Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Eric Nam Ungkap Proses Kreatif di Balik Lagu 'How the Fire Started'

Eric Nam Ungkap Proses Kreatif di Balik Lagu 'How the Fire Started'
Popmama.com/Hari Firmanto
Intinya Sih

  • Eric Nam menghadapi tantangan menyeimbangkan nuansa pop-country dengan identitas musik pribadinya agar tetap terasa natural dan tidak kehilangan ciri khasnya.

  • Proses kreatif lagu 'How the Fire Started' berlangsung panjang dengan puluhan revisi, mixing berulang, hingga mencapai hasil akhir yang memuaskan sebelum dirilis.

  • Eric Nam ingin pendengar menikmati lagu ini saat matahari terbenam dan memaknainya secara personal sesuai emosi serta pengalaman masing-masing.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di balik sebuah lagu yang dirilis seorang musisi, selalu ada proses kreatif nan panjang yang tidak selalu terlihat oleh pendengar. Hal ini juga dialami oleh Eric Nam dalam menggarap lagu 'How the Fire Started'.

Musisi Amerika-Korea ini membagikan cerita eksklusif kepada Popmama.com seputar proses kreatif lagu tersebut. Mulai dari eksplorasi genre, revisi berkali-kali, hingga makna emosional yang ingin disampaikan kepada pendengar. 

Yuk, simak cerita dari Eric Nam!

1. Tantangan terbesar saat rekaman lagu 'How the Fire Started'

Eric Nam Bicara Jujur Soal Lagu Terbarunya "How the Fire Started" 3
Popmama.com/Hari Firmanto

Lagu 'How the Fire Started' mengusung genre pop-country. Itu sebabnya, dalam menyanyikan lagu ini, Eric Nam harus menghadirkan nuansa lantunan khas country tanpa menghilangkan identitas khas Eric Nam. 

Eric menyadari bahwa membawa nuansa country ke dalam musiknya harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terasa ‘dipaksakan’. 

Menurutnya, akan terasa aneh jika ia tiba-tiba menggunakan aksen country yang terlalu kuat, karena hal tersebut bukan bagian dari karakter bermusiknya selama ini. Oleh karena itu, ia berusaha menemukan titik tengah yang tetap terasa natural.

“Menurut saya, tantangan terbesar ada pada gaya musiknya yang sedikit mengarah ke pop-country. Saya sebenarnya sangat suka musik country karena sejak kecil sudah sering mendengarkannya. Tapi, yang jadi tantangan adalah bagaimana menyeimbangkan unsur country tersebut,” kata Eric Nam saat diwawancarai secara eksklusif oleh Popmama.com. 

“Jadi, saya harus mencari cara agar nuansa musik country tetap terasa, tapi tetap sesuai dengan identitas saya sebagai Eric Nam. Selain itu, karena lagu ini banyak menggunakan gitar, cara menyusun ritme dan menyanyikannya juga jadi sedikit berbeda dari biasanya. Bisa dibilang, lagu ini jadi pengalaman baru sekaligus eksplorasi gaya musik yang berbeda untuk saya,” tambahnya. 

2. Lewat proses panjang dengan puluhan revisi

Eric Nam 3.jpg
Instagram.com/ericnam

Proses kreatif lagu ini tidak terjadi dalam waktu singkat. Eric Nam dan tim memulai semuanya dari ide dasar, lalu terus mengembangkan hingga menjadi lagu utuh yang siap dirilis.

“Kalau bicara soal perubahan, sebenarnya proses membuat lagu 'How the Fire Started' dimulai dari nol. Lagu ini benar-benar dibangun dari awal, jadi banyak sekali revisi yang terjadi sepanjang prosesnya,” ungkap Eric. 

“Awalnya, bagian pre-chorus dan beat di chorus bahkan sangat berbeda dari versi yang sekarang. Saya bersama tim terus melakukan penyesuaian dan perubahan sampai menemukan versi yang paling pas,” sambungnya. 

