Tak Mau Saling Ditinggal, Ayudia & Ditto Ingin Jadi Teman Sampai Surga

Dari teman tapi menikah, Ayudia dan Ditto ingin jadi teman sampai surga!

21 Januari 2020

Tak Mau Saling Ditinggal, Ayudia & Ditto Ingin Jadi Teman Sampai Surga
Instagram.com/dittopercussion

Segala yang terjadi di dalam hidup memang semua menjadi rahasia sang Pencipta, termasuk masalah jodoh. Untuk beberapa pasangan mungkin masih tak menyangka bisa menikah dengan seseorang yang sudah lama dikenalkan bahkan bisa disebut sebagai seorang sahabat. 

Seperti perjalanan kisah cinta pasangan Ayudia Bing Slamet dan Muhammad Pradana Budiarto atau yang akrab disapa Ditto menjadi favorit karena dari yang awalnya teman berubah menjadi pasangan suami istri. Predikat teman tetapi menikah cukup melekat dan menjadi bagian cerita di hidup Ayudia dan Ditto apalagi ketika dikaruniai anak pertama bernama Dia Sekala Bumi. 

Kisah cinta Ayudia dan Ditto pun kini akan kembali diangkat ke layar lebar, sehingga kisah inspirasi yang bisa diambil dari perjalanan mereka bisa tercapaikan ke banyak orang. Bahkan sebuah lagu berjudul Teman Sampai Surga dinyanyikan oleh kedua orangtua Sekala dalam duo Dengarkan Dia untuk mengisi soundtrack sekuel film Teman Tapi Menikah.   

Jika Mama ingin mengetahui beberapa cerita dibalik lagu Teman Sampai Surga dari Ayudia dan Ditto, kali ini Popmama.com telah merangkum ceritanya. 

Intip juga tips menjadi pasangan suami istri yang selalu setia bahkan menjadi teman sampai surga sama seperti keinginan Ayudia dan Ditto. 

Disimak dan temukan inspirasi untuk perjalanan cinta di kehidupan Mama yuk!

Editors' Pick

1. Teman sampai surga menjadi keinginan Ayudia dan Ditto

1. Teman sampai surga menjadi keinginan Ayudia Ditto
Instagram.com/ayudiac

Dunia hanya sementara
Berdua tak mungkin slamanya
Percaya bila memintanya
Jadikan kita teman sampai surga

Begitulah salah satu penggalan lirik lagu berjudul Teman Sampai Surga sebagai sebuah penanda di dalam perjalanan cinta Ayudia dan Ditto. 

"Iya #TemanTapiMenikah gue buat naik kelaas, cuma berharap dan berdoa supaya jadi #TemanSampaiSurga kok ihiiy," tulis Ditto. 

Jika diperhatikan lirik lagu Teman Sampai Surga dilantunkan dengan sangat indah apalagi jika digunakan saat sedang bernostalgia. Lagu ini seolah menceritakan tentang pasangan yang sedang mengharapkan cintanya tidak hanya ada di dunia, melainkan akan selalu hadir sampai di surga nanti.  

Sebenarnya lagu ini udah lama banget ‘jadi’. Bahkan mungkin lupa ini jadinya gimana sih?! Hahaha tetapi dari awal jadi, ingat banget kita suka banget sama lagunya, sampai kalau manggung selalu dibawain walaupun belum ada yang tahu karena ya memang belum rilis. 

Dari pertama kali bawain di tengah-tengah berhenti karena nangis dulu sampai biasa aja, sampai nangis lagi setiap datang sensitifnya. 

Begitulah ungkapan perasaan Ayudia di salah satu ceritanya di Instagram. Mama satu anak ini menceritakan bahwa lagu tersebut begitu spesial untuknya.

"Semoga lagu ini bisa jadi doa buat kita, buat semua. Karena memang ya, punya kekuatan apa kita sampai bisa miliki waktu?" tulis Ayu. 

2. Ayudia dan Ditto tak mau saling ditinggalkan terlebih dahulu

2. Ayudia Ditto tak mau saling ditinggalkan terlebih dahulu
Instagram.com/dittopercussion

Di ulang tahun Ditto kemarin Ayudia dan Sekala sempat menuliskan sebuah pesan cinta melalui beberapa kartu ucapan. Dari sebelas kartu ucapan yang diberikan ada sebuah kata-kata yang memperlihatkan ada rasa khawatir saat Ayudia ditinggal selama-lamanya oleh sang Suami. 

"Don't die first ya Dido. LOL!" tulis Ayudia di salah satu kartu ucapannya. 

Dari banyaknya kartu ucapan yang dituliskan oleh Ayudia, kata-kata di atas menjadi salah satu yang cukup kena di hati Ditto. 

"Kreatifmu emang kurang ajar ya, terus ini bini gue doain gue jangan mati duluaan. Terus emang lo kira gue bisa hidup kalau lo mati duluan bangke!" tulis Ditto dalam unggahan fotonya di Instagram. 

Ungkapan hati Ditto seolah memberikan jawaban kalau ia pun tak ingin Ayudia lebih dulu meninggalannya. Kembali ke lirik Teman Sampai Surga ada juga kata-kata keduanya yang memperlihatkan bahwa Ayudia dan Ditto tak berhenti untuk meminta kepada sang Pencipa agar keduanya bisa selalu bersama. 

Meskipun tidak ada kehidupan yang kekal, namun mempergunakan waktu bersama-sama dengan orang terkasih memang perlu dimaksimalkan dengan sebaik mungkin. 

Semoga pasangan ini dan Sekala bisa terus sehat ya, Ma!

Baca juga: 

Bagaimana membangun sebuah hubungan suami istri yang setia? 

Bagaimana membangun sebuah hubungan suami istri setia 
Instagram.com/dittopercussion

Semua pasangan yang sudah memiliki ikatan tersendiri seperti suami istri tentu ingin pasangannya selalu setia hingga akhir hayat nanti. Setuju nggak, Ma? 

Banyaknya kasus perselingkuhan yang terdengar di sebuah pemberitaan atau bahkan terjadi di lingkungan sekitar, terkadang memang seringkali menjadi kecemasan tersendiri karena takut pasangan melakukan hal serupa. 

Untuk menjaga hubungan Mama dan Papa termasuk dalam hal kesetiaan, maka diperlukan usaha agar cinta yang selama ini dibangun tak pudar begitu saja. 

Dari momen-momen kecil dan berkesan sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga sebuah kesetiaan dalam hubungan suami istri, seperti: 

  • Ingatlah bahwa pasangan termasuk salah satu prioritas di dalam hidup. 
  • Mengetahui bahasa cinta yang dimiliki oleh pasangan, lalu lakukanlah. 
  • Tetaplah saling menghargai dan memuji satu salam lain di setiap momen. 
  • Usahakan untuk tetap memberikan ruang sendiri jika pasangan membutuhkan jeda. Ingat bahwa jeda terkadang dibutuhkan dalam membina sebuah hubungan. 
  • Lakukan ekskplorasi dalam sebuah hubungan atau melakukan pengalaman baru yang belum pernah dilakukan.
  • Tetap menjaga komunikasi yang terbuka dan jujur dalam hubungan, termasuk jika ada masalah. Berdiskusilah dan selalu anggap bahwa pasangan dapat membantu memberikan solusi. 

Itulah sepenggal kisah dari Ayudia dan Ditto mengenai hubungan keduanya yang ingin menjadi seorang teman sampai surga nanti. 

Semoga kisah pasangan ini sekaligus tips menjaga kesetiaan di atas bisa menjadi inspirasi tersendiri ya, Ma. 

Baca juga: 

The Latest