Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu agar Tetap Manis dan Tahan Lama

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu agar Tetap Manis dan Tahan Lama
Popmama.com/Azhari Farizky/AI
Intinya Sih
  • Ubi cilembu mentah bisa bertahan 3 hingga 4 minggu jika disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan tidak lembap.

  • Ubi cilembu yang sudah matang sebaiknya segera disimpan di kulkas dalam wadah kedap udara.

  • Jika ingin stok lebih lama, ubi matang bisa dibekukan di freezer dan tahan hingga dua bulan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Siapa yang bisa menolak manisnya ubi cilembu yang baru keluar dari oven? Rasanya legit, teksturnya lembut, dan aromanya langsung bikin lapar. Masalah akan muncul ketika beli banyak, tapi tidak tahu cara menyimpannya dengan benar.

Ubi cilembu termasuk komoditas yang mudah rusak jika penanganannya kurang tepat. Baik yang masih mentah maupun yang sudah matang, keduanya butuh perlakuan berbeda agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak cepat busuk.

Berikut Popmama.com telah merangkum cara menyimpan ubi cilembu yang tepat. Tujuannya agar stok camilan favorit di rumah selalu aman dan siap disantap kapan saja.

Yuk Ma, disimak!

Deretan Cara Menyimpan Ubi Cilembu

1. Simpan di tempat terbuka yang kering dan tidak lembap

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu
Popmama.com/Azhari Farizky/AI

Untuk ubi Cilembu mentah, kunci utamanya adalah sirkulasi udara yang baik. Simpan ubi di ruangan terbuka yang tidak lembap, jauh dari paparan sinar matahari langsung maupun sumber panas.

Pastikan ubi tidak ditumpuk terlalu banyak agar setiap umbi mendapat cukup ventilasi udara. Dengan kondisi penyimpanan yang tepat, ubi cilembu mentah bisa bertahan hingga 3 sampai 4 minggu.

2. Beri alas kardus atau karung agar tidak menyentuh lantai

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu
Popmama.com/Azhari Farizky/AI

Meletakkan ubi langsung di atas lantai adalah kesalahan yang sering terjadi tanpa disadari. Lantai cenderung lebih dingin dan lembap, sehingga bisa membuat ubi menyerap kelembapan berlebih dan mempercepat proses pembusukan.

Gunakan alas berupa kardus atau karung sebagai pembatas antara ubi dan permukaan lantai. Cara sederhana ini cukup efektif untuk menjaga kualitas ubi mentah lebih lama di rumah.

3. Hindari menyimpan ubi mentah di dalam kulkas

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu
Popmama.com/Azhari Farizky/AI

Meski terkesan praktis, menyimpan ubi cilembu mentah di dalam kulkas justru bukan pilihan terbaik. Suhu dingin di dalam kulkas memicu konversi pati menjadi gula secara berlebihan, sehingga tekstur ubi bisa berubah menjadi keras dan rasanya tidak lagi alami.

Ubi mentah lebih cocok disimpan di suhu ruang yang sejuk dan kering. Kulkas sebaiknya hanya digunakan untuk menyimpan ubi yang sudah matang.

4. Simpan ubi matang di kulkas dalam wadah kedap udara

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu
Popmama.com/Azhari Farizky/AI

Ubi cilembu yang sudah dipanggang atau direbus tidak boleh dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Suhu ruang sekitar 28 derajat Celsius justru mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat ubi cepat basi.

Segera masukkan ubi matang ke dalam wadah kedap udara atau kantong ziplock, lalu simpan di kulkas. Dengan cara ini, ubi cilembu matang bisa bertahan sekitar 3 sampai 5 hari tanpa kehilangan rasa manisnya.

5. Bekukan di freezer untuk penyimpanan jangka panjang

5 Cara Menyimpan Ubi Cilembu
Popmama.com/Azhari Farizky/AI

Kalau ingin stok ubi cilembu tahan lebih lama, freezer adalah solusinya. Suhu di bawah satu derajat Celsius membuat aktivitas bakteri terhenti, sehingga ubi bisa bertahan hingga dua bulan.

Bungkus ubi dengan aluminium foil atau simpan dalam wadah kedap udara sebelum dimasukkan ke freezer. Saat ingin dikonsumsi kembali, hangatkan menggunakan microwave, kukusan, atau panggang kembali di oven hingga suhu minimal 63 derajat Celsius agar tekstur dan rasanya kembali seperti semula.

Itulah tadi beberapa cara menyimpan ubi cilembu yang bisa diterapkan di rumah, baik untuk yang masih mentah maupun yang sudah matang.

Share Article
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo

Related Articles

See More