7 Cara Mengusir Tikus dari Rumah dengan Bahan Alami

Bahan-bahan ini dinilai ampuh dan aman!

22 Juli 2020

7 Cara Mengusir Tikus dari Rumah Bahan Alami
quantamagazine.org

Tikus memang jadi musuh para Mama, apalagi jika sudah menginvasi rumah. Ingin memusnahkan tikus namun dengan cara yang alami? Popmama.com punya 7 bahan yang ampuh.

Tikus adalah hewan pengerat yang sering masuk ke rumah untuk mencari makan dan bersarang. Biasanya hewan ini akan mencari area yang jarang dijamah dan tempat makanan. 

Selain bau, hewan ini juga jorok dan bisa membawa banyak penyakit. 

Tentu tidak nyaman jika rumah ada tikusnya. Untuk itu, ada 7 cara mengusir tikus dengan bahan alami.

1. Menebarkan kulit telur

1. Menebarkan kulit telur
Pexels/Karolina Grabowska

Jika Mama punya kulit telur, lebih baik cuci, keringkan, dan simpan untuk mengusir tikus. Kulit telur yang sudah ditumbuk bisa disebar di area yang sering dilewati atau didatangi tikus. 

Kandungan kalsium di kulit telur mampu membasmi tikus yang masuk ke rumah. Mereka akan linglung saat mendekati kulit telur dan berakhir kabur.

Selain mengusir tikus, kulit telur juga enggan didekati oleh kecoa, kutu, siput, keong, dan kumbang. 

2. Usir dengan bau mint

2. Usir bau mint
Freepik/jcomp

Tikus tidak suka dengan bau yang dihasilkan oleh pohon mint, atau minyak peppermint. Ia akan kehilangan fungsi indera penciuman dan langsung kabur dari rumah. 

Mama bisa menyebarkan daun mint di tempat-tempat yang sering didatangi tikus. Jika tak punya daun mint, tempatkan beberapa tetes minyak peppermint di wadah dan tempatkan di area yang sering dilewati tikus. 

Bahkan jika tak punya keduanya, gunakan teh peppermint dan sebar di area yang rentan didatangi tikus.

Editors' Picks

3. Kulit durian yang menyengat bisa mengusir tikus

3. Kulit durian menyengat bisa mengusir tikus
Unsplash/Jim Teo

Bagi sebagian orang, durian memiliki bau yang sangat sedap. Sementara yang lainnya merasa bau durian terlalu menusuk. 

Ternyata tikus juga tidak suka dengan aroma yang menyengat dari durian. Jadi, saat beli durian utuh, jangan langsung buang kulitnya karena bisa jadi bahan alami pengusir tikus dari rumah. 

Cukup tempatkan di area yang sering didatangi tikus dan mereka pun akan kabur.

4. Sebar irisan bawang di tempat favorit tikus

4. Sebar irisan bawang tempat favorit tikus
Pixabay/Shutterbug75

Salah satu bahan alami yang pasti ada di dapur adalah bawang. Untungnya, tikus tidak suka dengan bau yang dikeluarkan bumbu dapur ini. 

Mama bisa mengupas dan mengiris bawang merah dan menaruhnya di wadah. Kemudian, tempatkan di area yang sering didatangi tikus. 

Tambahkan bawang putih yang sudah dibungkus dengan kasa di sebelah bawang merah. Kombo bawang ini bisa sukses membuat tikus tidak betah berada di sana. 

5. Taburkan lada bubuk

5. Taburkan lada bubuk
wp.com

Tahukah Mama? Tikus juga tidak suka dengan bau menyengat lada hitam. Senyawa piperin yang ada di lada terasa sangat menyengat bagi tikus. 

Mereka pun akan merasa terganggu. Jika terus dilakukan, mereka takkan betah berada di rumah. 

Mama bisa menempatkan lada bubuk di area yang sering didatangi area tikus. Perbaharui setiap maksimal 2 hari sekali. 

6. Usir tikus dengan daun sirsak

6. Usir tikus daun sirsak
entertales.com

Beruntunglah Mama jika punya pohon sirsak di rumah. Daun dari pohon sirsak bisa ampuh mengusir tikus yang bersemayam. 

Dalam daun sirsak terdapat zat perangsang yang baunya tidak disukai tikus. Mama bisa merobek daun-daun sirsak dan menyebarkan di area yang sering dicurigai didatangi tikus. 

7. Tikus juga tidak suka dengan bau kopi

7. Tikus juga tidak suka bau kopi
Freepik/valeria_aksakova

Kopi ternyata ampuh juga untuk mengusir tikus dari rumah. Bau kopi dianggap terlalu menyengat bagi para tikus. Mereka akan menghindari dan kabur dari sana. 

Mama bisa menempatkan bubuk kopi di area yang sering didatangi tikus. Namun pastikan hanya gunakan bubuk kopi hitam, ya!

Itulah 7 cara mengusir tikus dari rumah secara alami. Mana yang akan Mama coba pertama?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.