukan hanya untuk kebutuhan duniawi, tetapi juga sebagai amanah untuk digunakan dengan sebaik-baiknya.
Hadis tentang Mendoakan Pemberi Zakat

Ada sebuah riwayat yang menyampaikan betapa pentingnya mendoakan orang yang bersedekah atau berzakat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila seseorang memberikan zakatnya, hendaknya ia mendoakan penerima zakat, dan penerima zakat juga dianjurkan untuk mendoakan pemberi zakat." (HR. Abu Dawud)
Hadis ini menegaskan bahwa doa memiliki peran penting dalam zakat. Baik pemberi maupun penerima dianjurkan untuk saling mendoakan, sehingga keberkahan bisa dirasakan oleh keduanya.
Jadi, itu dia ulasan terkait doa menerima zakat fitrah. Semoga kita semua termasuk golongan yang selalu bersyukur dan mendapat berkah dari setiap rezeki yang Allah SWT berikan. Amin.
FAQ Seputar Zakat
| Ada 8 golongan penerima zakat, siapa saja? | Berdasarkan QS. At-Taubah ayat 60, delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat adalah fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (budak), gharimin (orang berhutang), fisabilillah, dan ibnu sabil. Mereka adalah kelompok yang membutuhkan bantuan ekonomi atau dukungan dalam menegakkan syiar Islam, guna mewujudkan keadilan sosial. |
| Bagaimana cara membayar zakat dalam Islam? | Anda membayar 2,5% dari kekayaan yang Anda miliki selama satu tahun lunar, dengan syarat kekayaan tersebut melebihi nisab . Untuk diwajibkan membayar zakat, seseorang harus memiliki setidaknya nisab selama satu tahun lunar. Pada akhir tahun tersebut, mereka membayar 2,5% dari kekayaan yang memenuhi syarat. |
| Apa perbedaan zakat, infak, dan sedekah? | Zakat, infak, dan sedekah adalah ibadah harta dalam Islam dengan perbedaan utama pada hukum dan ketentuannya. Zakat hukumnya wajib (rukun Islam) dengan nisab/waktu tertentu, infak adalah pengeluaran harta sukarela (sunnah), sedangkan sedekah memiliki cakupan paling luas, mencakup materi maupun non-materi (senyum, ilmu, doa). |



















