Sejak dulu, teh melati menjadi salah satu jenis teh yang disukai banyak orang. Bukan tanpa alasan, aromanya yang khas serta rasanya yang ringan, membuat teh melati sering dipilih untuk menemani waktu santai atau sekadar pelepas dahaga setelah makan.
8 Manfaat Teh Melati untuk Kesehatan Tubuh, Kulit, dan Pikiran

- Teh melati mengandung antioksidan tinggi seperti EGCG dan katekin yang membantu melawan radikal bebas, menjaga fungsi organ, serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
- Kombinasi kafein alami dan L-theanine dalam teh melati membantu meningkatkan fokus, membakar kalori, serta memberi efek rileks berkat aroma melatinya yang menenangkan sistem saraf.
- Rutin minum teh melati tanpa gula dapat membantu menjaga kadar gula darah stabil, mendukung kesehatan kulit lewat sifat antiinflamasi, serta menjaga kebersihan mulut dengan efek antibakterinya.
Di balik wanginya yang menenangkan, teh melati juga menyimpan cukup banyak manfaat untuk tubuh. Sebagian besar teh melati dibuat dari campuran daun teh hijau atau teh hitam dengan bunga melati asli, sehingga menghasilkan kombinasi senyawa alami yang baik untuk kesehatan.
Lantas, apa saja manfaat teh melati yang bisa dirasakan? Ini dia 8 manfaat teh melati untuk kesehatan tubuh, kulit, hingga pikiran yang telah Popmama.com rangkum.
Table of Content
1. Membantu melindungi tubuh dari radikal bebas

Salah satu alasan teh melati cukup sering dikaitkan dengan gaya hidup sehat adalah karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Teh melati yang berbahan dasar teh hijau kaya akan polifenol, terutama senyawa bernama epigallocatechin gallate (EGCG).
Senyawa ini bekerja membantu tubuh melawan radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh. Dalam publikasi Pubmed Central dijelaskan bahwa antioksidan tersebut berperan penting dalam membantu mengurangi stres oksidatif yang bisa mengakibatkan penuaan sel dan berbagai penyakit kronis.
Tea Culture of the World juga menyebut bahwa kebiasaan mengonsumsi teh kaya antioksidan juga dapat membantu menjaga fungsi organ tetap optimal seiring bertambahnya usia.
2. Bisa mendukung program menjaga berat badan

Teh melati bisa jadi salah satu minuman pendamping yang cukup membantu saat menjalani prorram diet. Tentunya tetap dibarengi pola makan dan aktivitas fisik yang seimbang.
Hal ini karena kombinasi kafein alami dan EGCG dalam teh melati dapat membantu proses thermogenesis, yaitu mekanisme tubuh membakar kalori untuk menghasilkan energi.
Healthline juga menyebut konsumsi teh berbasis teh hijau berpotensi membantu meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 4 sampai 5 persen.
Walaupun efeknya tidak instan, kebiasaan kecil seperti mengganti minuman manis dengan teh melati tanpa gula bisa membantu mengurangi asupan kalori harian.
3. Baik untuk menjaga kesehatan jantung

Banyak orang hanya fokus menjaga kesehatan jantung lewat makanan rendah lemak atau olahraga rutin. Padahal, pilihan minuman seperti teh melati juga bisa ikut berpengaruh.
Itu karena kandungan katekin dalam teh melati dinilai bisa mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL). Ini penting karena LDL yang teroksidasi lebih mudah menempel di dinding pembuluh darah dan membentuk plak.
Penjelasan dari Healthline juga mendukung hal tersebut. Mereka menyebut bahwa kebiasaan mengonsumsi teh kaya antioksidan dapat membantu menjaga aliran darah tetap lancar sekaligus mendukung kesehatan pembuluh darah dalam jangka panjang.
Ini menunjukkan kalau teh melati bisa menjadi bagian dari pola hidup yang lebih ramah untuk kesehatan jantung.
4. Membantu meningkatkan fokus

Karena kopi kadang terasa terlalu kuat dan membuat jantung berdebar bagi sebagian orang, teh melati sering dianggap lebih ringan karena memberi efek fokus tanpa terasa terlalu intens.
Melansir dari New Orleans Tea Company, teh melati mengandung L-theanine, yaitu asam amino alami yang bekerja berdampingan dengan kafein. Kombinasi keduanya membantu otak tetap fokus sambil menjaga tubuh tetap rileks.
L-theanine diketahui mendorong produksi GABA, neurotransmiter yang berkaitan dengan rasa tenang. Itu sebabnya, seseorang bisa merasa lebih fokus, lebih waspada, tapi tidak terlalu gelisah seperti efek kafein berlebihan.
5. Aromanya bisa membantu tubuh lebih rileks

Pernah merasa lebih tenang setelah menyeruput teh melati hangat? ternyata itu bukan cuma sugesti.
Penelitian neurosains yang dimuat di jurnal PubMed Central menunjukkan bahwa aroma melati, khususnya kandungan linalool dalam minyak esensialnya, memang punya efek terhadap sistem saraf manusia.
Aroma tersebut dapat membantu merangsang sistem saraf parasimpatis, yang membantu kita merasa lebih tenang dan rileks. Karena itulah banyak orang memilih minum teh melati saat sedang penat, sulit tenang, atau ingin membantu tubuh lebih santai menjelang waktu istirahat.
Walaupun bukan obat stres, efek hangat dan aromanya memang bisa memberi rasa nyaman tersendiri.
6. Berpotensi membantu menjaga kadar gula darah

Teh melati tanpa tambahan gula juga punya khasiat untuk kesehatan metabolik, terutama dalam membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Hal itu karena kandungan EGCG pada teh melati membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih efisien. Insulin sendiri punya peran penting dalam mengatur kadar gula di dalam darah.
Sejalan dengan itu, The Tea Makers menyebut bahwa konsumsi teh melati tanpa pemanis tambahan berpotensi membantu mengurangi risiko resistensi insulin dalam jangka panjang, terutama jika diimbangi pola makan yang sehat.
7. Membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat

Manfaat teh melati ternyata tidak cuma dirasakan dari dalam tubuh dan pikiran. Kandungan antioksidannya juga bagus untuk kesehatan kulit. Sifat antiinflamasi dan antimikroba dalam teh melati inilah yang membantu menjaga kondisi kulit tetap bersih dan sehat.
Sementara itu, New Orleans Tea Company menyebut kandungan polifenolnya dapat membantu memperlambat kerusakan kolagen akibat paparan sinar matahari dan polusi. Itu artinya, konsumsi teh melati secara rutin bisa membantu mendukung elastisitas kulit tetap terjaga.
8. Menjaga kesehatan mulut dan gigi

Siapa sangka, teh melati juga punya manfaat untuk kesehatan mulut. Manfaat ini bisa kamu dapatkan dari kandungan katekin dalam teh melati yang memiliki sifat antibakteri alami.
Senyawa ini dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri seperti Streptococcus mutans, salah satu penyebab utama plak gigi dan kerusakan enamel. Dengan jumlah bakteri yang lebih terkontrol, risiko bau mulut dan masalah pada gusi pun juga bisa ikut berkurang.
Itulah 8 manfaat teh melati yang bisa kamu rasakan. Nah, kalau kamu sendiri, sudah terbiasa minum teh melati atau justru mulai tertarik setelah tahu berbagai manfaatnya?


















