Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan sebelum Tidur, Jam Berapa Saja?

Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan Sebelum Tidur
istockphoto/Erdark
Intinya sih...
  • Jeda 2–3 jam sebelum tidur membantu tubuh lebih siap beristirahat
  • Makan terlalu malam bisa mengganggu ritme alami tubuh
  • Tidur dengan perut terlalu kosong juga tidak dianjurkan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu pernah nggak merasa lapar justru saat malam hari, padahal badan sudah capek dan tinggal pengen rebahan? Di satu sisi takut berat badan naik, tapi di sisi lain perut keroncongan bikin susah tidur.

Situasi ini sering bikin kamu serba salah dan akhirnya makan dengan rasa bersalah. Padahal, makan sebelum tidur tidak selalu berdampak buruk. Namun, kadang kita acuh.

Banyak orang mengira makan malam pasti bikin gemuk, padahal yang paling berpengaruh justru waktu makan, porsi, dan respon tubuh masing-masing.

Kalau ketiganya tidak seimbang, tubuh bisa memberi sinyal lewat tidur yang kurang nyenyak. Di sisi lain, menahan lapar berlebihan juga bukan solusi yang sehat. Tubuh butuh rasa aman sebelum tidur, bukan stres karena perut kosong atau kerja pencernaan yang terlalu berat.

Karena itu, penting buat kamu memahami kapan waktu makan yang tepat di malam hari. Nah, Popmama.com akan menjelaskan tentang ternyata ini waktu terbaik untuk makan sebelum tidur. Simak yuk!

1. Jeda 2–3 jam sebelum tidur membantu tubuh lebih siap beristirahat

Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan Sebelum Tidur
istockphoto/nong2

Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan sebelum benar-benar masuk fase tidur. Jeda sekitar 2–3 jam memberi kesempatan sistem pencernaan bekerja tanpa mengganggu proses istirahat alami.

Menurut Dr. Michael J. Breus, Ph.D, seorang pakar sleep medicine asal Amerika Serikat, makan terlalu dekat dengan waktu tidur membuat tubuh tetap berada di mode aktif. Akibatnya, proses relaksasi jadi terganggu dan tidur tidak sedalam seharusnya.

Secara praktik, jika kamu tidur pukul 22.00, waktu makan malam terakhir idealnya sekitar pukul 19.00–20.00. Dengan jarak ini, tubuh bisa beralih perlahan ke mode istirahat dan kualitas tidur pun lebih terjaga.

2. Makan terlalu malam bisa mengganggu ritme alami tubuh

Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan Sebelum Tidur
istockphoto/cream_ph

Tubuh manusia bekerja mengikuti ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur kapan kita harus aktif dan kapan beristirahat. Makan terlalu larut dapat mengacaukan ritme ini.

Ahli neurosains tidur dari University of California, Dr. Matthew Walker, Ph.D, menjelaskan bahwa makan malam yang terlalu larut bisa menunda produksi hormon melatonin. Padahal hormon ini berperan penting dalam memicu rasa kantuk.

Akibatnya, kamu bisa merasa susah terlelap meski tubuh sudah lelah. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa membuat tidur terasa kurang berkualitas meskipun durasinya cukup.

3. Tidur dengan perut terlalu kosong juga tidak dianjurkan

Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan Sebelum Tidur
istockphoto/Moyo Studio

Menahan lapar terlalu lama sebelum tidur juga bisa memberi dampak negatif. Perut yang benar-benar kosong membuat tubuh masuk ke kondisi siaga ringan. Saat lapar berlebihan, tubuh bisa memproduksi hormon stres yang mengganggu proses relaksasi.

Akibatnya, kamu jadi sulit tidur atau sering terbangun di tengah malam. Selain itu, rasa lapar ekstrem bisa memicu keinginan makan berlebihan keesokan harinya. Karena itu, tujuan makan malam sebaiknya untuk menjaga tubuh tetap nyaman, bukan sekadar menghindari makan.

4. Kalau lapar muncul di malam hari, ini cara yang lebih aman

6 Buah untuk Diet Golongan Darah B agar Berat Badan Ideal
istockphoto/Krisda tepkulmanont

Kalau kamu sudah makan malam tapi masih merasa lapar, tidak perlu langsung panik. Rasa lapar ringan bisa diatasi dengan cara yang lebih bijak seperti makan buah-buahan.

Porsi kecil dengan tekstur ringan membantu menenangkan perut tanpa membuat sistem pencernaan bekerja terlalu keras. Tujuannya bukan kenyang, tapi memberi rasa aman pada tubuh.

Cara ini juga membantu menjaga kestabilan gula darah selama tidur. Dengan begitu, kamu tidak mudah terbangun karena rasa lapar atau tidak nyaman.

5. Setiap tubuh punya respon yang berbeda

Ternyata Ini Waktu Terbaik untuk Makan Sebelum Tidur
istockphoto/Filmstax

Walaupun ada panduan jam makan yang dianjurkan, respon tubuh setiap orang tetap berbeda. Ada Mama yang sensitif makan malam agak larut, ada juga yang tidak terlalu terpengaruh. Karena itu, penting untuk mengenali sinyal tubuh sendiri.

Perhatikan bagaimana kualitas tidur kamu setelah makan di jam tertentu. Dengan memahami pola ini, kamu bisa menyesuaikan jam makan tanpa perlu aturan kaku. Tubuh yang nyaman biasanya memberi tanda lewat tidur yang lebih nyenyak.

Secara umum, waktu terbaik untuk makan sebelum tidur adalah sekitar 2–3 jam sebelumnya, idealnya di rentang pukul 18.00–20.00, tergantung jam tidur Mama. Pola ini membantu pencernaan tetap optimal tanpa mengganggu waktu istirahat.

Kalau rasa lapar muncul setelah jam tersebut, kamu tidak perlu merasa bersalah. Selama porsinya kecil dan ringan, tubuh tetap bisa beristirahat dengan nyaman. Yang terpenting, dengarkan sinyal tubuh kamu sendiri.

Saat pola makan dan tidur seimbang, tidur jadi lebih berkualitas, badan terasa lebih ringan, dan energi keesokan harinya pun lebih terjaga. Setelah mengetahui waktu terbaik untuk makan sebelum tidur, kamu bisa mengatur jadwal makan malam, ya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

10 Panggilan Sayang dalam Islam, Bisa Mempererat Hubungan

09 Jan 2026, 09:48 WIBLife