Tidak tanggung-tanggung, Eric mengungkap bahwa lagu ini melalui puluhan versi, dengan proses mixing berkali-kali hingga akhirnya mendapatkan hasil yang telah dirilis ke publik sekarang. 

“Demi hasil lagu yang maksimal, saya melakukan puluhan kali revisi, mixing berkali-kali, dan mastering beberapa kali juga. Jadi, sebelum lagu dirilis, prosesnya benar-benar panjang dan detail,” lanjutnya. 

3. Sunset jadi waktu terbaik menikmati lagu 'How the Fire Started'

Eric Nam Berduka, Sebut Vidi Aldiano Sosok Tak Tergantikan 3
Popmama.com/Hari Firmanto

Bagi Eric Nam sendiri, ia merekomendasikan bahwa waktu terbaik untuk mendengarkan lagu 'How the Fire Started' adalah ketika matahari terbenam. 

Saat matahari mulai terbenam, banyak orang cenderung mengingat-ngingat apa yang telah dia lakukan selama seharian. Lagu ini bisa menjadi teman untuk menyalurkan emosi yang mungkin sulit diungkapkan secara langsung.

“Menurut saya, waktu terbaik untuk mendengarkan lagu 'How the Fire Started' adalah saat matahari terbenam atau sunset. Momen ketika langit terlihat seperti ‘terbakar’ itu sangat cocok dengan suasana lagu ini,” ujar Eric Nam. 

“Terlebih, saat matahari tenggelam, kita biasanya mulai merefleksikan hari yang sudah kita lalui, mengingat-ngingat siapa yang membuat kita kesal? Apa yang terjadi di sekolah atau kantor? Atau hal-hal kecil lainnya yang mengganggu. Di momen itulah lagu ini terasa paling pas untuk didengarkan,” jelasnya. 

4. Eric Nam berharap pendengarnya bisa merasakan emosi pribadi masing-masing

Instagram.com/ericnam
Instagram.com/ericnam

Alih-alih memberikan makna spesifik pada lagunya, Eric Nam ingin para pendengarnya bisa memaknainya dengan interpretasi masing-masing.

Ia percaya bahwa setiap orang memiliki cerita dan pengalaman unik tersendiri, sehingga apa yang dirasakan saat mendengar lagu 'How the Fire Started' pun bisa berbeda-beda. 

“Untuk lagu ini, saya sebenarnya ingin membiarkan pendengar merasakan emosi mereka sendiri. Saya tidak ingin membatasi makna lagu, karena setiap orang punya pengalaman yang berbeda,” jelas Eric. 

Ketika seseorang mendengarkan lagu ini, bisa saja mereka langsung teringat pada seseorang atau peristiwa tertentu tentang pengkhianatan yang pernah dialami. Hal inilah yang membuat lagu terasa lebih dekat dan personal.

“Saat mendengarkan lagu ini, mungkin ada yang langsung teringat pada seseorang atau kejadian tertentu dalam hidup mereka. Itu yang saya harapkan, agar lagu ini terasa personal bagi setiap pendengar,” sambungnya. 

“Lewat lagu 'How the Fire Started', saya berharap pendengarnya bisa merasakan semacam kelegaan, seperti melepaskan semua beban yang dia rasakan, lalu mengikhlaskannya. Seperti berkata, “sudah, cukup sampai di sini,” dan akhirnya bisa move on,” lanjutnya. 

5. Tiga kata yang menggambarkan lagu 'How the Fire Started' menurut Eric Nam

“Kalau harus mendeskripsikan lagu ini dalam tiga kata, saya akan bilang, hot, sexy, and hot,” kata Eric Nam. 

Tiga kata ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sebenarnya menggambarkan keseluruhan energi dari lagu 'How the Fire Started'.

Lagunya bukan sekadar tentang pengkhianatan, tetapi juga karya Eric yang penuh energi lewat pengekspresian diri sebab berakar dari pengalaman hidupnya. 

Demikian cerita Eric Nam mengenai proses kreatif di balik lagu 'How the Fire Started'. Apakah Mama sudah mendengarkannya?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More