Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
Intinya Sih

  • Karsinoma Sel Basal (Basal Cell Carcinoma) adalah jenis kanker kulit paling umum, ditandai dengan benjolan kecil mengkilap dan luka yang sulit sembuh di area terpapar sinar matahari.

  • Karsinoma Sel Skuamosa (Squamous Cell Carcinoma) lebih agresif, ditandai dengan bercak merah bersisik dan benjolan keras di area terpapar sinar matahari.

  • Melanoma merupakan jenis kanker kulit paling berbahaya, sering diawali dari perubahan pada tahi lalat dengan bentuk tidak simetris dan warna tidak merata.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kanker kulit merupakan kondisi ketika sel-sel kulit tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali. Penyakit ini sering kali berkembang perlahan sehingga tanda awalnya kerap diabaikan atau dianggap sebagai masalah kulit biasa.

Padahal, kanker kulit bisa menyerang siapa saja, termasuk orang yang jarang merasa punya masalah pada kulitnya. Paparan sinar matahari berlebihan menjadi salah satu faktor risiko utama yang paling sering memicu kondisi ini.

Tidak sedikit kasus kanker kulit baru terdeteksi ketika sudah memasuki tahap lanjut. Hal ini terjadi karena perubahan pada kulit sering tampak ringan dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Berikut, Popmama.com akan menjelaskan tentang 7 jenis kanker kulit dan gambarnya, beserta dengan ciri khas danarea tubuh tempat kanker ini paling sering muncul. Yuk simak!

Table of Content

1. Karsinoma Sel Basal (Basal Cell Carcinoma)

1. Karsinoma Sel Basal (Basal Cell Carcinoma)

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
skincancer.org

Karsinoma sel basal merupakan jenis kanker kulit yang paling sering terjadi. Kanker ini berasal dari sel basal di lapisan terluar kulit dan tumbuh sangat lambat. Karena pertumbuhannya tidak agresif, banyak orang tidak menyadari keberadaannya sejak awal.

Meski jarang menyebar ke organ lain, kanker ini tetap bisa merusak jaringan kulit di sekitarnya. Melansir dari American Cancer Society, karsinoma sel basal biasanya ditandai dengan benjolan kecil mengkilap seperti mutiara. Warnanya bisa putih, kemerahan, atau menyerupai warna kulit.

Pada beberapa kasus, muncul luka kecil yang tampak sembuh tetapi kemudian berdarah kembali. Perubahan ini sering berlangsung lama tanpa terasa nyeri. Kanker kulit ini paling sering muncul di area yang sering terpapar sinar matahari.

Berdasarkan Mayo Clinic, lokasi yang umum meliputi wajah, hidung, dahi, telinga, dan leher. Area ini kerap terpapar sinar ultraviolet secara langsung dalam jangka panjang. Karena letaknya di bagian tubuh yang sering terlihat, tanda awal sebenarnya bisa dikenali lebih cepat.

Karena sering menyerupai jerawat atau luka biasa, banyak orang mengabaikan perubahan kecil di wajah atau leher. Padahal, luka yang tidak sembuh lebih dari dua minggu patut dicurigai, Ma.

2. Karsinoma Sel Skuamosa (Squamous Cell Carcinoma)

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
skincancer.org

Karsinoma sel skuamosa berkembang dari sel skuamosa yang menyusun lapisan atas kulit. Jenis kanker ini cenderung lebih agresif dibanding karsinoma sel basal. Jika tidak ditangani, kanker ini berisiko menyebar ke jaringan yang lebih dalam.

Paparan sinar matahari jangka panjang menjadi faktor pemicu utamanya. Mengutip American Academy of Dermatology, ciri awal kanker ini sering berupa bercak merah bersisik yang terasa kasar saat disentuh.

Kulit bisa menebal, mudah mengelupas, atau membentuk luka terbuka yang sulit sembuh. Pada beberapa orang, muncul benjolan keras yang terasa nyeri. Kondisi ini sering berkembang perlahan namun konsisten.

Karsinoma sel skuamosa paling sering muncul di telinga, bibir, kulit kepala, punggung tangan, dan kaki. Menurut Cleveland Clinic, area tersebut merupakan bagian tubuh yang sering terpapar matahari tanpa perlindungan.

Bibir dan telinga menjadi lokasi yang cukup sering terlewat saat pemeriksaan mandiri. Perubahan di area ini cukup mudah dikenali dan perubahan tekstur kulit yang terus berulang seharusnya tidak diabaikan.

3. Melanoma

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
Freepik/Freepik

Melanoma merupakan jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Kanker ini berkembang dari sel melanosit, yaitu sel yang memberi warna pada kulit. Meski jumlah kasusnya lebih sedikit dibanding jenis lain, melanoma dapat menyebar dengan sangat cepat.

Skin Cancer Foundation menyebut, melanoma sering diawali dari perubahan pada tahi lalat. Bentuknya bisa menjadi tidak simetris dengan tepi yang tidak rata. Warna tahi lalat tampak tidak merata dan dapat berubah menjadi lebih gelap.

Ukurannya pun cenderung terus membesar dari waktu ke waktu. Melanoma bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk area yang jarang terpapar sinar matahari. Lokasi yang sering terdampak meliputi punggung, kaki, lengan, telapak kaki, hingga bawah kuku.

