Jelang Persalinan, Ayu Dewi Rindu Doa Tulus dari Almarhumah Sang Mama

Tetap semangat untuk Ayu Dewi!

25 September 2019

Jelang Persalinan, Ayu Dewi Rindu Doa Tulus dari Almarhumah Sang Mama
Instagram.com/mrsayudewi

Perjalanan hidup seseorang pasti memiliki banyak cerita dari suka dan duka, begitu juga dengan apa yang sedang dirasakan oleh Ayu Dewi. Istri dari Regi Datau ini sudah ditinggal pergi sang Mama untuk selamanya pada Kamis (29/11/2018) usai mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. 

Sang Mama yang sudah berumur diketahui memiliki sistem imun yang kurang bagus karena leukimia. Penyakit batuk yang diderita almarhumah pun berkembang menjadi pneumonia alias infeksi paru-paru akut hingga menghembuskan napas terakhirnya. 

Di usia kandungan anak ketiga Ayu Dewi yang sudah menjelang hari-hari persalinan, dirinya merasa rindu dengan kehadiran dan doa-doa tulus dari sang Mama. Dirinya pun sampai mengunggah sebuah foto dengan kata-kata rindunya terhadap almarhumah. 

Di mana ku harus cari doa tulus seperti doamu.
Saat ku di ruang itu?

Al Fatihah..
Untuk semua kecintaan yang sudah mendahului kita. #AyuDewiStory

Rasa kerinduan terhadap orang tercinta yang telah dipanggil oleh sang Pencipta memang bisa saja kembali timbul apalagi jika memiliki kedekatan hubungan. Rasa rindu Ayu Dewi pun sangat wajar dirasakan oleh orang lain apalagi saat persalinan anak kedua, dirinya ditemani sang Mama. 

Jika ingin mengetahui momen kedekatan Ayu Dewi bersama sang Mama serta doa-doa untuk almarhumah, kali ini Popmama.com telah merangkum ceritanya.  

Editors' Picks

1. Curahan hati Ayu Dewi di media sosial  yang begitu mengharukan 

1. Curahan hati Ayu Dewi media sosial  yang begitu mengharukan 
Instagram.com/mrsayudewi

Ibu, 
Kuingin miliki kesederhanaanmu, ketulusanmu, keikhlasanmu, rasa cintamu, kepatuhanmu, ketebalan Imanmu, kesabaranmu, kekuatanmu dan segala tentangmu supaya kubisa mengurus semua sepertimu.

Ibu,
Kau lahirkanku ke dunia di usia 34 tahun dan kau pulang ke Pangkuan-Nya di umurku 34 tahun
Aku hanya diberi kesempatan mengenalmu 34 tahun.
Hanya Alhamdulillah dan rasa syukur yang hadir di hati.
Terima kasih Ya Allah, sudah menghadiahkan Ibu yang begitu indah, tulus, ikhlas dan begitu hampir sempurnanya di mataku karena sempurna hanya MilikMu Ya Rab.

Ibu,
Hati ini sering bertanya, “Ibu bahagia nggak ya waktu dekat Ayu, waktu bareng Ayu, waktu hidup sama Ayu?” 

Ibu,
Semoga Ibu maafin seluruh kesalahan ayu sedari kecil.
Semoga Ibu bisa tahu dan merasakan rasa cinta dan sayang Ayu sejak pertama kali ada di rahimmu.

Ibu,
Banyak yang kirim Ibu doa, banyak yang sayang sekali sama Ibu dan banyak sekali yang bilang “Uti orang baik”. Semoga Ayu bisa teruskan amalan, sedekah, ilmu, ajaran, silaturahmi dan kebaikan ibu di kehidupan yang Allah kasih ini. 

Itulah kata-kata yang tuliskan oleh Ayu Dewi untuk almarhumah  beberapa bulan setelah sang Mama meninggal. Dalam kata-kata saat itu, Ayu Dewi sempat ingin memanjakan diri dengan terus menangisi kepergian sang Mama. 

