- Alamat: Jl. Wijilan No. 167, Panembahan, Kec. Kraton
- Harga menu: mulai dari Rp20.000 – Rp60.000
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 06.00 – 22.00 WIB.
6 Tempat Sarapan di Jogja yang Murah dan Enak, Ada Lupis Mbah Satinem

Gudeg Yu Djum Wijilan 167: Gudeg kering khas Yogyakarta dengan nuansa Jawa autentik. Harga mulai Rp20.000 – Rp60.000, buka setiap hari pukul 06.00 – 22.00 WIB.
Soto Sampah (Pasar Kranggan): Soto bening tanpa santan dengan harga mulai Rp10.000 – Rp25.000, buka setiap hari pukul 07.00 – 03.00 WIB.
Kopi Klotok Pakem: Sarapan "ndeso" di tepi sawah dengan harga mulai Rp15.000 – Rp45.000, buka setiap hari pukul 07.00 – 21.00 WIB.
Menghirup udara pagi di Yogyakarta tak lengkap rasanya tanpa mencicipi kehangatan kulinernya yang sarat akan tradisi.
Di kota ini, sarapan adalah ritual budaya; tempat di mana antrean panjang wisatawan melebur dengan warga lokal di depan tungku-tungku tua.
Mulai dari sudut pasar yang riuh hingga kedai kopi di tepi sawah yang tenang, Jogja menawarkan spektrum rasa yang luas, dari manisnya gudeg hingga gurihnya soto bertabur lenthok.
Nah, berikut Popmama.com akan merekomendasikan 6 tempat sarapan di Jogja yang murah dan enak, termasuk lupis Mbah Satinem yang viral.
Yuk, simak rekomendasi tempat sarapan di Jogja berikut ini.
Table of Content
1. Gudeg Yu Djum Wijilan 167

Inilah destinasi sarapan paling ikonik yang menjadi standar rasa gudeg kering khas Yogyakarta.
Dimasak secara tradisional menggunakan kayu bakar, gudeg di sini memiliki tekstur nangka muda yang kesat dengan cita rasa manis yang meresap hingga ke dalam serat.
Satu porsi sarapan biasanya disajikan lengkap dengan krecek pedas, telur pindang, dan ayam opor yang empuk.
Suasana rumah makan yang kental dengan nuansa Jawa di kawasan Wijilan ini akan memberikan pengalaman sarapan yang sangat autentik bagi setiap pengunjung.
2. Soto Sampah (Pasar Kranggan)

Jangan terkecoh dengan namanya yang unik; tempat ini adalah salah satu favorit warga Jogja untuk sarapan pagi yang merakyat.
Nama "Sampah" berasal dari tampilan penyajian sotonya yang menggunakan banyak rempah daun dan lemak daging sehingga terlihat "berantakan", namun rasanya sangat segar dan gurih.
Soto ini disajikan tanpa santan (kuah bening) dengan pilihan daging sapi atau ayam, serta beragam gorengan hangat sebagai pelengkap.
Lokasinya yang berada di area Pasar Kranggan memberikan atmosfer sarapan yang hidup dan khas pasar tradisional.
- Alamat: Jl. Kranggan No. 2, Cokrodiningratan, Kec. Jetis
- Harga menu: mulai dari Rp10.000 – Rp25.000
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 07.00 – 03.00 WIB
3. Kopi Klotok Pakem

Menawarkan pengalaman sarapan "ndeso" di tepi sawah dengan pemandangan Gunung Merapi jika cuaca cerah.
Menu andalannya adalah nasi megono, sayur lodeh tempe, lodeh kluwih, serta camilan wajib seperti pisang goreng yang manis dan renyah.
Kamu bisa mengambil nasi dan sayur sendiri secara prasmanan di area dapur tradisionalnya yang masih menggunakan tungku kayu.
Wangi kopi klotok yang diseduh dengan cara dimasak langsung di atas api memberikan aroma smoky yang sempurna untuk menemani pagi yang tenang di utara Jogja.
- Alamat: Jl. Kaliurang No. KM 16, Pakembinangun, Kec. Pakem
- Harga menu: mulai dari Rp15.000 – Rp45.000
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 07.00 – 21.00 WIB
4. Lupis Mbah Satinem

Tempat sarapan legendaris ini pernah masuk dalam serial dokumenter Netflix Street Food: Asia. Mbah Satinem menjajakan jajanan pasar tradisional seperti lupis, cenil, gatot, dan tiwul yang disiram dengan kentalnya juruh (saus gula jawa). Tekstur lupisnya sangat lembut dengan aroma daun pisang yang kuat, berpadu sempurna dengan parutan kelapa yang segar. Karena antreannya yang sangat panjang dan sistem nomor antrean yang ketat, kamu disarankan datang sebelum jam 6 pagi agar tidak kehabisan kuliner favorit mendiang Presiden Soeharto ini.
- Alamat: Jl. Bumijo No. 52, Jetis, Yogyakarta
- Harga menu: mulai dari Rp10.000 – Rp20.000
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 05.30 – 09.00 WIB (sampai habis)
5. Soto Kadipiro Asli

Berdiri sejak tahun 1921, Soto Kadipiro adalah salah satu pelopor soto ayam kampung di Yogyakarta yang tetap menjaga konsistensi rasanya selama lebih dari satu abad.
Kuah sotonya berwarna kuning bening dengan rasa gurih kaldu yang ringan, sangat pas di lambung untuk memulai hari.
Yang membuat sarapan di sini istimewa adalah aneka lauk tambahannya yang melimpah, mulai dari perkedel, sate uritan, hingga ayam goreng bacem yang manis.
Bangunan klasiknya yang sederhana tetap dipertahankan, memberikan kesan nostalgia yang kental.
- Alamat: Jl. Wates No. 33, Kadipiro, Kec. Kasihan
- Harga menu: mulai dari Rp20.000 – Rp45.000
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 – 14.30 WIB
6. Warung Kopi Jos Lik Man

Meskipun lebih dikenal sebagai tempat nongkrong malam, Kopi Jos Lik Man adalah pelopor sarapan ala angkringan yang wajib dicoba bagi yang ingin merasakan denyut nadi Stasiun Tugu di pagi hari.
Menu sarapannya terdiri dari beragam Sego Kucing (nasi porsi kecil) dengan aneka sambal dan oseng. Keunikannya tentu saja Kopi Jos, kopi hitam yang dicelupkan bara api (arang) panas membara.
Sensasi karbon dari arang memberikan rasa kopi yang unik dan konon berkhasiat untuk menetralisir racun, ditemani riuh rendah suara kereta api yang berlalu-lalang.
- Alamat: Jl. Pangeran Mangkubumi, Sosromenduran, Kec. Gedong Tengen
- Harga menu: mulai dari Rp5.000 – Rp15.000
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 05.00 – 03.00 WIB
Daftar 6 tempat sarapan di Jogja yang murah dan enak di atas adalah bukti bahwa Jogja tidak pernah kehabisan cerita lewat kulinernya yang cocok di lidah masyarakat Indonesia.
Setiap suapan gudeg atau seruputan soto di pagi hari adalah cara terbaik untuk mengenal keramahan kota ini lebih dekat.
Pastikan kamu menyiapkan uang tunai dan datang lebih awal ke tempat-tempat legendaris seperti Lupis Mbah Satinem agar tidak kecewa karena kehabisan. Selamat berburu tempat sarapan di Jogja!

