Berdasarkan World Health Organization (WHO), melanoma di telapak kaki cukup sering ditemukan pada masyarakat Asia. Area tersembunyi ini kerap luput dari pemeriksaan. Karena tidak selalu muncul di area yang terlihat, melanoma sering terlambat disadari.

4. Lentigo Maligna

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
dermnetnz.org

Lentigo maligna merupakan salah satu bentuk melanoma yang tumbuh sangat lambat. Jenis ini umumnya menyerang orang lanjut usia. Paparan sinar matahari dalam jangka panjang menjadi faktor risiko utamanya.

Karena pertumbuhannya lambat, kondisi ini sering dianggap tidak berbahaya. Mengutip dari DermNet NZ, lentigo maligna tampak sebagai bercak datar berwarna cokelat atau hitam. Warnanya tidak merata dengan tepi yang tampak kabur.

Ukurannya bisa melebar secara perlahan selama bertahun-tahun. Perubahan ini sering terjadi tanpa menimbulkan rasa sakit. Kanker kulit ini paling sering muncul di wajah. Area yang umum terdampak meliputi pipi, hidung, dahi, dan pelipis.

Berdasarkan American Cancer Society, wajah menjadi area paling sering terpapar matahari sepanjang hidup. Hal ini membuat risiko lentigo maligna meningkat seiring bertambahnya usia. Banyak orang mengira bercak di wajah hanyalah flek penuaan padahal bisa saja salah.

5. Kanker Kulit Merkel Cell

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
skincancer.org

Kanker kulit Merkel cell tergolong langka tetapi sangat agresif. Kanker ini tumbuh cepat dan memiliki risiko penyebaran yang tinggi. Kondisi ini lebih sering menyerang orang dengan sistem imun lemah. Sayangnya, gejalanya sering tidak terasa mencolok.

Melansir dari National Cancer Institute (NCI), ciri kanker ini berupa benjolan keras berwarna merah, merah muda, atau keunguan. Permukaannya tampak halus dan mengkilap. Benjolan biasanya tidak terasa nyeri. Karena itu, banyak orang tidak menyadari bahayanya.

Kanker Merkel cell paling sering muncul di wajah, leher, dan lengan. Menurut Cleveland Clinic, area tersebut sering terpapar sinar matahari langsung. Benjolan bisa tumbuh dengan cepat dalam waktu singkat. Perubahan ini sebaiknya tidak diabaikan meski tidak terasa sakit.

Karena tidak menimbulkan rasa nyeri, kanker ini sering dianggap tidak berbahaya. Padahal, pertumbuhannya yang cepat menjadi tanda penting. Mama sebaiknya tidak menunda pemeriksaan jika menemukan benjolan yang tidak biasa.

6. Karsinoma Sel Sebasea

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
foothillderm.com

Karsinoma sel sebasea berasal dari kelenjar minyak di kulit. Jenis kanker ini tergolong jarang tetapi cukup agresif. Banyak kasus tidak terdeteksi sejak awal karena tampilannya mirip masalah kulit ringan. Kondisi ini sering membuat diagnosis menjadi terlambat.

American Academy of Ophthalmology mengatakan, cirinya berupa benjolan kecil keras berwarna kekuningan atau kemerahan. Pada beberapa kasus, tampak seperti bintitan yang tidak kunjung sembuh. Kulit di sekitarnya bisa menebal dan terasa tidak nyaman.

Bulu mata di area tersebut juga dapat rontok. Kanker ini paling sering muncul di sekitar mata, terutama di kelopak mata atas atau bawah. Berdasarkan DermNet NZ, area ini memiliki banyak kelenjar minyak.

Area mata tergolong sensitif dan berisiko tinggi. Karena dekat dengan mata, perubahan kecil sering dianggap gangguan ringan. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus. Jika Mama mengalami bintitan yang sering kambuh di tempat yang sama, sebaiknya lebih waspada.

7. Dermatofibrosarkoma Protuberans

7 Jenis Kanker Kulit dan Gambarnya, Ciri Awal yang Sering Diabaikan!
dermnetnz.org

Dermatofibrosarkoma protuberans merupakan kanker kulit langka yang tumbuh perlahan. Pada tahap awal, kondisi ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Karena itu, banyak orang mengabaikannya. Padahal, kanker ini dapat tumbuh cukup dalam ke jaringan bawah kulit.

National Organization for Rare Disorders menyebut, cirinya berupa benjolan keras di bawah kulit. Ukurannya perlahan membesar seiring waktu. Warnanya bisa menyerupai kulit atau sedikit kemerahan.

Permukaannya tampak tidak rata. Kanker ini paling sering muncul di area dada, perut, punggung, dan bahu. American Cancer Society juga mengatakan bahwa, area batang tubuh menjadi lokasi yang paling sering terdampak.

Karena tertutup pakaian, perubahan sering tidak disadari. Banyak orang baru menyadarinya ketika ukurannya membesar. Benjolan di tubuh sering dianggap hanya lemak atau kista biasa, padahal tumbuh lambat, perubahannya terasa tidak mencolok.

Kanker kulit sering kali memberikan tanda awal yang halus dan mudah diabaikan. Perubahan kecil pada kulit kerap dianggap tidak berbahaya, padahal bisa menjadi sinyal penting dari tubuh.

Dengan mengenali 7 jenis kanker kulit dan gambarnya serta ciri khasnya dan lokasi kemunculannya, Mama dapat lebih peka terhadap perubahan yang terjadi. Kesadaran sederhana ini bisa menjadi langkah awal untuk melindungi kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More