“Tapi kutakut nanti Allah marah dan Ibu pasti sedih. Karena aku punya tanggung jawab tuk selalu mengurus keluargaku. Bapak, suami dan anak-anak,” tulis Ayu Dewi dalam unggahan Instagram pribadinya beberapa waktu lalu. 

Rasa kehilangan dan kepergian dari orang tercinta tentu tidaklah mudah ya, Ma. Perlu diingat bahwa proses berduka tetap perlu dilewati karena hidup akan terus berjalan. 

2. Kenangan Ayu Dewi bersama sang Mama saat lahiran anak kedua

2. Kenangan Ayu Dewi bersama sang Mama saat lahiran anak kedua
Instagram.com/mrsayudewi

Sebagai seorang anak, Ayu Dewi tentu memiliki banyak kenangan manis bersama sang Mama selama masa hidupnya. Salah satu kenangan manis keduanya sempat terjadi ketika sang Mama menemani Ayu Dewi selama proses persalinan anak kedua pada Jumat (7/7/2017) lalu. 

Mama yang sebentar lagi memiliki tiga orang anak ini pun pernah mengunggah sebuah foto ketika dirinya sedang berjuang di ruang bersalin. Ayu Dewi memperlihatkan bahwa sang Mama sangat setia menunggu dan menyemangati dirinya saat proses persalinan. 

Ibu, dimanapun, kapanpun sedari dulu dan sampai nantipun.
Kaulah tempatku mengadu, mencari restu, menemani masa-masa gentingku. 
Ibu, terima kasihku takkan cukup tuk membalas seluruh ketulusanmu. 
Hanya doa, doa dan doa dariku yang sanggup tuk jadi penyanding jasamu untukku. 

Itulah kata-kata manis yang sempat dituliskan oleh Ayu Dewi mengenai sang Mama saat begitu setia menemaninya. Unggahan Ayu Dewi pada (11/7/2017) pun banjir komentar dan membuat para warganet merasa terharu. 

3. Dukungan orang terdekat diperlukan agar perasaan hati menjadi lebih nyaman

3. Dukungan orang terdekat diperlukan agar perasaan hati menjadi lebih nyaman
Instagram.com/mrsayudewi

Rasa rindu Ayu Dewi atas kepergian sang Mama tentu bukanlah hal yang mudah. Mengingat proses berduka tidaklah mudah untuk dilalui, maka dari itu perlu sekali dukungan dari orang-orang terdekat. 

"Peran support system dari keluarga dan orang-orang terdekat perlu dilakukan dengan selalu mendengarkan ceritanya tanpa perlu memberikan komentar terlebih dahulu. Orang-orang terdekat hanya cukup mendengarkan dan berusaha kembali mengingat kenangan manis yang telah dilalui bersama. Ini bertujuan untuk lebih menyadarkan mereka untuk bersyukur atas pengalaman tersebut, meskipun orang yang dicintainya telah pergi untuk selama-lamanya," jelas Psikolog Alexandra Gabriella A., M.Psi, C.Ht.   

Sebagai seorang psikolog, Alexandra Gabriella pun mengatakan bila rasa sedih dan rindu datang berusahalah untuk tidak terlalu terpuruk kembali seperti dulu. Ada baiknya untuk kembali mengingat tentang almarhumah dengan membayangkan wajahnya, senyumannya hingga pembawaan saat sedang berbicara. Cara seperti ini setidaknya dapat menjadi langkah tepat untuk menenangkan diri dan membuat hati lebih nyaman. 

"Meskipun telah berpulang ke sang Pencipta, beliau akan menjadi kenangan terindah dan tetap menjadi sosok yang sama. Cara menenangkan seperti ini dapat membuat seseorang yang sedang sedih atau rindu merasa lebih lega," tambahnya. 

Jika Mama sedang merasakan kerinduan yang sama menjelang persalinan, sebaiknya berusahalah menenangkan diri agar tidak larut dalam kesedihan dan berujung depresi. Selain tidak bagus untuk kesehatan mental diri sendiri, depresi hanya akan membuat proses persalinan terhambat dan tidak lancar. 

Tetap semangat untuk Ayu Dewi dan semoga lancar menjelang persalinan anak ketiga nanti!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.