5 Tanda Bahwa Kamu Terlalu Manja dalam Menjalani Hubungan

Manja sih boleh, tapi ada batasnya ya.

3 November 2019

5 Tanda Bahwa Kamu Terlalu Manja dalam Menjalani Hubungan
unsplash/Carly Rae Hobbins

Dalam menjalani sebuah hubungan kamu harus merasa nyaman dengan diri sendiri. Sebuah hubungan yang sehat terdiri dari dua pribadi yang termotivasi, penuh kasih, dan penuh kehidupan.

Tetapi terkadang ada orang yang hanya menjadi dirinya sendiri ketika bersama pasangan. Atau kadang ada satu pihak yang selalu ingin nempel dengan pasangannya apa pun alasannya. Jika berlebihan tentunya akan membuat risih salah satu pihak.

Coba bayangin kalau kamu punya pasangan yang selalu ingin ikut kemana-mana, kalau kamu pergi selalu cemburu berlebihan dan enggak memberi kamu waktu untuk menyelesaikan masalah pribadi kamu.

Popmama.com sudah merangkum apa saja ciri-ciri bahwa kamu terlalu manja kepada pasangan kamu. Jika pasanganmu merasa baik-baik saja itu sih enggak jadi masalah. Masalah terjadi kalo dia sudah mulai terganggu dengan sikap manja berlebihan kamu. 

1. Selalu nelpon atau ngirim pesan posesif

1. Selalu nelpon atau ngirim pesan posesif
unsplash/Brooke Cagle

Lucu sih ketika kedua pasangan saling ngasih kabar, saling ngasih perhatian meski sedang berada di dua tempat berbeda. Tapi kalo kamu terus-terusan nanya dia di mana dan kalo gak ngasih kabar selalu khawatir, kurang-kurangin ya.

Pasangan kamu juga butuh menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Memberikan kepercayaan kepadanya adalah salah satu cara mencintainya.

Editors' Picks

2. Cemburu berlebihan

2. Cemburu berlebihan
unsplash/Nathan McBride

Cemburu itu sehat dalam sebuah hubungan jika ada batasannya. Cemburu itu tanda pasangan mencintai kita. Tapi kalo cemburu dan curiga berlebihan rasanya pasangan kamu juga akan merasa dikendalikan olehmu.

3. Merasa Tertekan Saat Tidak Bersama

3. Merasa Tertekan Saat Tidak Bersama
unsplash/Candice Picard

Normal sih ketika kamu merindukan pasangan kamu saat di tempat berbeda. Tapi jika kamu sudah merasa tidak aman dan tertekan jika sendiri, jelas kamu terlalu membutuhkan pasangan kamu itu.

Lebih baik fokus aja dulu ke diri kamu deh, jangan ke pasangan kamu.

Belajar untuk mengatasi rasa kesendirian dengan mengalihkan fokus ke hal lain akan membuat kamu lupa punya dia.

4. Hilang rasa percaya diri kalau tidak bersama pasangan

4. Hilang rasa percaya diri kalau tidak bersama pasangan
unsplash/ mari lezhava

Seneng sih saat menjalin hubungan dan menghabiskan waktu berdua. Tapi ada kalanya masing-masing dari kita punya waktu me time untuk mengisi diri. Jika kamu mulai kehilangan jati diri dan kepercayaan diri saat tidak bersama pasangan, wah ada yang salah dari diri kamu.

5. Rindu yang berlebihan

5. Rindu berlebihan
unsplas/taylor hernandez

Rasa rindu yang menguasaimu saat tidak bersama pacarmu itu bukan sudah rindu lagi namanya, tapi cemas berujung pada curiga.

Hubungan yang sehat terjadi ketika dua orang masih dapat mempertahankan tingkat kemandirian. Jadi saling rindu ketika berpisah itu wajar.

Nah tadi itu dia tanda bahwa kamu terlalu needy dan manja sama pasangan kamu. Saling melengkapi itu boleh, tapi jangan berlebihan, nanti jangan-jangan hubungan kamu berujung pada toxic relationship. Jangan sampai ya!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.