5 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah Baru

Agar tidak ditipu developer, perhatikan beberapa hal penting sebelum membeli rumah

3 April 2021

5 Hal Penting Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah Baru
Pixabay/Geralt

Membeli rumah melalui pengembang properti atau developer saat ini masih menjadi pilihan yang paling banyak diminati masyarakat.

Pasalnya, prosesnya lebih mudah dan praktis dibandingkan jika Mama harus mencari sendiri lahan, membangun dan bahkan mengawasi proses pembangunan yang bisa jadi memakan waktu berbulan-bulan.

Belum lagi direpotkan masalah surat perizinan serta dana besar yang harus disiapkan.

Selain proses jual beli yang lebih praktis, membeli rumah melalui developer juga memungkinkan kamu untuk mengajukan cicilan kredit (KPR) kepada bank, tentunya dengan jumlah cicilan per bulan sesuai dengan kemampuan finansial. 

Meski demikian, dibalik semua kemudahan tersebut ada risiko yang harus Mama pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli rumah.

Ada banyak kasus penipuan yang dilakukan oleh developer yang sangat merugikan pembeli.

Nah, sebelum hal itu terjadi, perhatikan 5 poin dari Popmama.com berikut ini sebelum membeli rumah, ya!

1. Lokasi perumahan

1. Lokasi perumahan
Pixabay/Michaelgaida

Sebelum membeli, sebaiknya survey lokasi rumah yang hendak Mama beli.

Biasanya, harga rumah yang rendah terletak cukup jauh dari pusat kota.

Sebenarnya hal tersebut tidak jadi masalah selama akses transportasinya memadai dan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah atau rumah sakit.

Perhatikan apakah lokasi rumah dekat dengan jalan utama dan apakah ada transportasi umum yang melintas disekitarnya.

Kemudian yang tidak kalah penting adalah mengetahui apakah lokasi rumah bebas banjir serta seberapa jauh lokasi rumah dengan tempat kerja.

Perlu diingat bahwa Mama akan menempati rumah tersebut dalam jangka waktu yang panjang, maka jangan sampai menyesal di kemudian hari.

Editors' Picks

2. Spesifikasi bangunan

2. Spesifikasi bangunan
Pixabay/Paulbr75

Developer biasanya akan mencantumkan spesifikasi bangunan secara detil pada brosur perumahan yang mereka bagikan kepada calon pembeli.

Meski demikian, Mama sebaiknya tetap mengecek kondisi rumah secara langsung.

Perhatikan spesifikasi bangunan yang ditawarkan, misalnya jenis material rangka atap atau material dinding yang digunakan.

Pastikan developer menggunakan bahan bangunan berkualitas untuk memastikan struktur bangunan kokoh dan tahan lama.

Jangan lupa pula mengecek saluran air dan listrik pada rumah tersebut.

3. Reputasi developer

3. Reputasi developer
Pixabay/Jarmoluk

Jika Anda hendak membeli rumah real estate, sebaiknya cari tahu dulu tentang reputasi pengembang atau

Developer rumah yang diminati. Pastikan developer memiliki reputasi yang baik, berpengalaman dan memiliki track record penjualan yang baik.

Sementara bagi pengembang baru, sebaiknya hindari membeli rumah dalam bentuk gambar rumah atau pre project selling.

Setidaknya fisik bangunan sudah jadi 50% atau sudah siap huni untuk menghindari penipuan.

4. Cek surat perizinan

4. Cek surat perizinan
Pixabay/Geralt

Untuk menghindari penipuan, sebaiknya cek kembali dokumen administrasi dan perizinan pembangunan proyek perumahan.

Pada kasus yang seringkali terjadi, pembeli tak kunjung menerima sertifikat rumah padahal pembeli sudah melunasi pembayaran.

Hal ini dikarenakan sertifikan induknya belum dipecah oleh pihak pengembang dan masih diagunkan di bank. Maka sebaiknya pilih rumah yang sertifikatnya sudah dipecah.

Selain itu, pastikan apakah harga rumah sudah mencakup biaya administrasi seperti biaya Akta Jual Beli (AJB) atau biaya Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), BPHTB dan PPN 10%.

5. Fasilitas umum yang ditawarkan

5. Fasilitas umum ditawarkan
Pixabay/Skitterphoto

Bagi sebagian orang, perumahan yang dilengkapi dengan fasilitas umum seperti tempat ibadah, kolam renang, taman bermain (playground) dan sekuriti, menjadi hal yang sangat penting.

Meski demikian, harga rumah yang dilengkapi dengan fasilitas publik tentu berbeda dengan harga jual perumahan standar.

Ada biaya-biaya tambahan yang akan dibebankan setiap bulannya sebagai biaya maintance.

Membeli rumah baru saat ini sudah semakin mudah dan praktis. Kamu bahkan bisa memilih lokasi dan model rumah melalui penyedia jasa properti atau bahkan dari iklan yang beredar di media sosial. 

Namun tetap saja, jangan terburu-buru memilih rumah tanpa mensurvey atau membandingkannya dengan perumahan lain.

Pertimbangkan secara matang kelima poin diatas agar tidak ada penyesal di kemudian hari.

Bacajuga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.