Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Manfaat Jagung Ungu, Unik dan Kaya Khasiat
Pexels/Nano Erdozain
  • Jagung ungu dikenal karena kandungan antosianin tinggi yang memberi warna alami sekaligus berperan sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas.
  • Senyawa aktif dalam jagung ungu membantu menjaga metabolisme, menstabilkan gula darah, mendukung kesehatan jantung, serta mengurangi peradangan dan risiko penyakit kronis.
  • Selain bermanfaat bagi kulit, mata, dan ginjal, jagung ungu juga potensial mencegah pertumbuhan sel kanker serta digunakan sebagai pewarna alami yang lebih sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dibanding jagung kuning yang sering kita temui sehari-hari, jagung ungu mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Jenis jagung ini sudah lama dikenal di beberapa negara Amerika Latin, terutama Peru, dan sering diolah menjadi minuman tradisional maupun makanan khas. 

Warna ungunya yang mencolok ternyata bukan berasal dari pewarna buatan, melainkan pigmen alami bernama antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang juga banyak ditemukan pada bluberi, anggur ungu, atau ubi ungu.

Sama seperti jagung kuning, jagung ungu juga mengandung karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Bedanya, jagung ungu punya kandungan antosianin yang jauh lebih tinggi, sehingga manfaat kesehatannya lebih sering dikaji dalam berbagai penelitian. 

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, Popmama.com telah merangkum 8 manfaat jagung ungu untuk kesehatan selengkapnya. Yuk, simak! 

1. Kaya antioksidan yang bantu melindungi sel tubuh

Pexels/Min An

Hal pertama yang paling menonjol dari jagung ungu adalah kandungan antioksidannya.

Berdasarkan jurnal ilmiah publikasi PubMed Central, warna ungu pekat pada jagung ini berasal dari antosianin, terutama jenis cyanidin-3-glucoside. Senyawa ini bekerja membantu melawan radikal bebas, zat tidak stabil yang bisa merusak sel tubuh.

Kalau radikal bebas menumpuk dalam jumlah besar, tubuh lebih rentan mengalami stres oksidatif yang menyebabkan penuaan dini dan berbagai masalah kesehatan kronis.

Karena itu, konsumsi makanan kaya antioksidan seperti jagung ungu dinilai bisa membantu tubuh tetap terlindungi dari kerusakan sel dalam jangka panjang.

2. Membantu menjaga berat badan dan gula darah

Pexels/Kieu Tien Nguyen

Jagung sering dianggap bikin gemuk karena termasuk sumber karbohidrat. Padahal, menurut hasil studi yang dirilis di PubMed, kandungan antioksidan dalam jagung ungu justru menunjukkan potensi membantu mengatur metabolisme lemak di tubuh.

Senyawa aktifnya dapat membantu menekan penumpukan lemak berlebih sekaligus mendukung pembakaran energi.

Kandungan fito-nutrien dalam jagung ungu juga berkaitan dengan sensitivitas insulin dan pengelolaan gula darah. Hal ini membuat proses pemecahan karbohidrat jadi gula berlangsung lebih lambat, sehingga lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkontrol.

Meski begitu, jangan lupa untuk tetap mengimbanginya dengan pola makan yang seimbang ya! 

3. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Pexels/Puwadon Sang-ngern

Jagung ungu juga menyimpan kebaikan untuk kesehatan jantung. Melansir dari United States Department of Agriculture, kandungan antosianin di dalamnya membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mendukung sirkulasi darah tetap lancar.

Efek ini penting karena pembuluh darah yang sehat membantu jantung bekerja lebih ringan saat memompa darah ke seluruh tubuh. Konsumsi pangan kaya antosianin juga membantu tekanan darah lebih stabil dan risiko penyakit jantung menjadi lebih rendah.

4. Membantu mengurangi peradangan dalam tubuh

Pexels/Gustavo Fring

Peradangan sebenarnya merupakan respons alami tubuh saat melawan infeksi atau cedera. Namun, kalau berlangsung terus-menerus dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

WholeFoods Magazine menjelaskan bahwa jagung ungu memiliki sifat antiinflamasi alami berkat kandungan senyawa aktifnya.

Komponen tersebut dinilai membantu menghambat sinyal pemicu peradangan di tubuh, sehingga berpotensi membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada sendi maupun melindungi jaringan tubuh dari kerusakan yang terjadi perlahan.

5. Menjaga kesehatan kulit dan mata

Pexels/SHVETS production

Manfaat jagung ungu ternyata tidak cuma terasa di organ dalam, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan kulit dan mata.

Mengutip dari Rice University Texas, antioksidan dalam jagung ungu dapat membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar ultraviolet sekaligus mendukung regenerasi sel kulit.

Sementara itu, WholeFoods Magazine menyebut antosianin juga punya manfaat untuk kesehatan retina mata. Senyawa ini membantu mendukung sirkulasi darah kecil di sekitar mata dan menjaga fungsi pigmen penglihatan.

Manfaatnya, mata bisa tetap bekerja dengan baik, terutama saat berada di kondisi cahaya redup.

6. Berpotensi membantu mencegah pertumbuhan sel kanker

Pexels/Tara Winstead

Jagung ungu juga punya potensi menarik dalam membantu mencegah perkembangan sel abnormal. Merujuk pada jurnal PubMed, antosianin pada jagung ungu memperlihatkan aktivitas antitumor dan kemopreventif, terutama pada penelitian laboratorium terkait kanker usus besar.

WholeFoods Magazine juga menambahkan bahwa senyawa aktif tersebut diduga membantu mendorong proses alami tubuh untuk menghancurkan sel yang rusak sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Walaupun hasilnya menjanjikan, penting dipahami bahwa jagung ungu bukan pengganti pengobatan medis, dan sebaiknya dimasukkan ke dalam pola makan sehat.

7. Menjaga fungsi ginjal

Pexels/Ketut Subiyanto

Ginjal punya tugas penting menyaring zat sisa dan racun dari dalam darah. Untuk melindungi jaringannya dari stres oksidatif, kandungan antioksidan pada jagung ungu bisa membantu,terutama yang berkaitan dengan komplikasi gula darah tinggi.

Dengan berkurangnya tekanan oksidatif pada organ tersebut, fungsi penyaringan ginjal dinilai bisa bekerja lebih optimal. Jangan lupa untuk membarenginya dengan kebiasaan lain seperti cukup minum air putih dan menjaga pola makan.

8. Bisa jadi pewarna alami yang lebih sehat

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Selain dikonsumsi langsung, jagung ungu ternyata juga sering dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan. Hal ini dikarenakan pigmen ungu yang dimiliki jagung ungu cukup stabil dan bisa digunakan untuk memberi warna pada minuman, makanan penutup, atau produk olahan lainnya.

Menariknya, pewarna alami dari jagung ungu bukan cuma memberi tampilan yang cantik, tapi juga membawa kandungan antioksidan tambahan. Alasan inilah yang membuat jagung ungu mulai banyak dilirik sebagai alternatif pengganti pewarna sintetis pada produk pangan tertentu.

Itu tadi 8 manfaat jagung ungu yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, mulai konsumsi jenis jagung unik satu ini!

Editorial Team

Related Article